INDOPOSCO.ID – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo memaparkan sejumlah langkah konkret mendorong transformasi menyeluruh di tubuh Polri, mulai penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendidikan hingga transformasi kultural serta etika profesi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik.
Peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan pendidikan meliputi pembenahan sistem rekrutmen yang transparan, peningkatan kualitas pendidikan, serta pengembangan karier berbasis kompetensi.
Dalam waktu dekat, Polri akan membentuk Pusat Studi Kepolisian di 74 perguruan tinggi di seluruh Indonesia guna memperkuat riset, inovasi, dan pengembangan ilmu kepolisian.
Sementara transformasi kultural dan etika profesi melingkupi penguatan pembinaan mental, etika profesi, dan keteladanan pimpinan guna menanamkan nilai humanis, responsif, dan berintegritas kepada seluruh personel.
Ia menegaskan bahwa seluruh langkah tersebut merupakan komitmen nyata Polri dalam menjawab harapan Presiden dan masyarakat.
“Transformasi Polri adalah proses berkelanjutan. Dengan dukungan para senior, purnawirawan, dan seluruh elemen bangsa, kami optimistis Polri mampu menghadirkan perubahan nyata yang berdampak langsung bagi masyarakat,” kata Dedi Prasetyo saat menghadiri Musyawarah Nasional (Munas) VI Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Tahun 2026 di Jakarta, Kamis (29/1/2026).
Selain itu, penguatan pengawasan dan akuntabilitas. Peningkatan sistem pengawasan internal dan eksternal untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, serta peningkatan kepercayaan publik.
Modernisasi fasilitas operasional, pemanfaatan teknologi, serta penguatan sistem pendukung tugas kepolisian. Termasuk transformasi Digital. Percepatan digitalisasi layanan publik, pengawasan, dan manajemen organisasi guna menghadirkan Polri yang modern, adaptif, dan efisien.
“Peningkatan kualitas Harkamtibmas, penegakan hukum yang berkeadilan, serta perlindungan, pengayoman, dan pelayanan masyarakat,” tutur Dedi Prasetyo. Pembahasan transformasi itu disampaikannya menyusul posisi Polri dipastikan tetap berada langsung di bawah Presiden. Kepastian itu ditegaskan kembali dalam Sidang Paripurna DPR RI baru-baru ini yang menyetujui poin-poin percepatan reformasi Polri.
Acara Munas VI PP Polri Tahun 2026 turut dihadiri Ketua Umum Persatuan Purnawirawan dan Warakawuri TNI–Polri (PEPABRI), Jenderal TNI (Purn) Agum Gumelar dan Ketua Umum Persatuan Purnawirawan (PP) Polri Jenderal Pol (Purn) H. Bambang Hendarso Danuri. (dan)










