INDOPOSCO.ID – Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung bakal membina kembali personel Bhayangkara Pembina Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Bhabinkamtibmas), yang viral usai menuduh seorang pedagang es gabus di Kemayoran, Jakarta Pusat menggunakan bahan spons.
“Pasti dan harus (ada pembinaan khusus) terkait perkembangan dinamika situasi kamtibmas dan pemeliharaannya,” kata Reynold Hutagalung di Jakarta, Rabu (28/1/2026).
Ia menegaskan agar setiap temuan di lapangan dikoordinasikan terlebih dahulu dengan unit yang kompeten guna memastikan informasi dan edukasi yang diberikan kepada masyarakat sudah akurat.
“Tentunya setiap temuan di kewilayahan agar dapat berkoordinasi dengan fungsi yang berkompeten terlebih dahulu. Sehingga dapat memberikan informasi dan edukasi kepada masyarakat yang tepat dan benar,” ucap Reynold Hutagalung.
Sementara itu, upaya yang dilakukan petugas diklaimnya merupakan bentuk kepedulian agar terhindar dari risiko yang membahayakan, walaupun dalam pelaksanaannya terlihat sangat berlebihan dalam menjaga warga.
“Sesungguhnya niat Bhabinkamtibmas dan babinsa itu untuk menjaga masyarakat, agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan atau membahayakan kesehatan. Bahkan terkesan over protectif untuk masyarakat,” ujar Reynold Hutagalung.
Kasus tukang es gabus yang viral itu terjadi pada Sabtu (24/1/2026) sekitar pukul 10.00 WIB. Peristiwa tersebut terjadi di kawasan Kemayoran, Jakarta Pusat, ketika sedang berkeliling menjajakan dagangannya.
Pegadang itu bernama Suderajat (50), dia dituduh menjual es berbahan dasar spons oleh oknum anggota Bhabinkamtibmas dan Babinsa. Dia mengaku mengalami intimidasi dan kekerasan fisik, termasuk pemukulan yang menyebabkan luka memar dan goresan di wajah serta bahu. (dan)










