INDOPOSCO.ID – Berdasarkan laporan terbaru Pusat Data dan Operasi (Pusdalops) BPBD Jakarta hingga pukul 13.00 WIB sebanyak 9 RT (Rukun Tetangga) masih tergenang dan ratusan warga terdampak.
“Wilayah terdampak terbanyak berada di Jakarta Timur, yakni 8 RT yang tersebar di Kelurahan Bidara Cina dan Kelurahan Kampung Melayu,” ungkap Kepala BPBD Jakarta Isnawa Adji melalui gawai, Minggu (25/1/2026).
Ia menyebut, pengungsi di Kelurahan Bidara Cina, 4 RT tergenang dengan ketinggian air 30 hingga 40 Centimeter (Cm) akibat curah hujan tinggi dan luapan Kali Ciliwung. Sementara di Kelurahan Kampung Melayu, 4 RT terendam dengan ketinggian mencapai 65 Cm.
“Di Jakarta Utara, genangan terjadi di 1 RT wilayah Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian air sekitar 20 Cm,” ungkapnya.
Ia mengatakan, BPBD Jakarta mencatat sebanyak 85 kepala keluarga (KK) atau 276 jiwa mengungsi di sejumlah lokasi pengungsian yang tersebar di Jakarta Timur, Jakarta Barat, dan Jakarta Utara.
Berikut data pengungsi berdasar sebarannya: di Jakarta Timur, pengungsi berada di: Masjid Al Abror RW 11, Kelurahan Bidara Cina: 6 KK (16 jiwa) SDN Kampung Melayu 01 dan 02: 13 KK (65 jiwa).
Di Jakarta Barat, pengungsian berada di: balai warga RT 09/02, Kelurahan Rawa Buaya: 6 KK (24 jiwa). SDN 07 Rawa Buaya: 9 KK (34 jiwa), Sekretariat Jalan H. Bule RT 008 RW 01, Kelurahan Kembangan Utara: 15 KK (40 jiwa).
“Sementara di Jakarta Utara, pengungsi berada di: gang Masjid Nurul Jannah RW 02, Kelurahan Kapuk Muara: 42 KK (97 jiwa),” bebernya. (nas)




















