INDOPOSCO.ID – Pascabencana hidrometeorologi di Aceh, Sumatera Utara dan Sumatera Barat, Kabupaten Pidie Jaya masih berstatus tanggap darurat, dan Bireuen sudah beralih pada fase transisi darurat ke pemulihan.
“Kami terus memberikan pendampingan dan dukungan sumber daya untuk percepatan penanganan pascabencana,” kata Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto dalam keterangan, Kamis (22/1/2026).
Pemantauan, menurutnya, meliputi fasilitas publik dan sektor vital, termasuk fasilitas pendidikan, pemukiman warga, serta infrastruktur pendukung yang terdampak bencana.
“Pemantauan langsung memungkinkan langkah penanganan dan pemulihan disesuaikan dengan kondisi riil masyarakat,” ucapnya.
Ia menuturkan, pemantauan dimulai dengan memeriksa kondisi infrastruktur SMAN 2 Meureudu di Gampong Menasah Bie, Kecamatan Meurah Dua. Sekolah tersebut terdampak timbunan tanah akibat banjir yang membawa material lumpur saat bencana terjadi.
“Kami ini memastikan fasilitas pendidikan tetap dapat digunakan dan merumuskan langkah-langkah agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali normal,” ujarnya.
Di Kabupaten Bireuen, BNPB memeriksa sejumlah infrastruktur terdampak, termasuk jembatan, guna memastikan kondisi lapangan sekaligus mendorong percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. (nas)







