• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tarik Minat Generasi Muda, Menbud Fadli Zon Tegaskan Revitalisasi Museum Situs Pasir Angin Bogor

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 17 Januari 2026 - 11:22
in Nasional
zon

Menteri Kebudayaan RI, Fadli Zon, saat meninjau Museum Situs Pasir Angin yang berlokasi di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor. Foto: Kemenbud

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Kebudayaan Fadli Zon menegaskan komitmen pemerintah untuk mendorong revitalisasi Museum Situs Pasir Angin di Kabupaten Bogor agar semakin relevan bagi publik, khususnya generasi muda sebagai penerus bangsa.

“Ini merupakan situs bersejarah yang ke depan kita harapkan dapat direvitalisasi dan dilengkapi data-data temuannya, sehingga semakin menarik bagi generasi muda untuk datang dan belajar sejarah Pasir Angin,” ujar Fadli usai meninjau langsung Museum Situs Pasir Angin yang terletak di Desa Pasir Angin, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor, Sabtu (17/1/2026).

BacaJuga:

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Kunjungan itu, menurut Fadli, bertujuan untuk melihat secara langsung kekayaan tinggalan budaya sekaligus potensi pengembangan situs sebagai ruang pembelajaran sejarah yang lebih terbuka dan kontekstual.

Fadli menekankan bahwa kawasan Pasir Angin memiliki nilai sejarah yang sangat penting karena menyimpan berbagai lapisan kebudayaan dari berbagai periode. “Di situs ini kita bisa melihat lapisan kebudayaan mulai dari era neolitik, era klasik, hingga era kolonial. Banyak temuan penting, mulai dari arca hingga artefak lain yang sudah dilengkapi keterangan,” jelasnya.

Ia juga menyoroti bahwa Situs Pasir Angin merupakan bagian dari lanskap sejarah yang luas dan tidak berdiri sendiri, melainkan terhubung dengan ekosistem sungai di sekitarnya. “Tempat ini telah diteliti dan diekskavasi sejak tahun 1970-an. Situs ini merupakan bagian dari ekosistem yang tidak terpisahkan dari Sungai Cianten dan Cisadane, karena sungai menjadi pusat kehidupan, peradaban, dan perdagangan,” paparnya.

Salah satu temuan penting dari kawasan tersebut adalah topeng emas yang kini disimpan di BRIN Cibinong. Menurut Fadli, artefak tersebut memiliki nilai historis tinggi dalam memahami kehidupan masyarakat masa lalu di Pasir Angin. “Topeng emas ini memberi gambaran tentang berbagai aspek kehidupan masyarakat pada masanya,” ungkapnya.

Selain tinggalan prasejarah dan klasik, Fadli juga meninjau Tugu Jepang yang berada di kawasan situs. Tugu tersebut menjadi penanda sejarah abad ke-20, saat kawasan Pasir Angin menjadi lokasi pertempuran antara pasukan Sekutu dan Jepang. “Wilayah ini merupakan bukit tertinggi yang memungkinkan pemantauan seluruh area. Pada masa itu, kondisi alam memungkinkan pengawasan langsung terhadap pergerakan pasukan,” tambahnya.

Museum Situs Pasir Angin diketahui menyimpan beragam peninggalan sejarah dari era prasejarah hingga masa kolonial. Situs ini telah diteliti secara intensif pada 1970–1975 oleh tim Pusat Penelitian Arkeologi Nasional di bawah pimpinan arkeolog R.P. Soejono.

Berbagai artefak ditemukan dari hasil ekskavasi tersebut, mulai dari benda berbahan batu, besi, perunggu, tanah liat, obsidian, kaca, hingga gerabah. Pada 1976, sebuah bangunan didirikan di sekitar area penggalian sebagai tempat penyimpanan artefak, yang kemudian berkembang menjadi Museum Situs Pasir Angin sebagai sarana edukasi dan pelestarian sejarah bagi masyarakat luas. (dil)

Tags: Fadli Zonkabupaten bogorMenteri KebudayaanMuseum Situs Pasir Angin

Berita Terkait.

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan
Nasional

Pengangkatan Guru PPPK Jadi PNS Dinilai Bantu Urai Benang Kusut Pendidikan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 23:23
Karhutla
Nasional

Karhutla Kalimantan Lumpuhkan Wellness Tourism, PERWAKIN Desak Penanganan Dipercepat

Jumat, 21 Agustus 2026 - 18:38
to
Nasional

Pantau Progres Rehab-Rekon Pascabencana Sumatera, Kasatgas Tito Pastikan Semua Pihak Bergerak

Jumat, 21 Agustus 2026 - 16:26
mendagri
Nasional

Mendagri dan Menteri PKP Bahas Penanganan Rumah Warga Terdampak Gempa NTT

Jumat, 21 Agustus 2026 - 15:55
bc4
Nasional

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Cair dan 1,57 Juta Rokok Ilegal dari Kapal MV Ocean Porter

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:42
sodiq
Nasional

Penangkapan Rektor Unsoed Disebut Jadi Tamparan Keras Moralitas Pendidikan Tinggi

Jumat, 21 Agustus 2026 - 14:14

BERITA POPULER

Plugin Install : Popular Post Widget need JNews - View Counter to be installed
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.