INDOPOSCO.ID – Sudah 54 hari sejak 26 November 2026 bencana banjir bandang dan longsor melanda Aceh, di mana salah satu wilayah yang terdampak adalah Kabupaten Aceh Tamiang. Guna meringankan beban warga masyarakat terdampak bencana, Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan BKKBN Aceh, Ketua Persit KCK Cab XXIV Kodim 0117/Atam, Penyuluh KB Aceh Tamiang dan Kota Langsa, dan GenRe Kota Langsa berkolaborasi menggelar pelayanan dan edukasi kepada lansia dan ibu hamil.
Kegiatan tersebut berlangsung Senin (19/01/2026), bertujuan memperkuat layanan kesehatan keluarga di tiga desa, yakni Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak, Tualang Baro Kecamatan Manyak Payed, dan Simpang Empat Kecamatan Karang Baru. Ketiganya berlokasi di Kabupaten Aceh Tamiang.
Menurut Kepala Perwakilan BKKBN Aceh, Safrina Salim, SKM, M.Kes, Kemendukbangga/BKKBN juga melakukan serah terima alat kontrasepsi kepada OPD KB melalui PKB Aceh Tamiang di Desa Lubuk Sidup Kecamatan Sekerak. Hal ini karena Gudang Penyimpanan Alat Kontrasepsi rusak parah akibat banjir bandang.
BKKBN Aceh juga melakukan KIE kepada warga Huntara (Hunian Sementara) di Desa Simpang Empat Kecamatan Karang Baru tentang pentingnya penggunaan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) pasca bencana untuk mencegah kehamilan yang tidak diinginkan.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang kesehatan keluarga, perencanaan kehamilan, serta perlindungan kesehatan reproduksi bagi anak dan remaja,” ujar Safrina Salim.
Sementara itu, Forum Generasi Berencana (GenRe) Kota Langsa turut berperan aktif dalam kegiatan Psychological First Aid (PFA) atau pertolongan pertama psikososial pada anak-anak dan remaja. Forum GenRe juga memberikan edukasi tentang Triad Kesehatan Reproduksi Remaja (Triad KRR), meliputi pencegahan pernikahan dini, hindari seks pranikah, dan penyalahgunaan NAPZA, serta pemahaman dasar mengenai kesehatan reproduksi. (ney)




















