INDOPOSCO.ID – Perayaan Isra Mikraj 1447 H / 2026 M yang diperingati secara khidmat di Masjid Istiqlal dengan tema teologi pada Kamis (15/1/2026) malam dipenuhi refleksi mendalam tentang makna keberagamaan pada era modern. Momentum penting dalam kalender umat Islam ini dimanfaatkan untuk menguatkan kesadaran spiritual masyarakat di tengah derasnya arus materialisme zaman.
Direktur Penerangan Agama Islam (Penais) Kementerian Agama (Kemenag), Muchlis Muhammad Hanafi, menyampaikan bahwa keberagamaan masyarakat Indonesia saat ini semakin menunjukkan kualitas yang positif. Dia menilai umat beragama tidak hanya memperkuat toleransi, tetapi juga semakin memahami hakikat beribadah dengan penuh penghayatan.
“Keberagamaan masyarakat kita ini semakin toleran, semakin mendalam pemahamannya sehingga beragama dengan penuh penghayatan,” ujar Muchlis ditemui INDOPOSCO di Masjid Istiqlal, Kamis (15/1/2026) malam.
Muchlis menegaskan bahwa peristiwa Isra dan Mikraj bukan hanya sekadar bagian dari sejarah keagamaan, tetapi menyimpan banyak hikmah yang relevan bagi kehidupan modern. Salah satu hikmah penting yang dia soroti adalah kesadaran bahwa manusia tidak bisa bergantung sepenuhnya pada hal-hal yang bersifat material.
“Dari peristiwa Isra dan Mi’raj kita diingatkan bahwa manusia ternyata tidak bisa bergantung pada hal-hal yang bersifat material saja, tetapi juga harus meningkatkan spiritualitasnya. Inilah yang membuat kita kuat dalam menghadapi gejolak kehidupan,” tegasnya.
Menurut Muchlis, spiritualitas yang kuat akan membawa umat untuk senantiasa bersikap bijak, toleran, dan peduli terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut, kata dia, sangat dibutuhkan di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Perayaan Isra Mikraj di Masjid Istiqlal juga diisi dengan doa bersama serta tausiyah yang mengajak jamaah untuk meneladani perjalanan Nabi Muhammad SAW. Kegiatan ini menjadi ruang refleksi bagi umat Islam untuk mengevaluasi kehidupan rohaninya sekaligus menguatkan komitmen beragama secara seimbang, antara materi dan spiritual.
Melalui momentum Isra Mikraj 1447 H, diharapkan masyarakat semakin mantap dalam membangun kehidupan yang penuh toleransi, empati, dan nilai-nilai spiritual yang kuat di tengah tantangan zaman yang terus berubah. (her)










