• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

PYC Ajak Pemangku Kepentingan Refleksikan Isu Energi 2025 dan Menatap Arah Kebijakan 2026

Dilianto - Editor Dilianto -
Rabu, 14 Januari 2026 - 12:10
in Ekonomi
PYC menggelar Kegiatan Kaleidoskop Energi: Refleksi Isu Energi 2025 dan Outlook 2026. Foto: Eva Fauzah / INDOPOSCO

PYC menggelar Kegiatan Kaleidoskop Energi: Refleksi Isu Energi 2025 dan Outlook 2026. Foto: Eva Fauzah / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Purnomo Yusgiantoro Center (PYC) menggelar kegiatan Kaleidoskop Energi: Refleksi Isu Energi 2025 dan Outlook 2026 sebagai forum dialog strategis untuk mencermati dinamika sektor energi nasional dan global sepanjang 2025 sekaligus membahas arah kebijakan energi Indonesia pada 2026.

Ketua Umum PYC, Dr Filda C Yusgiantoro, menilai bahwa sektor energi pada 2025 dihadapkan pada dinamika yang semakin kompleks, terutama akibat perkembangan geopolitik global. Menurutnya, kondisi tersebut menuntut evaluasi kebijakan yang lebih mendalam agar ketahanan energi nasional dapat diperkuat.

BacaJuga:

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

“Kondisi energi sangat dinamis dan dipengaruhi geopolitik global, sehingga kebijakan yang sudah ada perlu dikaji kembali untuk memperkuat ketahanan energi di 2026,” ujarnya, dikutip Rabu (14/1/2026).

Ia menambahkan bahwa kebijakan energi harus diiringi dengan implementasi yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat. “Implementasi kebijakan harus bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, termasuk kelompok yang selama ini belum memperoleh akses energi secara optimal,” kata Filda.

Selain itu, penyiapan sumber daya manusia dinilai penting dalam menghadapi transisi energi menuju target net zero emission.

Terkait kebijakan subsidi, Filda menegaskan perlunya keseimbangan antara upaya mengurangi beban APBN dan menjaga perlindungan masyarakat. Menurutnya, keseimbangan antara sisi pasokan dan permintaan menjadi kunci dalam merumuskan kebijakan subsidi energi yang berkelanjutan.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Dewan Energi Nasional (DEN) Dadan Kusdiana menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam menjaga ketahanan energi nasional di tengah ketidakpastian global. “Ketahanan energi harus dijaga melalui kebijakan yang terintegrasi dan sinergi antar sektor, terutama di tengah tantangan transisi energi dan dinamika geopolitik global,” ujar Dadan.

Ia juga menyampaikan bahwa indeks ketahanan energi Indonesia menunjukkan tren positif. “Saat ini indeks ketahanan energi kita berada di angka 7 dan ditargetkan meningkat menjadi 8 dalam lima tahun ke depan, yang berarti sangat tahan,” katanya.

Forum Kaleidoskop Energi PYC juga dirangkaikan dengan pemaparan Outlook Energi Nasional 2026 oleh DEN serta tanggapan dari perwakilan Kementerian PPN/Bappenas, Kementerian Luar Negeri, dan Pertamina Energy Institute. Diskusi ini menegaskan pentingnya pendekatan energi yang inklusif dan adaptif guna memperkuat ketahanan energi nasional secara berkelanjutan. (eva)

Tags: DENIsu EnergiOutlook 2026Purnomo Yusgiantoro CenterPYC

Berita Terkait.

miinuman
Ekonomi

Realisasi Cukai Minuman Berpemanis, YLKI Kritik Kebijakan Nutri Level Kemenkes

Sabtu, 18 April 2026 - 10:40
bumd
Ekonomi

BUMD Leaders Forum 2026: Sinergi Pembiayaan hingga Aset untuk Jakarta yang Tangguh

Sabtu, 18 April 2026 - 09:09
bpd
Ekonomi

Keterbatasan Fiskal Bukan Hambatan, BPD Diminta Jadi Motor Ekonomi Daerah

Sabtu, 18 April 2026 - 08:30
pram
Ekonomi

Pramono Minta BUMD Jakarta Tak Lagi “Jago Kandang”, Siap Ekspansi Lebih Luas

Sabtu, 18 April 2026 - 08:10
AHH
Ekonomi

Deadline Halal 2026 Kian Dekat, Industri Kosmetik dan Logistik Dipacu Berbenah

Sabtu, 18 April 2026 - 01:28
Bridgestone
Ekonomi

Bridgestone Indonesia Perkuat Hubungan Industrial Lewat PKB Baru, Arahkan Kolaborasi Lebih Transformatif

Jumat, 17 April 2026 - 23:26

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.