• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Perumda Dharma Jaya Siapkan Impor 7.500 Sapi dari Australia untuk Jaga Pasokan Daging

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 14 Januari 2026 - 22:22
in Ekonomi
endra

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman. Feris Pakpahan-INDOPOSCO.ID

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang Ramadan dan Idul Fitri tahun 2026, Perumda Dharma Jaya menyiapkan langkah impor sapi hidup guna memastikan ketersediaan daging bagi masyarakat.

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, mengatakan rencana impor tersebut masih menunggu terbitnya persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan.

BacaJuga:

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Rekomendasi impor telah dibahas dalam rapat koordinasi terbatas, sementara proses administrasi di tingkat kementerian masih berjalan.

“Kami masih menunggu persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan. Harapannya izin bisa keluar pada akhir Januari, sehingga proses pengadaan bisa segera dimulai,” ujar Raditya, Rabu (14/1/2026).

Ia menjelaskan, izin impor sapi hidup harus diperbarui setiap tahun dan tidak dapat menggunakan persetujuan tahun sebelumnya.

Jika seluruh perizinan rampung sesuai jadwal pembelian sapi ditargetkan berlangsung pada Februari, dengan estimasi kedatangan dua hingga tiga minggu setelah transaksi.

Raditya menyampaikan, proses impor akan dilakukan secara bertahap dengan menyesuaikan kapasitas kandang yang tersedia.

Saat ini, kandang milik Perumda Dharma Jaya di Serang hanya mampu menampung sekitar 1.300 ekor sapi.

“Dari total 7.500 ekor yang direncanakan, tahap awal kemungkinan hanya sekitar 750 ekor yang didatangkan,” katanya.

Untuk mendukung rencana tersebut, Perumda Dharma Jaya tengah mencari lokasi baru guna memperluas kapasitas kandang hingga sekitar 1.000 ekor sapi.

Menurut Raditya, kandang di Serang tidak dapat dikembangkan lebih lanjut karena kawasan tersebut telah ditetapkan sebagai wilayah agrowisata.

Ia menambahkan, pembelian sapi impor akan dilakukan secara berkala setiap tiga bulan. Saat ini, stok sapi Perumda Dharma Jaya hampir sepenuhnya terserap pasar.

“Stok kami sebelumnya habis. Saat ini tersisa sekitar 400 ekor dan itu pun sudah dipesan untuk kebutuhan menjelang bulan puasa,” jelasnya.

“Permintaan sapi berasal dari berbagai daerah, seperti Jakarta, Bogor, Serang, serta sejumlah wilayah di Jawa Barat,” tambahnya.

Raditya menyebut, sebagian pedagang memilih sapi impor karena mempertimbangkan faktor genetik dan kualitas yang dinilai berbeda dibandingkan sapi lokal.

“Melalui impor bertahap dan penguatan infrastruktur kandang, kami berupaya menjaga ketahanan pangan daerah dan memastikan ketersediaan daging sapi yang aman, terjangkau, serta berkelanjutan bagi masyarakat,” ucapnya. (fer)

Tags: AustraliadagingPerumda Dharma Jayasapi

Berita Terkait.

knecks
Ekonomi

Ekonomi Syariah Masuk Agenda Besar Negara, KNEKS Dorong Akselerasi

Senin, 20 April 2026 - 01:11
ccs
Ekonomi

PLN NP Bikin Terobosan, Emisi PLTGU Muara Karang Disedot Mikroalga

Minggu, 19 April 2026 - 18:08
Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin
Ekonomi

Iran Buka Selat Hormuz, Kementerian ESDM: Stabilitas Energi Indonesia Kian Terjamin

Minggu, 19 April 2026 - 01:21
Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM
Ekonomi

Perkuat Standardisasi Laboratorium Halal Nasional, BPJPH Benchmarking ke BPOM

Sabtu, 18 April 2026 - 23:54
Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan
Ekonomi

Dukung Pembatasan Alih Fungsi Sawah oleh Kementerian ATR/BPN, Komisi II: Demi Ketahanan Pangan

Sabtu, 18 April 2026 - 22:05
Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor
Ekonomi

Kemenkop Dorong Hilirisasi Kelapa di Halmahera Utara, Ubah Limbah Sabut Jadi Komoditas Bernilai Ekspor

Sabtu, 18 April 2026 - 19:43

BERITA POPULER

  • Prabowo

    Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    757 shares
    Share 303 Tweet 189
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    735 shares
    Share 294 Tweet 184
  • Pramono Lantik 11 Pejabat Jakarta: Syafrin Liputo Jadi Wali Kota Jaksel, Budi Awaludin Kadishub

    695 shares
    Share 278 Tweet 174
  • Ketika Delapan Pameran Seni Visual TKS ISI Yogyakarta Ramaikan Ruang Seni Kota

    682 shares
    Share 273 Tweet 171
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.