• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

PAMKI: Vaksinasi Tetap Jadi Perlindungan Terbaik Melawan Super Flu

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 14 Januari 2026 - 07:07
in Gaya Hidup
pamki

Vaksin influenza (ANTARA/Shutterstock)

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI) mengatakan, vaksin influenza tetap menjadi perlindungan terbaik melawan super flu atau influenza A (H3N2) subclade K, terutama untuk mencegah penyakit berat dan kematian.

“Varian ini bukan virus baru, melainkan bagian dari influenza musiman yang mengalami mutasi genetik sehingga lebih mudah menular. Influenza sendiri merupakan virus yang terus berevolusi, sehingga kemunculan varian baru merupakan hal yang lazim terjadi,” kata Pengurus Pusat PAMKI dr. Anis Karuniawati.

BacaJuga:

Penampilan Baru Shuhua i-dle Jadi Sorotan, Penggemar Khawatir Usai Melihat Perubahan Berat Badan

NCT 127 Resmi Umumkan Comeback, Album Ketujuh Meluncur Agustus 2026

Dipertemukan Takdir, Ha Seok Jin dan Hani Tampil Romantis di Poster Perdana ‘Love On The Menu’

Anis mengatakan di Jakarta, Selasa (13/1/2026), bahwa meskipun virus dapat bermutasi, vaksin influenza masih memberikan perlindungan silang yang bermanfaat.

Selain vaksinasi, langkah pencegahan sederhana tetap sangat efektif, antara lain mencuci tangan secara rutin, menggunakan masker saat sakit atau berada di tempat ramai, menutup mulut dan hidung saat batuk atau bersin, beristirahat di rumah bila mengalami gejala flu, serta segera mencari pertolongan medis apabila gejala memburuk.

Dalam beberapa pekan terakhir, katanya, dunia kembali menaruh perhatian pada meningkatnya kasus influenza musiman yang oleh media internasional kerap disebut sebagai “super flu”. Menyikapi hal tersebut, Kementerian Kesehatan meningkatkan kewaspadaan serta pengawasan terhadap varian influenza yang saat ini beredar.

Dia menjelaskan, istilah “super influenza” bukan merupakan istilah medis resmi. Istilah tersebut digunakan secara populer untuk menggambarkan virus influenza yang menyebar dengan cepat, terutama yang disebabkan oleh varian influenza A (H3N2) subclade K.

“Para ahli menyampaikan bahwa hingga saat ini tidak terdapat bukti ilmiah bahwa varian tersebut menyebabkan penyakit yang jauh lebih berat dibandingkan influenza musiman pada umumnya,” katanya.

Gejala yang muncul masih serupa, ujarnya, antara lain demam, batuk dan pilek, sakit tenggorokan, nyeri otot, serta lemas dan kelelahan. Namun, karena daya penularannya tinggi, jumlah kasus dapat meningkat dengan cepat, terutama pada kelompok rentan.

Di sejumlah negara seperti Amerika Serikat, Eropa, dan Australia, musim influenza tahun ini tercatat datang lebih awal dan lebih intens dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Kondisi tersebut berdampak pada meningkatnya kunjungan ke fasilitas kesehatan serta rawat inap akibat infeksi saluran pernapasan.

Di Indonesia, katanya, Kementerian Kesehatan melaporkan telah ditemukan sejumlah kasus influenza varian ini di beberapa provinsi. Pemerintah memastikan bahwa situasi masih terkendali, namun penguatan surveilans epidemiologi terus dilakukan melalui rumah sakit dan puskesmas sentinel.

“Satu kasus kematian yang dikaitkan dengan varian influenza ini juga telah dilaporkan, dengan catatan pasien memiliki penyakit penyerta yang memang diketahui dapat memperberat perjalanan penyakit influenza,” katanya.

Pihaknya mengingatkan bahwa influenza kerap dianggap sebagai penyakit ringan, padahal pada kondisi tertentu dapat menimbulkan komplikasi serius seperti pneumonia; perburukan penyakit kronis seperti sakit jantung, paru, diabetes; dehidrasi berat, hingga kematian, terutama pada kelompok berisiko tinggi.

“Kelompok tersebut meliputi lansia, anak-anak, ibu hamil, penderita penyakit kronis, serta individu dengan daya tahan tubuh rendah,” dia menjelaskan.

Anis pun berpesan untuk masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tidak panik, namun tetap waspada dan disiplin menerapkan perilaku hidup bersih dan sehat.

Bagi tenaga kesehatan dan pemerintah, PAMKI menekankan pentingnya penguatan surveilans molekuler dan penerapan pendekatan One Health. Dengan kerja sama antara masyarakat, tenaga kesehatan, dan pemerintah, dia berharap penyebaran influenza dapat ditekan dan dampak kesehatannya diminimalkan. (ney)

Tags: PAMKIPerhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik IndonesiaSuper FluVaksinasi

Berita Terkait.

idle
Gaya Hidup

Penampilan Baru Shuhua i-dle Jadi Sorotan, Penggemar Khawatir Usai Melihat Perubahan Berat Badan

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:09
NCT
Gaya Hidup

NCT 127 Resmi Umumkan Comeback, Album Ketujuh Meluncur Agustus 2026

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:08
Drama-Korea
Gaya Hidup

Dipertemukan Takdir, Ha Seok Jin dan Hani Tampil Romantis di Poster Perdana ‘Love On The Menu’

Selasa, 7 Juli 2026 - 17:35
Riize
Gaya Hidup

Viral! ‘Do Your Dance’ RIIZE Tembus 100 Juta Penayangan di TikTok

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:34
Jennie BLACKPINK Tampil Memukau di Festival Roskilde, Gaya Panggung Berani Jadi Sorotan
Gaya Hidup

Jennie BLACKPINK Tampil Memukau di Festival Roskilde, Gaya Panggung Berani Jadi Sorotan

Selasa, 7 Juli 2026 - 13:01
Park Yoochun Cicil Tunggakan Pajak Rp4,4 Miliar, Target Lunas Tahun Ini
Gaya Hidup

Park Yoochun Cicil Tunggakan Pajak Rp4,4 Miliar, Target Lunas Tahun Ini

Selasa, 7 Juli 2026 - 12:31

BERITA POPULER

  • brace

    Hasil Piala Dunia: Brace Haaland Antar Norwegia Singkirkan Brasil dan Cetak Sejarah

    919 shares
    Share 368 Tweet 230
  • Portugal vs Kroasia: Martinez Sebut Ronaldo dan Modric Berada di Atas Keraguan Publik

    853 shares
    Share 341 Tweet 213
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2294 shares
    Share 918 Tweet 574
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Cerah, Sebagian Wilayah Jaksel dan Jakbar Berpotensi Hujan

    815 shares
    Share 326 Tweet 204
  • Gempa Bumi Dangkal M 4,0 Guncang Palu, BMKG: Kedalaman Hiposenter 2 Km

    779 shares
    Share 312 Tweet 195
Hossam-Hassan
Olahraga

Jelang Lawan Argentina, Pelatih Mesir Curi Perhatian Lewat Pesan Solidaritas Palestina

Editor Dilianto
Selasa, 7 Juli 2026 - 18:58

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Mesir Hossam Hassan mengalihkan fokus dari laga babak 16 besar Piala Dunia 2026 kontra Argentina demi...

SelengkapnyaDetails
Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Portugal Gagal di Piala Dunia 2026, Roberto Martinez Resmi Mundur

Selasa, 7 Juli 2026 - 10:24
Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Portugal Tersingkir dari Piala Dunia 2026, Ronaldo Merana: Saya Sedih

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:34
Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Hasil Piala Dunia: Bungkam AS, Belgia Tantang Spanyol di Perempatfinal

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:29
Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Hasil Piala Dunia: Sengit, Spanyol Singkirkan Portugal Lewat Drama Injury Time

Selasa, 7 Juli 2026 - 09:04
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.