• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Kabupaten Kepulauan Seribu Tanam 1.000 Mangrove Jaga Ekosistem Pesisir

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Rabu, 14 Januari 2026 - 04:40
in Megapolitan
mangrove

Bupati Kepulauan Seribu Fadjar Churniawan memimpin penanaman mangrove di Pulau Pramuka pada Selasa (13/1/2026). ANTARA/HO-Pemkab Kepulauan Seribu

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kepulauan Seribu menanam 1.000 batang mangrove di kawasan Jembatan Pengantin, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Kecamatan Kepulauan Seribu Selatan, Selasa sore sebagai upaya menjaga keberlangsungan ekosistem pesisir.

“Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen Pemkab Kepulauan Seribu dalam menjaga keberlangsungan pulau-pulau kecil dari ancaman abrasi dan dampak cuaca ekstrem,” kata Bupati Kepulauan Seribu Fadjar Churniawan di Jakarta, Selasa (13/1/2026).

BacaJuga:

Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

Satpol PP Sita 100 Kg Daging Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay

Fadjar menjelaskan, penanaman mangrove merupakan tindak lanjut dari arahan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung untuk memperkuat perlindungan alami kawasan pesisir melalui kegiatan penghijauan yang dilakukan secara masif dan berkelanjutan.

“Hari ini kita menanam 1.000 bibit mangrove. Ke depan, Sudin KPKP telah menyiapkan hampir 50.000 bibit mangrove yang akan ditanam secara bertahap di seluruh wilayah Kepulauan Seribu,” kata dia.

Ia mengatakan Pulau Untung Jawa yang memiliki luas sekitar 40,1 hektare tergolong rentan terhadap abrasi serta dampak cuaca ekstrem. Mangrove memiliki peran penting sebagai benteng alami untuk menahan gelombang, melindungi garis pantai, dan menjaga kawasan permukiman warga.

“Ketika terjadi angin kencang dan gelombang tinggi, mangrove menjadi penahan awal sebelum mencapai permukiman,” kata Fadjar.

Selain itu, mangrove juga berfungsi menjaga ekosistem laut dan menjadi habitat biota serta burung yang bernilai ekologis sekaligus wisata.

Selain itu, pihaknya juga melakukan langkah antisipatif lainnya, seperti penopingan atau pemangkasan pohon-pohon besar yang dinilai rawan tumbang, khususnya di wilayah permukiman padat penduduk.

Pemkab Kepulauan Seribu juga terus menggalakkan penanaman pohon sukun sebagai tanaman endemik khas Kepulauan Seribu di lokasi yang aman dari ancaman rob.

“Kami tidak hanya menanam, tetapi juga mengajak warga dan anak-anak sekolah untuk turut merawat tanaman ini bersama-sama,” kata dia.

Sementara itu, Ketua RW 03, Kelurahan Pulau Untung Jawa, Basri (64) mengatakan wilayah sisi timur Pulau Untung Jawa hingga saat ini belum memiliki penahan ombak yang memadai, sehingga keberadaan mangrove sangat dibutuhkan sebagai pelindung alami.

“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Harapannya, mangrove yang ditanam dapat menjadi penahan ombak alami dan melindungi permukiman warga dari abrasi,” kata dia.

Ia menambahkan apabila mangrove tumbuh dengan baik, dampak abrasi dapat ditekan dan warga pesisir akan merasa lebih aman.

“Kami siap bersama-sama menjaga dan merawat mangrove yang telah ditanam agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” kata dia. (ney)

Tags: Ekosistem PesisirKepulauan Seribumangrove

Berita Terkait.

Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik
Megapolitan

Kebakaran di Lubang Buaya Renggut Satu Nyawa, Diduga Akibat Korsleting Listrik

Minggu, 26 April 2026 - 22:05
cuaca
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

Minggu, 26 April 2026 - 08:20
Sapu-sapu
Megapolitan

Satpol PP Sita 100 Kg Daging Ikan Sapu-Sapu untuk Bahan Siomay

Sabtu, 25 April 2026 - 16:25
Alami Distorsi Fungsi, BUMD Berpotensi Bebani Keuangan Daerah
Megapolitan

Alami Distorsi Fungsi, BUMD Berpotensi Bebani Keuangan Daerah

Sabtu, 25 April 2026 - 15:07
Bank Jakarta Hadirkan Manfaat Sosial Berkelanjutan untuk Sahabat Disabilitas
Megapolitan

Bank Jakarta Hadirkan Manfaat Sosial Berkelanjutan untuk Sahabat Disabilitas

Sabtu, 25 April 2026 - 13:33
Relatif Teduh, Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan Akhir Pekan Ini
Megapolitan

Relatif Teduh, Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan Akhir Pekan Ini

Sabtu, 25 April 2026 - 08:14

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.