INDOPOSCO.ID – Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan di sejumlah ruas jalan Jakarta Utara, Wali Kota Hendra Hidayat memastikan penanganan dilakukan secara maksimal dengan melibatkan lintas OPD.
Hendra menyampaikan, genangan yang terjadi di beberapa ruas jalan dipicu curah hujan tinggi dengan intensitas lebih dari 150 milimeter yang mengguyur wilayah Jakarta Utara sejak pagi hari.
Ia mengaku telah turun langsung ke lapangan bersama Camat Tanjung Priok dan Lurah Papanggo untuk memantau kondisi wilayah terdampak genangan.
“Hujan dengan intensitas tinggi menyebabkan genangan di beberapa titik. Kami turun langsung memastikan penanganan berjalan,” ujar Hendra, Senin (12/1/2026).
Menurutnya, genangan air tersebut menghambat mobilitas warga dan aktivitas harian. Bahkan, sejumlah kendaraan roda dua dilaporkan mogok akibat memaksakan diri melintasi ruas jalan yang tergenang.
Meski demikian, petugas gabungan dari berbagai instansi telah dikerahkan untuk membantu warga, melakukan pengaturan lalu lintas, serta meminimalkan potensi kemacetan dan kecelakaan.
Hendra menyebut, di kawasan Sunter, beberapa ruas jalan tidak dapat dilalui sepeda motor. Kondisi tersebut membuat banyak kendaraan terpaksa berhenti di tengah jalan.
“Kami telah menginstruksikan seluruh jajaran untuk siaga penuh dan membantu warga di lapangan,” terangnya.
Untuk mempercepat penanganan, Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara menyiagakan pompa air, peralatan pendukung, serta personel di sejumlah titik rawan genangan.
“Kami siapkan pompa dan petugas agar genangan segera surut dan aktivitas masyarakat kembali normal,” katanya.
Hendra juga mengimbau masyarakat agar tidak memaksakan diri melintasi jalan yang tergenang. Pemkot Jakarta Utara telah berkoordinasi dengan RT dan RW untuk menyampaikan informasi titik-titik jalan yang tidak dapat dilalui serta mengarahkan warga menggunakan jalur alternatif.
“Keselamatan warga menjadi prioritas utama. Kami terus menyampaikan informasi agar masyarakat mencari jalur alternatif,” imbuhnya.
Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi, menjelaskan bahwa genangan terjadi murni akibat curah hujan ekstrem yang merata di seluruh wilayah Jakarta Utara.
Ia menegaskan, kondisi tersebut tidak dipengaruhi oleh pasang air laut, melainkan karena kapasitas drainase yang tidak mampu menampung debit air hujan.
“Hari ini genangan terjadi karena hujan ekstrem dengan intensitas di atas 150 milimeter, bukan karena rob,” jelas Heria.
Heria menambahkan, pihaknya telah mengoperasikan 50 stasiun pompa yang tersebar di 17 rumah pompa. Selain itu, sebanyak 16 unit pompa mobile juga dikerahkan untuk mempercepat surutnya genangan.
“Seluruh pompa beroperasi penuh. Kami terus memantau kondisi lapangan dan melakukan penanganan maksimal,” tandasnya. (fer)










