• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Tarif Kereta Melonjak, FKBI Singgung Dugaan Beban Utang Whoosh

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 11 Januari 2026 - 14:34
in Ekonomi
gubeng

Suasana penumpang di Stasiun Surabaya Gubeng menunggu keberangkatan kereta api jarak jauh saat libur Nataru belum lama ini. Di tengah meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi rel, kebijakan tarif KA eksekutif dan luxury yang kian mahal menuai kritik karena dinilai menjauh dari prinsip pelayanan publik. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Gelombang kritik terhadap PT KAI kian menguat. Tak hanya soal penataan tenant stasiun, sorotan tajam kini juga mengarah pada kebijakan tarif kereta api (KA) jarak jauh, khususnya kelas eksekutif dan luxury.

Menanggapi hal tersebut, pegiat perlindungan konsumen sekaligus Ketua Forum Konsumen Berdaya Indonesia (FKBI), Tulus Abadi menilai kebijakan tarif PT KAI semakin menjauh dari prinsip pelayanan publik.

BacaJuga:

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Saat ini, tarif KA kelas eksekutif berada di kisaran Rp 600–800 ribu, sementara kelas luxury bahkan menembus Rp 1,6 juta untuk rute Jakarta–Solo, melampaui harga tiket pesawat.

“Parameter penetapan tarifnya tidak jelas. PT KAI tidak bisa berdalih karena demand ada, lalu tarif ditentukan semaunya,” kata Tulus melalui gawai, Minggu (11/1/2026).

Sebagai operator tunggal perkeretaapian nasional, posisi PT KAI dinilai sangat dominan dan berpotensi menimbulkan praktik harga yang tidak sehat.

“Ada indikasi excessive margin. Ini berpotensi melanggar UU Anti Monopoli dan Persaingan Usaha Tidak Sehat,” ungkap Tulus.

Atas kondisi tersebut, ia mendesak Kementerian Perhubungan (Kemenhub) sebagai regulator untuk segera menetapkan Tarif Batas Atas (TBA) dan Tarif Batas Bawah (TBB) bagi kereta api, sebagaimana yang berlaku di sektor penerbangan dan angkutan darat antarkota.

“Kalau pesawat dan bus AKAP (antarkota antarprovinsi) ada TBA dan TBB, kenapa kereta api tidak? Negara tidak boleh absen,” tegasnya.

Selain itu, Tulus juga mengingatkan Danantara sebagai induk BUMN agar tidak membebani BUMN layanan publik dengan target dividen yang berlebihan.

“Kalau BUMN public service diperas untuk setoran dividen, ujung-ujungnya rakyat yang jadi korban,” jelas Tulus.

Di akhir pernyataannya, Tulus turut melontarkan pertanyaan yang mengemuka di ruang publik.

“Apakah kebijakan tarif dan komersialisasi yang makin kapitalistik ini untuk menutup cicilan utang kereta cepat Whoosh yang besarnya menyundul langit” tambahnya.

Bagi FKBI, transformasi transportasi massal tidak boleh hanya diukur dari aspek modernisasi dan keuntungan, tetapi juga dari keadilan harga dan keberpihakan pada publik. (her)

Tags: FKBIkereta apiPT KAITarif Keretatulus abadiWhoosh

Berita Terkait.

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

Jumat, 18 September 2026 - 13:35
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Jumat, 18 September 2026 - 13:25
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Jumat, 18 September 2026 - 12:07
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Ekonomi

Gran Max dan LCGC Jadi Penopang Penjualan Daihatsu pada Agustus 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:53
Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Ekonomi

Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Tepung Terigu dan VCO

Jumat, 18 September 2026 - 11:42
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 11:30

OLAHRAGA

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 18 September 2026 - 21:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil 23 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5523 shares
    Share 2209 Tweet 1381
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1242 shares
    Share 497 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.