INDOPOSCO.ID – Upaya pemulihan pascabanjir di Kabupaten Aceh Tamiang terus digenjot. Kementerian Pertahanan (Kemhan) bersama Universitas Pertahanan (Unhan) mengambil langkah cepat dengan mempercepat pembangunan sumur bor serta pemasangan instalasi mesin reverse osmosis (RO) guna memenuhi kebutuhan air bersih masyarakat terdampak.
Ketua Satgas Sumur Bor, Kolonel Czi Sulistyo Gunawan, menjelaskan bahwa hingga awal Januari program tersebut telah menjangkau 12 kecamatan. Total sebanyak 250 titik sumur bor telah rampung dan siap dimanfaatkan warga.
“Pekerjaan terus kami percepat agar masyarakat terdampak banjir segera mendapatkan akses air bersih,” ujar Sulistyo dalam keterangannya, dikutip pada Senin (12/1/2026).
Menurutnya, percepatan ini dilakukan karena ketersediaan air bersih menjadi kebutuhan paling mendesak setelah bencana. Tidak hanya membangun sumur bor, pemerintah juga melengkapi fasilitas tersebut dengan mesin RO untuk memastikan air yang dihasilkan aman dan layak dikonsumsi.
Program penyediaan air bersih ini dilaksanakan oleh tim lapangan sesuai arahan Kementerian Pertahanan, dengan dukungan personel di antaranya Kapten Czi Lambok Siregar. Seluruh warga terdampak banjir di Aceh Tamiang menjadi sasaran utama pelaksanaan program tersebut.
Kehadiran sumur bor dan instalasi RO pun disambut antusias oleh masyarakat. Warga mengaku sangat terbantu di tengah keterbatasan air bersih akibat banjir. “Air sumur bor ini sangat membantu kami di tengah kondisi banjir,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.
Sementara itu, Kolonel Inf Adam Harmansyah menambahkan bahwa pemasangan mesin RO diprioritaskan di fasilitas vital, seperti sekolah, puskesmas, posko pengungsian, serta satuan TNI setempat. Ia menegaskan bahwa akses air bersih berperan penting dalam menjaga kesehatan dan kualitas hidup masyarakat pascabencana.
“Program ini merupakan wujud kepedulian pemerintah dalam memenuhi kebutuhan dasar warga pascabencana,” tambahnya. (her)










