INDOPOSCO.ID – Geely Automobile Holdings Limited menutup tahun 2025 dengan pencapaian yang menegaskan langkah konsistennya dalam membangun mobilitas masa depan. Sepanjang tahun, Geely membukukan penjualan global lebih dari 3,02 juta unit, tumbuh signifikan dibandingkan tahun sebelumnya dan menjadi rekor tertinggi sepanjang perjalanan perusahaan.
Pencapaian tersebut tidak hanya melampaui target tahunan, tetapi juga menandai tonggak penting dengan total penjualan kumulatif Geely yang kini telah menembus 20 juta unit secara global. Pertumbuhan ini mencerminkan kepercayaan konsumen terhadap inovasi, kualitas, dan nilai yang terus dihadirkan Geely di berbagai pasar dunia.
Kontribusi terbesar datang dari lini kendaraan energi baru (New Energy Vehicle/NEV) yang semakin mendapat tempat di hati konsumen global. Sepanjang 2025, penjualan NEV Geely mendekati 1,7 juta unit, didorong oleh performa kuat berbagai model dari Geely Yinhe, Lynk & Co, dan ZEEKR. Lini Geely Yinhe sendiri mencatat pertumbuhan pesat, memperlihatkan bagaimana elektrifikasi cerdas menjadi bagian penting dari strategi jangka panjang perusahaan.
Di tengah akselerasi elektrifikasi, Geely tetap menjaga keseimbangan portofolio produknya. Kendaraan bermesin pembakaran dalam (ICE) masih menunjukkan daya tarik yang solid, khususnya melalui lini Geely China Star dan model-model global yang telah dikenal luas di berbagai negara. Pendekatan ini memungkinkan Geely menjangkau kebutuhan konsumen yang beragam, baik di pasar berkembang maupun pasar matang.
Memasuki 2026, Geely memandang masa depan dengan optimisme. Perusahaan menargetkan pertumbuhan yang lebih tinggi, didukung rencana peluncuran model-model baru di pasar internasional, termasuk Asia Tenggara, Eropa, Afrika Selatan, dan Amerika Latin. Strategi “One Geely” menjadi fondasi dalam menghadirkan produk berkualitas tinggi dengan teknologi elektrifikasi dan kecerdasan buatan yang semakin terintegrasi.
Indonesia menjadi salah satu pasar yang mendapat perhatian khusus. Komitmen Geely diwujudkan melalui langkah lokalisasi manufaktur, dengan dimulainya perakitan lokal model NEV serta target Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang kompetitif. Langkah ini sekaligus menegaskan peran Indonesia dalam ekosistem regional Geely ke depan.
Didukung inovasi teknologi, ekspansi global yang terukur, serta komitmen kuat terhadap prinsip keberlanjutan dan ESG, Geely terus memperkuat posisinya sebagai merek otomotif global yang relevan dengan kebutuhan masa kini dan masa depan. Lebih dari sekadar angka penjualan, perjalanan Geely mencerminkan visi jangka panjang untuk menghadirkan mobilitas yang lebih cerdas, efisien, dan berkelanjutan bagi konsumen di seluruh dunia. (eva)










