• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

AS Serang dan Tangkap Presiden Venezuela: RI Dorong Solusi Damai, China Mengecam

Dilianto - Editor Dilianto -
Minggu, 4 Januari 2026 - 07:07
in Internasional
Venezuela

Ilustrasi - Foto yang diambil dari pesawat terbang pada 1 Desember 2025, menunjukkan garis pantai Venezuela. Antara/Xinhua/Li Muzi/pri

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Indonesia mendorong semua pihak untuk mengutamakan langkah perdamaian di tengah serangan berskala besar Amerika Serikat (AS) ke Venezuela dan klaim bahwa Presiden Nicolas Maduro telah ditangkap AS dalam agresi tersebut.

“Indonesia menyerukan kepada seluruh pihak terkait untuk mengedepankan penyelesaian secara damai melalui langkah-langkah de-eskalasi dan dialog,” demikian pernyataan tertulis pemerintah Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI di media sosial X, dipantau Sabtu (3/1/2026)

BacaJuga:

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Indonesia mengingatkan supaya perlindungan terhadap kalangan warga sipil selalu diutamakan di tengah eskalasi situasi yang terjadi di negara Amerika Selatan tersebut.

Indonesia juga menegaskan hukum internasional serta prinsip-prinsip dalam Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) harus senantiasa dihormati oleh semua pihak.

Dalam kesempatan yang sama, Kemlu RI memastikan kondisi Warga Negara Indonesia (WNI) di Venezuela tetap aman di tengah serangan AS ke Venezuela. Kedutaan Besar Repubik Indonesia (KBRI) Caracas terus memantau secara saksama perkembangan situasi di Venezuela serta memantau secara aktif kondisi dan keselamatan seluruh WNI di negara tersebut.

“Saat ini seluruh WNI di Venezuela dilaporkan dalam keadaan aman,” ujar Kemlu RI.

Rakyat Venezuela dikejutkan dengan sejumlah ledakan dahsyat di beberapa wilayah negara itu pada Sabtu (3/1/2026) dini hari di tengah meningkatnya ketegangan dengan AS, media setempat melaporkan.

Video yang beredar di media sosial menunjukkan asap tebal terlihat di beberapa tempat di ibu kota Caracas dan sirene serangan udara terdengar. Dilaporkan pula sedikitnya ada tujuh ledakan dan jet-jet tempur terlihat terbang rendah.

Listrik padam di beberapa kawasan di Caracas, termasuk bagian selatan kota yang dekat dengan pangkalan militer utama.

Menteri Luar Negeri Venezuela Yvan Gil, lewat unggahan di Telegram, menyatakan Republik Bolivarian Venezuela menolak dan mengutuk tindakan agresi militer terang-terangan oleh AS terhadap wilayah dan rakyat Venezuela.

Di tengah serangan tersebut, Presiden Donald Trump mengklaim pasukan khusus AS telah menangkap Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya.

“Presiden Nicolas Maduro beserta istrinya telah ditangkap dan diterbangkan keluar dari negara itu,” ujar Trump di platform Truth Social.

Namun demikian, klaim Trump terkait penangkapan Maduro belum dapat diverifikasi secara independen.

Sementara itu, Pemerintah China mengaku terkejut dan mengutuk keras atas serangan AS terhadap Venezuela dan penangkapan Presiden Nicolas Maduro serta istrinya.

“China sangat terkejut dan mengutuk keras tindakan Amerika Serikat yang secara terang-terangan menggunakan kekuatan militer terhadap suatu negara berdaulat dan bahkan menangkap presiden negara tersebut,” kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China seperti termuat dalam laman Kementerian Luar Negeri China yang diakses Antara dari Beijing, Sabtu (3/1/2026).

“Tindakan semacam ini secara serius melanggar hukum internasional, melanggar kedaulatan Venezuela, serta mengancam perdamaian dan keamanan di kawasan Amerika Latin dan Karibia,” demikian disebutkan dalam pernyataan tersebut.

Lalu, China dengan tegas menentang serangan dan penangkapan terhadap Presiden Venezuela itu.

“Kami mendesak agar Amerika Serikat untuk mematuhi hukum internasional serta tujuan dan prinsip Piagam PBB dan menghentikan pelanggaran terhadap kedaulatan dan keamanan negara-negara lain,” tegas pernyataan itu. (dil)

Tags: Amerika SerikatChinaNicolas MaduroPresiden Venezuela DitangkapVenezuela

Berita Terkait.

ABK
Internasional

13 ABK Masih Tertahan, INFISA Tuntut Pemerintah Tuntaskan Repatriasi dari Baku

Jumat, 17 April 2026 - 18:01
Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI
Internasional

Lebanon Memanas, Kemlu Siapkan Langkah Darurat Lindungi 934 WNI

Jumat, 17 April 2026 - 13:03
Nuklir
Internasional

Iran Ancam Tenggelamkan Kapal Perang AS Jika Blokade Selat Hormuz Berlanjut

Kamis, 16 April 2026 - 12:01
Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran
Internasional

Gagal di Pakistan, Trump Beri Sinyal Negosiasi Kembali dengan Iran

Rabu, 15 April 2026 - 12:36
Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz
Internasional

Abaikan Blokade AS, Spanyol Sebut China Mediator Utama di Selat Hormuz

Rabu, 15 April 2026 - 01:23
Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar
Internasional

Isu Akses Udara Militer AS ke Indonesia Mengemuka, DPR Tegaskan Kedaulatan Tak Bisa Ditawar

Selasa, 14 April 2026 - 22:45

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2526 shares
    Share 1010 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    847 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    764 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.