• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

FLPP Jadi Andalan Pembiayaan Rumah Rakyat di Sepanjang 2025

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Sabtu, 3 Januari 2026 - 14:20
in Ekonomi
Perumahan

Rumah Subsidi.Foto : BP Tapera

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Program Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) terus mengukuhkan perannya sebagai solusi pembiayaan rumah bagi masyarakat berpenghasilan menengah ke bawah. Sepanjang tahun 2025, penyaluran FLPP mencatatkan capaian tertinggi sepanjang sejarah sejak pertama kali dijalankan pada 2010.

Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) mencatat penyaluran FLPP mencapai 278.868 unit rumah dengan nilai pembiayaan sebesar Rp34,64 triliun. Penyaluran tersebut melibatkan 40 bank penyalur yang bekerja sama dengan 22 asosiasi pengembang perumahan, tersebar di 13.249 kawasan perumahan dan dikelola oleh 8.113 pengembang di 33 provinsi serta 401 kabupaten/kota di seluruh Indonesia.

BacaJuga:

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

MDS Retailing, Evolusi Matahari dalam Menjawab Tren Konsumen Modern

Mayoritas penerima manfaat FLPP berasal dari pekerja swasta sebanyak 205.311 unit rumah atau 73,63 persen. Selanjutnya, wiraswasta memperoleh 39.218 unit (14,06 persen), pegawai negeri sipil (PNS) sebanyak 20.814 unit (7,46 persen), TNI/Polri sebanyak 5.409 unit (1,94 persen), serta kategori lainnya 8.083 unit (2,90 persen).

Dibandingkan tahun sebelumnya, seluruh segmen penerima manfaat menunjukkan pertumbuhan positif. Penerima dari kalangan pekerja swasta meningkat 31,3 persen, wiraswasta tumbuh 58,7 persen, PNS melonjak signifikan hingga 145,7 persen, sementara TNI/Polri meningkat 36,9 persen.

Dari sisi perbankan, Bank BTN masih mendominasi penyaluran FLPP dengan kontribusi 132.744 unit rumah (47,60 persen). Selanjutnya diikuti oleh BSI sebanyak 59.463 unit (21,32 persen), BRI 32.206 unit (11,54 persen), BNI 15.159 unit (5,44 persen), Bank Mandiri 11.122 unit (3,98 persen), serta bank penyalur lainnya.

Sementara dari sisi asosiasi pengembang, Realestat Indonesia (REI) menempati peringkat pertama dengan pembangunan 117.680 unit rumah (42,20 persen). Posisi berikutnya ditempati APERSI dengan 82.514 unit (29,59 persen), HIMPERRA 37.593 unit (13,48 persen), disusul asosiasi perumahan lainnya.

Secara regional, Provinsi Jawa Barat menjadi daerah dengan penerima manfaat FLPP terbanyak di Indonesia, yakni 62.591 unit rumah (22,44 persen). Disusul Jawa Tengah (24.470 unit), Sulawesi Selatan (23.255 unit), Banten (18.966 unit), dan Jawa Timur (18.361 unit).

Adapun di tingkat kabupaten/kota, Kabupaten Bekasi masih menjadi wilayah dengan realisasi FLPP tertinggi dengan 14.702 unit rumah, diikuti Kabupaten Bogor, Kabupaten Tangerang, Kabupaten Karawang, Kota Kendari, Kabupaten Maros, Kota Palembang, Kabupaten Deli Serdang, Kabupaten Kubu Raya, dan Kabupaten Gowa.

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho mengatakan realisasi penyaluran FLPP tahun 2025 mencapai 79,68 persen dari target pemerintah sebesar 350 ribu unit rumah.

“Meski belum mencapai target, capaian tahun ini merupakan yang tertinggi sepanjang sejarah penyaluran FLPP sejak 2010. Komposisi penyaluran didominasi rumah tapak sebesar 99,99 persen, sementara sisanya merupakan rumah susun,” ujar Heru.

Untuk tahun 2026, pemerintah menargetkan penyaluran FLPP sebanyak 350 ribu unit rumah dengan total anggaran Rp37,1 triliun. Dana tersebut bersumber dari DIPA Rp25,1 triliun, pengembalian pokok Rp10,4 triliun, serta saldo awal tahun sebesar Rp1,6 triliun.

BP Tapera juga menyiapkan sejumlah strategi untuk memperluas jangkauan FLPP, salah satunya dengan meningkatkan alokasi pembiayaan bagi pekerja sektor nonformal menjadi 15 persen. Langkah ini diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi asisten rumah tangga, pengemudi ojek daring, pedagang, dan profesi nonformal lainnya.

Selain itu, BP Tapera tengah menyiapkan diversifikasi produk FLPP melalui pengembangan skema Kredit Bangun Rumah dan Kredit Renovasi Rumah guna menjawab kebutuhan perumahan masyarakat yang semakin beragam. (eva)

Tags: BP TaperapembiayaanRumah Rakyat

Berita Terkait.

pertamina
Ekonomi

Pertamina NRE Gaungkan “AKU NET-ZERO HERO”, Ajak Publik Jadi Bagian Solusi Iklim

Jumat, 24 April 2026 - 22:58
mine
Ekonomi

MINE Tebar Dividen di Tengah Ekspansi, Sinyal Percaya Diri Pasca IPO

Jumat, 24 April 2026 - 19:09
Matahari
Ekonomi

MDS Retailing, Evolusi Matahari dalam Menjawab Tren Konsumen Modern

Jumat, 24 April 2026 - 16:06
Pelatihan
Ekonomi

Momentum Kartini 2026, Pertamina Dorong UMKM Naik Level dan Tembus Pasar Global

Jumat, 24 April 2026 - 15:35
BAGS
Ekonomi

Bea Cukai Pacu Industri di Jateng, Produsen Tas Semarang Kantongi Fasilitas Kawasan Berikat

Jumat, 24 April 2026 - 15:15
Wuling
Ekonomi

SUV Keluarga Naik Kelas, Wuling Eksion Usung Efisiensi dan Kenyamanan Maksimal

Jumat, 24 April 2026 - 15:05

BERITA POPULER

  • pemain-Semen-Padang

    Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1344 shares
    Share 538 Tweet 336
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    831 shares
    Share 332 Tweet 208
  • Industri Sawit Perkuat Komitmen Keberlanjutan, Sinergi dengan BPDP Diperkuat

    758 shares
    Share 303 Tweet 190
  • House of Representatives Urges Non-Subsidized Fuel Price Hike Not to Burden Public

    693 shares
    Share 277 Tweet 173
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.