• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

Belajar dari BRR Aceh–Nias, DPR Dorong Pembentukan Badan Khusus Bencana Sumatera

Dilianto Editor Dilianto
Sabtu, 3 Januari 2026 - 20:10
in Daerah
sumbar

Dampak banjir bandang terlihat di Nagari Salareh Aia, Palembayan, Agam, Sumatera Barat, Minggu (30/11/2025). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Ketua Komisi IV DPR RI, Alex Indra Lukman, mendorong pemerintah membentuk badan khusus penanganan bencana Sumatra, mencontoh keberhasilan Badan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (BRR) Aceh–Nias pascatsunami.

Usulan ini disampaikan Alex merespons banjir bandang dan longsor berskala besar yang melanda 52 kabupaten/kota di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat, dengan tingkat kerusakan lingkungan dan fasilitas publik yang dinilai belum pernah terjadi sebelumnya.

BacaJuga:

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing

Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla dari Desa

Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

“Kita punya pengalaman menangani tsunami, gempa, likuifaksi, banjir, dan longsor. Tapi bencana banjir dan longsor dengan kerusakan lingkungan yang massif seperti ini, belum pernah kita alami. Karena itu, negara perlu hadir melalui badan khusus,” ujar Alex dalam pernyataan tertulis, Sabtu (3/1/2026).

Alex menilai, Satuan Tugas (Satgas) Kuala yang telah disetujui Presiden Prabowo Subianto atas usulan Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin layak ditingkatkan statusnya menjadi badan khusus.

Satgas Kuala sebelumnya difokuskan pada pengerukan sungai-sungai yang mengalami pendangkalan akibat lumpur serta pengolahan air keruh menjadi air bersih di wilayah terdampak.

“Kalau statusnya badan khusus, tugasnya tidak hanya mengeruk sungai, tapi menangani bencana secara komprehensif, sekaligus menghilangkan kendala teknis lintas kewenangan,” tegas politisi PDI Perjuangan itu.

Menurut Alex, badan khusus juga akan membuat pengelolaan anggaran lebih efektif, karena dana rehabilitasi dan rekonstruksi tidak lagi tersebar di banyak kementerian dan lembaga.

“Kita tidak perlu mengubah UU APBN. Anggaran cukup diletakkan di satu badan, lalu dikoordinasikan lintas kementerian,” jelasnya.

Selain itu, pembentukan badan khusus dinilai memberi kepastian dan rasa kehadiran negara bagi pemerintah daerah dan para penyintas bencana.

Alex menekankan, model BRR Aceh–Nias patut dijadikan rujukan karena terbukti efektif, transparan, dan bebas korupsi.

“BRR Aceh–Nias diakui dunia. Kepemimpinannya kuat, manajemennya transparan, dan berhasil mempercepat pembangunan infrastruktur serta SDM, bahkan berkontribusi mengakhiri konflik Aceh. Model ini bisa kita ulangi,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar pengelolaan dana bencana diawasi ketat, merujuk pada kasus korupsi dana bencana di Kabupaten Samosir, Sumatra Utara.

Bencana banjir dan longsor di Sumatera telah merusak ribuan fasilitas publik. Secara keseluruhan, tercatat 3.188 fasilitas pendidikan, 803 rumah ibadah, 215 fasilitas kesehatan, 81 ruas jalan, dan 34 jembatan terdampak.

Aceh menjadi provinsi dengan kerusakan terbesar, disusul Sumatra Barat dan Sumatra Utara.

Hingga Jumat (2/1/2026), jumlah korban meninggal dunia mencapai 1.157 jiwa, sementara 165 orang masih dinyatakan hilang. Jumlah pengungsi tercatat 380.287 jiwa, dengan Aceh sebagai wilayah pengungsian terbanyak.

Alex mengingatkan, bencana ini berpotensi berlangsung lama seiring prakiraan BMKG yang menyebut curah hujan tinggi masih akan terjadi hingga Maret 2026.

“Karena itu, kita tidak bisa lagi menanganinya secara biasa. Negara perlu langkah luar biasa,” pungkasnya. (dil)

Tags: Bencana SumateraBRR Aceh-NiasDPR RISatgas Kuala

Berita Terkait.

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing
Daerah

Dukung Ketahanan Pangan di Karawang, BAM DPR Dorong Normalisasi Situ Kamojing

Rabu, 16 September 2026 - 18:57
Pertamina NRE Bangun Model Ekonomi Sirkular melalui Decentralized Waste Management
Daerah

Pertamina EP Lirik Gandeng Mabes TNI Perkuat Pencegahan Karhutla dari Desa

Rabu, 16 September 2026 - 18:04
wiyagus
Daerah

Wiyagus Dorong Percepatan Pembentukan Desa Siaga Tuberkulosis di Kebumen

Rabu, 16 September 2026 - 14:14
dd
Daerah

Dompet Dhuafa Sulsel Raih Penghargaan InTechSEA Award 2026

Rabu, 16 September 2026 - 13:38
bc3
Daerah

Pantau Kargo Udara, Bea Cukai Gagalkan Pengiriman 60 Ribu Batang Rokok Ilegal ke Papua Pegunungan

Rabu, 16 September 2026 - 13:23
arya
Daerah

Hadiri ORDIK UM Surabaya, Wamendagri Dorong Mahasiswa Jadi Generasi Kosmopolitan Berkarakter Kuat

Rabu, 16 September 2026 - 13:13

OLAHRAGA

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13
Olahraga

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Editor Dilianto
Rabu, 16 September 2026 - 19:17

INDOPOSCO.ID – Ada masa ketika Ketapang Junior FA bahkan kesulitan mencetak satu gol. Kekalahan 0-17 dan 0-11 pernah menjadi bagian...

SelengkapnyaDetails
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30
Gantikan Purbaya, Suahasil Nazara Hadapi Tantangan Jaga Kredibilitas APBN

Lepas 6 Karateka ke Asian Games 2026, Forki Bidik 2 Emas dan Tantang Jepang

Selasa, 15 September 2026 - 09:45
Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Pegadaian Championship Musim 2026/27 Resmi Digelar, Bukti Komitmen Pegadaian Tak Henti Dukung Generasi Muda Lewat Sepak Bola Nasional

Senin, 14 September 2026 - 14:45

BERITA POPULER

  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1664 shares
    Share 666 Tweet 416
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1161 shares
    Share 464 Tweet 290
  • Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    1142 shares
    Share 457 Tweet 286
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1067 shares
    Share 427 Tweet 267
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.