• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tahun 2026, Orang Tua Perlu Arahkan Remaja, Tak Hanya Pilih Cita-Cita

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Januari 2026 - 11:11
in Nasional
Pelajar

Ilustrasi - Pelajar memanfaatkan akses internet publik (JakWiFi) milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta untuk belajar di Taman Puring, Jakarta Selatan, Kamis (16/10/2025). ANTARA FOTO/Bayu Pratama S.

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) periode 2017-2022 Prof. Susanto berpendapat mulai tahun ini, orang tua perlu mengarahkan remaja, bukan hanya untuk memilih cita-cita, tetapi menyiapkan kapasitas diri mereka seiring dunia kerja yang kian berubah.

“Tahun 2026 semakin dinamis sekaligus penuh tantangan, bahkan ketidakpastian. Karena dunia terus berubah, banyak pekerjaan yang hilang sekaligus muncul pekerjaan baru yang tak terpikirkan sebelumnya,” ujar Guru Besar Universitas Perguruan Tinggi Ilmu Al-Qur’an (PTIQ) Jakarta itu di Jakarta, Jumat (2/1/2026).

BacaJuga:

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Menurut Susanto, bagi anak yang telah memasuki usia 15 tahun, masa ini bukan lagi sekadar masa mencari jati diri, melainkan fase pembentukan fondasi karier jangka panjang.

Apalagi, dunia kerja kini semakin dipengaruhi oleh kecerdasan buatan, ekonomi kreatif, dan kolaborasi global.

Dia pun menyampaikan karier masa depan tidak lagi berpusat pada jabatan, tetapi pada nilai dan kontribusi.

Maka dari itu, kata dia, remaja perlu dilatih untuk bertanya, “Isu apa yang membuat saya peduli?”, “Masalah apa yang ingin saya bantu selesaikan?, atau “Dalam peran seperti apa saya ingin bermanfaat?”

“Pendekatan ini membuat pilihan pendidikan dan karier lebih bermakna, berkelanjutan, bahkan menjanjikan,” ujar Susanto.

Selain itu, sambung dia, mengingat saat ini ijazah tanpa keterampilan tidaklah cukup, maka anak yang telah memasuki usia 15 tahun sebaiknya mulai mengasah kemampuan cepat dalam mempelajari hal baru, berpikir sistematis dan analitis, berkomunikasi lintas media (lisan, tulisan, digital), literasi teknologi dan kecerdasan buatan (AI) dasar, serta kolaborasi dan kepemimpinan diri.

Lebih lanjut, dia mengingatkan pentingnya menjadikan sekolah sebagai laboratorium karier maupun ruang eksperimen untuk melatih kepemimpinan dan mengasah kemampuan dalam menyelesaikan masalah.

Hal lain yang juga disarankan, yakni bergeser dari pengguna pasif menjadi pencipta aktif, misalnya dengan menulis opini, membuat video edukatif, merancang desain sederhana, membangun portofolio digital sesuai minat, atau mengikuti kelas daring yang terarah, bukan sekadar tren.

“Karier unggul dibangun dari kesadaran diri. Remaja perlu dibiasakan mengevaluasi apa yang berhasil, dan tidak mengidentifikasi kekuatan dan area pengembangan, menyusun tujuan jangka pendek yang realistis, dan refleksi rutin mencegah salah arah di masa depan,” tutur Susanto.

Dia pun meminta agar orang tua dan guru mendampingi anak. Dia menilai pendampingan terbaik bukan dengan mengarahkan secara kaku, tetapi dengan mengajukan pertanyaan yang memantik dorongan untuk berpikir, memberi ruang mencoba dan gagal, serta menjadi teladan dalam sikap belajar sepanjang hayat.

“Kolaborasi ini menciptakan remaja yang mandiri dan percaya diri. Karier cemerlang tidak dibangun secara instan. Ia tumbuh dari kebiasaan belajar, keberanian mencoba, dan kemampuan beradaptasi yang dimulai sejak dini,” ungkap Susanto. (ney)

Tags: KPAIOrangtuaremaja

Berita Terkait.

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh
Nasional

Viral Napi Korupsi Terlihat Ngopi di Kafe, DPR Dorong Sanksi dan Evaluasi Menyeluruh

Minggu, 19 April 2026 - 04:23
miinuman
Nasional

DPR RI Soroti Risiko Bias Kebijakan Label Gizi di Pangan Siap Saji, jika Pengawasan Lemah

Sabtu, 18 April 2026 - 15:55
abdul
Nasional

26 Ruang Kelas Darurat Hadirkan Kegiatan Belajar Siswa Terdampak Bencana di Sumbar

Sabtu, 18 April 2026 - 15:15
wisatawan
Nasional

Wah, Jumlah Wisatawan Mancanegara Gunakan Kereta Api Meningkat

Sabtu, 18 April 2026 - 14:34
ai
Nasional

Hadapi Dinamika, Praja IPDN Dituntut Kuasai Kompetensi Digital

Sabtu, 18 April 2026 - 13:13
menpar
Nasional

Percepat Pengembangan Danau Toba, Menpar Tekankan Sinkronisasi Master Plan

Sabtu, 18 April 2026 - 10:10

BERITA POPULER

  • Halalbihalal

    Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    756 shares
    Share 302 Tweet 189
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Catat Tanggalnya! Dividen BBRI Rp52,1 Triliun Siap Dibagikan untuk Pemegang Saham

    725 shares
    Share 290 Tweet 181
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.