• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nusantara

Limbah PETI Ancam Masyarakat yang Tinggal di Sepanjang Sungai Batanghari

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Jumat, 2 Januari 2026 - 19:13
in Nusantara
WALHI Jambi dorong pemerintah dan aparat penegak hukum tegas berantas aktivitas PETI di kawasan hulu sungai Batanghari. Pernyataan itu di sampaikan oleh Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah (tengah), Jumat (2/1/2026). Foto: ANTARA

WALHI Jambi dorong pemerintah dan aparat penegak hukum tegas berantas aktivitas PETI di kawasan hulu sungai Batanghari. Pernyataan itu di sampaikan oleh Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah (tengah), Jumat (2/1/2026). Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Jambi nilai masalah limbah Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) ancam masyarakat yang tinggal di sepanjang aliran sungai Batanghari akibat bahan berbahaya dari lumpur dan unsur logam berat alami berbentuk cair (merkuri) dampak dari aktifitas tambang ilegal itu.

Direktur WALHI Jambi, Oscar Anugrah di Jambi, Jumat (2/1/2026) menjelaskan, berdasarkan rangkuman data WALHI, hingga 2025 hutan tercatat luasan hutan yang rusak akibat praktik menyimpan itu di perkirakan mencapai 44.387 hektare.

BacaJuga:

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Kabupaten Sarolangun menjadi kawasan terparah dengan sekitar 14.900 hektar lahan rusak akibat aktivitas gali cepat yang mencemari sungai dengan lumpur dan merkuri.

Limbah berbahaya itu mengalir hingga ke Sungai Batanghari dan menjadi ancaman nyata bagi jutaan warga yang bergantung pada sungai tersebut.

Ia menilai, aktifitas menahun itu belum mampu di atasi oleh pemerintah dan aparat penegak hukum, meski berbagai kebijakan telah dilakukan, namun persoalan itu tidak pernah tuntas.

WALHI berharap, pemerintah dan penegak hukum di Jambi memberikan perhatian lebih terhadap penanganan isu PETI, mengingat kerusakan di bagian hulu berdampak erat pada kehiduapn di hilir sungai. Khususnya bagi ekosistem akibat pencemaran lingkungan.

Selain itu, WALHI mendorong semua pihak melakukan penguatan pengawasan, agar kedepan pertambangan tersebut bisa di berantas demi kepentingan lingkungan jangka panjang.

“Sudah berapa tahun kegiatan seperti ini terjadi sampai hari ini masih berlangsung. Kami berharap pemerintah dan aparat penegak hukum perhatian terhadap isu PETI, karena kerusakan itu akan berdampak,” harap Oscar seperti dilansir ANTARA. (dam)

Tags: limbahLimbah PETISungai BatanghariWalhi

Berita Terkait.

Yandri
Nusantara

Pariaman Terima 4 Juta Bibit, Yandri Dorong Desa Mandiri Berbasis Alam

Sabtu, 4 April 2026 - 19:07
polri
Nusantara

Fakta di Balik Video Viral Anggota Polri Sulut yang Dikabarkan Mundur

Sabtu, 4 April 2026 - 16:37
Banjir
Nusantara

Update Banjir Demak: Jumlah Pengungsi Melonjak Jadi 2.839 Orang

Sabtu, 4 April 2026 - 12:23
Gempa-Bitung
Nusantara

Gempa Susulan Lagi, Guncang Bitung di Sulut Berkekuatan M 5,8 Pagi Ini

Sabtu, 4 April 2026 - 09:30
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Tanggul Jebol di Demak Rendam 4 Kecamatan: Ribuan Warga Mengungsi

Sabtu, 4 April 2026 - 03:36
Pertamina Dorong EBT di Tengah Gejolak Energi Dunia
Nusantara

Sidak DPR RI Bongkar Pelanggaran Lingkungan, Gudang PT Universal Glove di Medan Disegel

Sabtu, 4 April 2026 - 01:38

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    698 shares
    Share 279 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.