• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Internasional

PM Wanita Pertama Bangladesh Khaleda Zia Wafat di Usia 80 Tahun

Dilianto - Editor Dilianto -
Selasa, 30 Desember 2025 - 17:05
in Internasional
pm-banglades

Perdana Menteri wanita pertama Bangladesh, Khaleda Zia, meninggal dunia, hari ini, Selasa (30/12/2025). - Foto dok. AFP

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Mantan Perdana Menteri Bangladesh Khaleda Zia wafat pada usia 80 tahun setelah lama menderita sakit. Kabar duka tersebut diumumkan oleh Partai Nasional Bangladesh (BNP).

Khaleda Zia meninggal dunia saat menjalani perawatan di RS Evercare, Dhaka, Minggu (30/12/2025). Ia dirawat sejak 23 November akibat gangguan pernapasan dan dipindahkan ke ruang perawatan intensif pada 27 November karena kondisinya memburuk. Dalam beberapa hari terakhir, Zia menjalani perawatan dengan alat penopang hidup dan dialisis rutin.

BacaJuga:

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Sebelum wafat, Zia diketahui menderita sejumlah penyakit kronis, antara lain penyakit jantung, diabetes, artritis, sirosis hati, dan gangguan ginjal. Tim dokter menyebut kondisinya berada dalam keadaan sangat kritis.

Penasihat Utama Bangladesh Muhammad Yunus menyampaikan duka cita atas wafatnya Khaleda Zia. Ia mengatakan Bangladesh telah kehilangan tokoh besar yang berperan penting dalam sejarah politik negara tersebut. “Saya sangat berduka dan terpukul atas wafatnya beliau,” kata Yunus, sebagaimana dilansir Anadolu melalui Antara, Minggu (30/12/2025)

Pemerintah Bangladesh awal tahun ini menetapkan Khaleda Zia sebagai tokoh negara sangat penting (VVIP) atas kontribusi dan perjuangannya di dunia politik. Khaleda merupakan istri dari mendiang Presiden Bangladesh Ziaur Rahman dan pemimpin BNP.

Khaleda Zia terjun ke politik nasional pada 1982 setelah wafatnya sang suami. Ia dikenal sebagai tokoh utama gerakan sipil yang berperan dalam kejatuhan rezim Presiden Hussain Muhammad Ershad dan menjadi perdana menteri perempuan pertama Bangladesh pada 1991.

Dalam beberapa tahun terakhir, kondisi kesehatannya menurun setelah menjalani hukuman penjara terkait kasus korupsi. Ia dibebaskan dari tahanan rumah setelah mantan PM Sheikh Hasina meninggalkan Bangladesh pada Agustus tahun lalu dan kemudian menjalani perawatan di Inggris sejak Januari 2025.

Mahkamah Agung Bangladesh pada Januari lalu mengampuni Khaleda Zia dalam kasus korupsi yang menjeratnya. Pengampunan tersebut membuka peluang baginya untuk maju dalam pemilu Februari 2026.

Sejumlah partai politik di Bangladesh, termasuk Jamaat-e-Islami, menyampaikan belasungkawa atas wafatnya Khaleda Zia. (dil)

Tags: BangladeshKhaleda Zia

Berita Terkait.

sugiono
Internasional

Tiga Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Menlu: Negara Berduka, Indonesia Mengutuk dan Desak Investigasi PBB

Minggu, 5 April 2026 - 07:07
netanyahu
Internasional

Iran Ancam Targetkan Kedubes Israel, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Minggu, 5 April 2026 - 05:50
sukamta
Internasional

UU Hukuman Mati Disahkan Israel, DPR RI: Ancaman Nyata bagi Genosida Tahanan Palestina

Minggu, 5 April 2026 - 04:44
haji
Internasional

Tinjau Penyelenggaraan Haji 2026, Komite III DPD RI: Kami Ingin Pastikan Kesiapan Layanan

Minggu, 5 April 2026 - 02:20
kholid
Internasional

Israel Legalkan Hukuman Mati untuk Tahanan Palestina, PKS: Ini Kejahatan Sistemik Menuju Genosida

Sabtu, 4 April 2026 - 23:23
abbas
Internasional

Bushehr 4 Kali Diserang, Iran Peringatkan Bahaya Besar

Sabtu, 4 April 2026 - 23:03

BERITA POPULER

  • darwati

    Warga Aceh Dikeroyok di Polda Metro Jaya, DPD RI: Ini Tamparan Keras bagi Penegakan Hukum

    1092 shares
    Share 437 Tweet 273
  • Kemnaker: Ratusan Aduan Pelanggaran THR, 173 Kasus Sudah Selesai dan 1.400-an Berproses

    913 shares
    Share 365 Tweet 228
  • DPR Minta OJK yang Baru Segera Tangani Kasus Dana Syariah Rp2,47 Triliun

    796 shares
    Share 318 Tweet 199
  • 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, BKSAP DPR Dorong Pengadilan Internasional

    700 shares
    Share 280 Tweet 175
  • Arus Balik Lebaran 2026 di Tol Cipali Capai 3.500 Kendaraan per Jam, Jelang Sore Lancar

    680 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.