• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Jakut Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Ancaman Rob dan Hujan Ekstrem

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 25 Desember 2025 - 05:50
in Megapolitan
jakut

Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat saat memimpin Apel Siaga Jakarta pada Selasa (23/12/2025) ANTARA/HO-Pemkot Jakut

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Utara (Pemkot Jakut) terus memperkuat sistem kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi cuaca ekstrem dan ancaman pasang air laut (rob) di akhir tahun 2025.

“Kami sudah menggelar Apel Siaga Jaga Jakarta untuk melakukan penguatan komitmen seluruh jajaran Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Utara dalam menjaga wilayah pesisir tetap aman dari genangan dan banjir,” ujar Wali Kota Jakarta Utara, Hendra Hidayat di Jakarta, Rabu (24/12/2025).

BacaJuga:

DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

Update Banjir di Jakarta, 12 RT di Jaksel Tergenang

Tragis, Buruh di Karawang Meninggal Usai Leher Terjerat Benang

Ia mengatakan Jakarta Utara memiliki karakteristik kerawanan yang berbeda dibandingkan wilayah lain di DKI Jakarta.

Selain curah hujan tinggi dan limpasan air kiriman, wilayah pesisir juga menghadapi tekanan dari pasang air laut yang dapat memperparah genangan.

Hal itu, kata dia, membuat kesiapsiagaan tidak boleh hanya reaktif, tapi sistem harus berjalan sejak awal, sebelum air naik dan sebelum hujan ekstrem terjadi.

Hendra menjelaskan pengendalian banjir di Jakarta Utara bergantung pada tiga pilar utama, yakni kesiapan sumber daya manusia, keandalan infrastruktur pompa, serta dukungan logistik yang memadai. Seluruh elemen tersebut harus beroperasi secara terpadu dan berkelanjutan selama 24 jam.

“Kita tidak boleh terlambat menyalakan pompa atau kehabisan bahan bakar saat kondisi darurat. Semua harus dipastikan siap sejak awal,” kata dia.

Dia juga mengingatkan pentingnya keselamatan kerja dan kesehatan personel di lapangan. Keberhasilan pengendalian banjir tidak hanya diukur dari cepatnya air surut, tetapi juga dari keselamatan petugas yang menjalankan tugas.

“Penanganan banjir adalah kerja kolaboratif. Bukan hanya tugas satu instansi, tapi membutuhkan peran semua pihak dan kesadaran masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Suku Dinas SDA Jakarta Utara, Heria Suwandi mengatakan bahwa jajaran SDA telah menyiapkan sistem pengendalian banjir berbasis kesiapsiagaan penuh.

Sebanyak 75 rumah pompa dengan total 199 unit pompa dan kapasitas 315.900 liter per detik telah dipastikan siap beroperasi. Selain pompa, pihaknya menyiapkan pompa mobile dan trailer yang dapat digerakkan sesuai kebutuhan di lapangan.

“Seluruh personel dan peralatan setiap hari dipastikan dalam kondisi siap,” kata dia.

Ia menambahkan, apel siaga ini menjadi pengingat bahwa kehadiran pasukan biru bukan hanya soal penanganan teknis, tetapi juga menghadirkan rasa aman bagi warga, terutama di tengah potensi cuaca ekstrem yang diperkirakan berlangsung hingga Februari mendatang.

“Kecepatan respons dan ketepatan tindakan menjadi kunci utama kami dalam melindungi masyarakat Jakarta Utara,” kata Heria. (ney)

Tags: Hujan EkstremJakarta Utarapemkot jakutrob

Berita Terkait.

pam
Megapolitan

DPR Didesak Turun Tangan, Warga Pam Baru Benhil Bersikukuh Tolak Penggusuran Paksa

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:13
banjir
Megapolitan

Update Banjir di Jakarta, 12 RT di Jaksel Tergenang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 21:11
Garis-Polisi
Megapolitan

Tragis, Buruh di Karawang Meninggal Usai Leher Terjerat Benang

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:44
Aksi-Massa
Megapolitan

Polisi Pulangkan 101 Orang yang Diduga Hendak Rusuh saat May Day

Sabtu, 2 Mei 2026 - 15:25
KAI: dalam 10 Tahun 2.220 Perlintasan Liar Ditutup, 1.089 Titik Masih Berpotensi Risiko
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Siang Hari

Sabtu, 2 Mei 2026 - 07:49
Penyerahan
Megapolitan

Kantah Jakarta Barat Tuntaskan Sertipikasi Aset PLN Senilai Rp380 Miliar

Jumat, 1 Mei 2026 - 08:28

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3457 shares
    Share 1383 Tweet 864
  • Breaking News: KRL Tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek di Bekasi, Jalur Lumpuh Total

    2563 shares
    Share 1025 Tweet 641
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1591 shares
    Share 636 Tweet 398
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1263 shares
    Share 505 Tweet 316
  • Klaim Bukan Terpidana, Menteri LH Jumhur Hidayat Sebut Status Hukumnya ‘Ngambang’

    1030 shares
    Share 412 Tweet 258
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.