INDOPOSCO.ID – Daewoong Pharmaceutical memperluas kontribusinya di sektor kesehatan Indonesia dengan menghadirkan obat diabetes inovatif Enavogliflozin, setelah resmi mengantongi izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). Kehadiran terapi baru ini diharapkan dapat memperkaya pilihan pengobatan bagi jutaan penderita diabetes di Tanah Air.
Indonesia saat ini menempati peringkat kelima dunia dengan jumlah penderita diabetes terbanyak. Data International Diabetes Federation (IDF) Diabetes Atlas 2024 mencatat sekitar 20,4 juta penduduk dewasa Indonesia hidup dengan diabetes, dan jumlah tersebut diproyeksikan meningkat menjadi 28,6 juta orang pada 2045. Kondisi ini menjadi tantangan serius bagi sistem kesehatan nasional dalam menangani penyakit kronis jangka panjang.
Enavogliflozin merupakan obat inovatif ke-36 yang dikembangkan di Korea Selatan dan termasuk dalam golongan Sodium-Glucose Cotransporter-2 (SGLT-2) inhibitor. Obat ini dikonsumsi satu kali sehari dengan dosis rendah 0,3 mg. Dalam uji klinis fase 3, Enavogliflozin menunjukkan efektivitas penurunan kadar gula darah yang secara klinis setara dengan dapagliflozin, salah satu terapi SGLT-2 yang telah digunakan secara luas.
Selain menurunkan kadar gula darah, Enavogliflozin juga menunjukkan perbaikan parameter HbA1c dan glukosa plasma puasa, disertai profil keamanan yang mendukung penggunaan jangka panjang. Secara mekanisme, inhibitor SGLT-2 bekerja dengan menghambat penyerapan kembali glukosa di ginjal, sehingga kelebihan gula dikeluarkan melalui urin. Terapi ini juga kerap dikaitkan dengan penurunan berat badan ringan, tekanan darah, serta potensi manfaat bagi kesehatan jantung dan ginjal.
Executive Director of Indonesia Business Division Daewoong Pharmaceutical Indonesia, Baik In Hyun, menegaskan bahwa kehadiran Enavogliflozin merupakan bagian dari komitmen jangka panjang perusahaan dalam mendukung penanganan diabetes di Indonesia.
“Enavogliflozin mencerminkan komitmen Daewoong untuk menghadirkan terapi inovatif berbasis bukti ilmiah yang relevan dengan kebutuhan pasien Indonesia. Kami ingin memastikan tenaga kesehatan memiliki lebih banyak opsi terapi yang efektif dan aman,” ujar Baik In Hyun, seperti dikutip Kamis (25/12/2025).
Tidak hanya berfokus pada aspek komersial, Daewoong juga aktif mendorong pertukaran akademik dan kolaborasi klinis antara Korea Selatan dan Indonesia. Melalui Daewoong Pharmaceutical Indonesia, perusahaan berpartisipasi dalam Jakarta Diabetic Meeting 2025 dan berkolaborasi dengan berbagai institusi, termasuk Perkumpulan Endokrinologi Indonesia (PERKENI), Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PAPDI), serta Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI). Kegiatan tersebut melibatkan sekitar 500 tenaga kesehatan.
Pada kesempatan yang sama, Guru Besar Endokrinologi Inha University College of Medicine Korea Selatan, Prof. So Hun Kim, menyampaikan kuliah khusus di RSCM Kencana Advanced Diabetes Center bersama Dr. dr. Tri Juli Edi Tarigan, SpPD-KEMD, FINASIM dari FKUI.
Diskusi menyoroti perbedaan epidemiologi diabetes dan tantangan terapi di Korea Selatan dan Indonesia, sekaligus membuka peluang kerja sama edukasi yang lebih aplikatif.
Setelah memperoleh izin edar, Daewoong juga berencana melaksanakan uji klinis fase 3 tambahan guna memperluas cakupan penggunaan Enavogliflozin. Uji klinis ini dirancang agar lebih mencerminkan karakteristik pasien Indonesia serta praktik klinis sehari-hari, sehingga dapat memperkuat bukti ilmiah dan meningkatkan kepercayaan tenaga kesehatan.
Selain diabetes, Daewoong secara bertahap membangun portofolio terapi penyakit metabolik lainnya. Pada November lalu, perusahaan meluncurkan terapi kombinasi dosis tetap Ezetimibe dan Rosuvastatin dengan berbagai varian dosis untuk mendukung pengelolaan risiko kardiovaskular yang lebih personal.
“Ke depan, kami akan terus memperkuat kolaborasi dengan organisasi profesi dan institusi akademik lokal, sekaligus mengembangkan portofolio kardiometabolik agar dapat memberikan kontribusi yang lebih luas bagi kesehatan masyarakat Indonesia,” jelas Baik In Hyun. (eva)




















