• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Daerah

BLT Kesra Tiba di Pintu Rumah Warga Palembang Berkat Layanan PT Pos Indonesia

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Rabu, 24 Desember 2025 - 18:00
in Daerah
blt

Penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) di Kota Palembang, yang dijalankan PT Pos Indonesia (Persero) dengan mendatangi langsung warga yang tak mampu. Foto : Ist

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di sebuah rumah sederhana di Palembang, seorang nenek terbaring lemah. Matanya tak lagi merespons, makan melalui selang, tubuhnya tak berdaya sejak dua bulan terakhir. Di tengah kondisi itu, bantuan negara datang. Bukan lewat antrean panjang, melainkan dengan ketukan pintu.

Inilah potret penyaluran Bantuan Langsung Tunai Kesejahteraan (BLT Kesra) di Kota Palembang, yang dijalankan PT Pos Indonesia (Persero) dengan pendekatan kemanusiaan: mendatangi langsung warga yang tak mampu datang sendiri.

BacaJuga:

Gempa Bumi Dangkal Guncang Bandung di Jabar, Wilayah Pengalengan dan Kertasari Terdampak

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar

Dimyati: Pengusaha Pariaman di Banten Bantu Pemerintah Buka Lapangan Kerja

Deputi Executive General Manager KCU Palembang, Andi Johan, menyebut penyaluran BLT Kesra bukan sekadar distribusi dana, melainkan upaya memastikan bantuan benar-benar sampai kepada mereka yang paling membutuhkan, termasuk warga sakit, lansia, dan masyarakat di wilayah perairan.

“Kami diberikan amanah untuk menyalurkan BLT Kesra di Kota Palembang. Karena kondisi penerima beragam, kami menyiapkan tiga skema penyaluran: di Kantorpos, melalui jadwal komunitas, dan pengantaran langsung ke rumah penerima,” ujar Andi Johan.

Pendekatan ini menjadi krusial di Palembang, kota dengan wilayah perairan yang tidak sedikit. Andi mengungkapkan, terdapat lima Kantorpos Sabang yang melayani daerah perairan, namun itu belum cukup.

“Dari Kantorpos terdekat, kami masih masuk lagi ke desa-desa perairan yang belum ada Kantorpos. Kami ingin memastikan jarak dan kondisi geografis tidak menjadi penghalang masyarakat menerima haknya,” katanya.

Di balik upaya itu, tantangan alam tak bisa dihindari. Curah hujan tinggi dan risiko penyeberangan air memaksa PT Pos Indonesia mengubah pola kerja yang lebih adaptif.

“Kami mendirikan tenda di setiap titik penyaluran, dan melakukan penjadwalan ulang jika kondisi cuaca berbahaya. Keselamatan masyarakat dan petugas menjadi prioritas,” ucap Andi.

Di lapangan, tugas berat itu dijalankan para juru bayar. Nanda, petugas Kantorpos Merdeka Palembang, menjadi salah satu wajah terdepan yang mengetuk pintu rumah warga penerima BLT Kesra.

“Kami door-to-door, didampingi ketua RT. Banyak yang tidak bisa datang ke Kantorpos karena sakit, dan mereka sangat terharu karena bantuannya diantar langsung,” kata Nanda.

Tak semua kunjungan berjalan mudah. Nanda mengisahkan tantangan saat harus memastikan bantuan diterima oleh warga dengan gangguan kejiwaan.

“ODGJ sering tidak tahu identitasnya, KTP-nya tidak tahu di mana. Di sinilah peran RT sangat penting untuk memastikan bantuan tetap tepat sasaran,” ujarnya.

Namun satu hal yang selalu menguatkan langkah mereka adalah keyakinan bahwa penerima memang benar-benar membutuhkan.

“Kalau melihat kondisi rumah dan penghasilannya, mereka memang layak. Karena itu kami berharap BLT Kesra bisa terus berlanjut,” ucap Nanda.

Harapan itu datang dari Keluarga Penerima Manfaat (KPM). Kartini, anak dari nenek Ninggo, mengaku BLT Kesra menjadi penopang hidup di tengah kondisi keluarga yang sulit.

“Nenek sudah dua bulan ini tidak bisa apa-apa. Bantuan Rp900 ribu ini kami gunakan untuk beli susu, popok, dan obat-obatan,” tuturnya.

Bagi Kartini, bukan hanya nilai bantuan yang berarti, tetapi juga cara negara hadir di depan pintu rumahnya.

“Walaupun sempat terkendala administrasi, tetap dibantu melalui door-to-door. Uang ini sangat dibutuhkan untuk pengobatan nenek,” katanya.

Ia berharap bantuan serupa terus hadir bagi masyarakat kecil. “Saya berharap bantuan ini terus ada di tahun-tahun mendatang. Terima kasih untuk pemerintah dan Kantorpos yang sudah datang langsung ke rumah kami,” ujarnya.

Dari sudut pandang pendamping KPM, Suhartati, yang bertanggung jawab untuk KPM di RT 10 RW 03 Kelurahan 20 Ilir 2 Kecamatan Kemuning, ia memandang BLT Kesra sebagai penyelamat bagi warga yang hidup dari pekerjaan tidak tetap.

“Ada warga yang sehari-harinya pemulung dan tinggal sendiri. Bantuan BLT ini memang harus didapat karena sangat membantu untuk kebutuhan pangan,” kata Suhartati.

Ia menilai proses pendataan hingga penyaluran berjalan transparan dan cepat.

“Data kami ajukan dari RT ke kelurahan. Warga dapat barcode, dan untuk yang tidak bisa datang, pencairan dilakukan di rumah dengan pendampingan RT,” jelasnya.

Bagi Suhartati, BLT Kesra bukan sekadar bantuan tunai, melainkan bentuk nyata kehadiran negara. “Dengan bantuan ini, warga bisa lebih tenang, makanannya terpenuhi. Harapan kami, program seperti ini terus berlanjut,” ucapnya.

Di tengah tantangan geografis, cuaca, dan keterbatasan sosial ekonomi, penyaluran BLT Kesra di Palembang menunjukkan bahwa kebijakan publik akan bermakna ketika dijalankan dengan empati. Ketika bantuan tidak berhenti di loket, tetapi bergerak menyusuri gang sempit, menyeberangi perairan, dan mengetuk pintu rumah warga yang paling rentan, di situlah negara benar-benar hadir.

BLT Kesra bukan sekadar angka anggaran, melainkan napas tambahan bagi mereka yang bertahan hidup dari hari ke hari, dan harapan bahwa keberpihakan kepada masyarakat kecil masih terus berjalan. (ibs)

Tags: BansosbantuanBLT

Berita Terkait.

Gempa Bumi Dangkal Guncang Bandung di Jabar, Wilayah Pengalengan dan Kertasari Terdampak
Daerah

Gempa Bumi Dangkal Guncang Bandung di Jabar, Wilayah Pengalengan dan Kertasari Terdampak

Senin, 21 September 2026 - 09:29
Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar
Daerah

Hadiri Tabligh Akbar Ikadi di Al-A’zhom, Wagub Banten Tekankan Amar Makruf Nahi Mungkar

Minggu, 20 September 2026 - 19:07
dimyati
Daerah

Dimyati: Pengusaha Pariaman di Banten Bantu Pemerintah Buka Lapangan Kerja

Sabtu, 19 September 2026 - 20:02
gadai
Daerah

Gandeng Polri, PT Pegadaian (Persero) Perkuat Sinergi Pengamanan dan Pemanfaatan Produk

Sabtu, 19 September 2026 - 18:19
INDOPOSCO-UMJ Gelar UKW Angkatan 21, Profesionalisme Wartawan Diuji di Tengah Era AI
Daerah

Kapolri dan Gubernur Banten Bersatu Jaga Warisan Tjimande

Sabtu, 19 September 2026 - 12:02
Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha Terdampak Bencana di Aceh
Daerah

Kementerian UMKM Perkuat Pemulihan Usaha Terdampak Bencana di Aceh

Sabtu, 19 September 2026 - 08:15

OLAHRAGA

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak
Olahraga

Darurat Evaluasi Wasit Usia Dini: Ketika Peluit Membunuh Kompas Moral dan Mental Anak

Editor Folber Siallagan
Minggu, 20 September 2026 - 20:05

PRIHATIN, kecewa, jengkel campur aduk rasanya, ketika menyaksikan pertandingan di level pembinaan MSI YOUTH DEVELOPMENT 2026 (KU 10–18) yang mempertontonkan...

SelengkapnyaDetails
persib

Persijap vs Persib: Maung Bandung Bidik Revans, Laskar Kalinyamat Siap Tunjukkan Karakter

Minggu, 20 September 2026 - 12:38
pss

Dewa United vs PSS: Banten Warriors Kantongi Bekal Pramusim dan Filosofi Permainan

Minggu, 20 September 2026 - 11:21
borneo

Borneo FC vs Bali United: Pesut Etam Dituntut Bangkit

Minggu, 20 September 2026 - 10:30
sumaya

Mental Juara Bawa Indonesia ke Final Teqball, Sumaya: Kami Datang untuk Mencari Emas

Sabtu, 19 September 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5536 shares
    Share 2214 Tweet 1384
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1244 shares
    Share 498 Tweet 311
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1163 shares
    Share 465 Tweet 291
  • Komisi I Soroti Tanggung Jawab Vendor Asing dalam RUU KKS

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Kementerian ATR/BPN Tancap Gas Kejar Target Sertipikasi 3 Juta Bidang Tanah MBR di 2027

    956 shares
    Share 382 Tweet 239
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.