• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Musyawarah Kubro Lirboyo, Gus Yahya Siap Ikuti Putusan Mustasyar soal Islah

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Senin, 22 Desember 2025 - 08:17
in Nasional
lirboyo

Forum Musyawarah Kubro di Pondok Pesantren Lirboyo Kediri, Jawa Timur, Minggu (21/12/2025). Foto : PBNU

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Yahya Cholil Staquf, menyatakan kesiapannya untuk melaksanakan seluruh keputusan yang dirumuskan oleh para mustasyar dan rais dalam Forum Musyawarah Kubro yang digelar di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, pada Minggu (21/12/2025).

Gus Yahya menegaskan dirinya sepenuhnya menyerahkan sikap dan langkah kepada hasil kesepakatan yang telah dicapai oleh jajaran Pengurus Wilayah NU (PWNU), Pengurus Cabang NU (PCNU), serta pandangan para mustasyar.

BacaJuga:

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

“Saya menyatakan taslim secara penuh terhadap keputusan PWNU, PCNU, dan tafsir para mustasyar,” kata Gus Yahya dalam pernyataannya di Jakarta, Minggu (21/12/2025)

Saat menyampaikan pandangan dari mimbar Musyawarah Kubro, Gus Yahya menguraikan dua taklimat utama yang berkaitan dengan seluruh ijtihad dan kesepakatan yang dihasilkan forum tersebut.

Pada taklimat pertama, ia menegaskan keterbukaannya untuk menjalani proses klarifikasi maupun tabayun atas berbagai tudingan yang dialamatkan kepadanya. Menurut dia, seluruh proses tersebut seharusnya dilakukan secara transparan dengan menghadirkan bukti dan saksi yang sah.

“Sejak awal saya terbuka untuk diperiksa dan ditabayunkan atas segala tuduhan, dengan mekanisme apa pun, selama disertai bukti dan saksi yang diperlukan,” ujarnya.

Dalam taklimat kedua, Gus Yahya menegaskan bahwa islah merupakan jalan yang sejak awal ia kehendaki untuk merespons dinamika internal di tubuh Nahdlatul Ulama.

Namun demikian, ia menekankan bahwa islah harus berlandaskan kebenaran, bukan dibangun di atas kompromi terhadap kesalahan.

“Sejak awal saya menginginkan islah yang dibangun di atas kebenaran, bukan islah yang berpijak pada kebatilan,” katanya.

Ia kembali menegaskan komitmennya untuk patuh dan menerima sepenuhnya setiap keputusan yang lahir dari kesepakatan PWNU, PCNU, serta pertimbangan para mustasyar dalam Musyawarah Kubro.

Dalam forum tersebut, Gus Yahya juga mengungkapkan bahwa dirinya telah berupaya menghubungi Rais Aam PBNU untuk meminta kesempatan bertemu guna menindaklanjuti hasil kesepakatan forum. Namun hingga kini, belum ada tanggapan yang diterimanya.

“Begitu mendengar hasil kesepakatan PWNU dan PCNU, saya langsung menyampaikan permohonan waktu bertemu kepada Rais Aam. Sampai saat ini belum ada respons,” ungkapnya.

Ia menyatakan akan menunggu hingga batas waktu tiga kali dua puluh empat jam sebelum menyampaikan perkembangan tersebut kepada forum.

“Saya akan menunggu selama 3×24 jam dan selanjutnya melaporkan hasilnya kepada forum,” katanya.

Sebelumnya, Forum Musyawarah Kubro yang berlangsung di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri, Jawa Timur, mendorong kedua pihak di lingkungan PBNU untuk segera menempuh islah agar dinamika yang terjadi dapat segera diselesaikan seperti dilansir Antara.

Juru Bicara Forum Musyawarah Kubro, K.H. Oing Abdul Muid, menegaskan bahwa dorongan islah bagi kedua belah pihak di PBNU tersebut merupakan hasil keputusan bersama yang dibahas dan disepakati dalam forum di Pesantren Lirboyo. (aro)

Tags: Gus YahyaNUPBNU

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Jelang Hari Bhayangkara, Kapolri Ziarah ke Makam Mantan Presiden RI

Sabtu, 20 Juni 2026 - 16:46
sufmi
Nasional

Temui Mahasiswa Demo, DPR Klaim MBG Akan Hemat Rp70 Triliun

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:31
kementan
Nasional

Kemarau 2026 di Depan Mata, Kementan Percepat Gerakan Tanam Padi di Sukabumi

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:01
dasco
Nasional

DPR Akomodasi Tuntutan Mahasiswa Soal BBM-MBG

Jumat, 19 Juni 2026 - 20:47
karhutla
Nasional

El Nino Diprediksi Menguat, Pemerintah Serukan Gerak Cepat Cegah Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:08
umi
Nasional

Raih Anugerah SMSI 2026, Umi Sjarifah Buktikan Ketangguhan Perempuan Memimpin Media

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:27

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7139 shares
    Share 2856 Tweet 1785
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1776 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Los Blancos Makin Ganas! Rekrut 2 Bintang Tanpa Mahar, Kini Incar Bek Inter

    1078 shares
    Share 431 Tweet 270
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1044 shares
    Share 418 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    994 shares
    Share 398 Tweet 249
malarza
Piala Dunia 2026

Piala Dunia 2026: Gol Kilat Galarza Bawa Paraguay Tumbangkan Turki 1-0

Editor Juni Armanto
Sabtu, 20 Juni 2026 - 15:57

INDOPOSCO.ID - Timnas Paraguay menang tipis 1-0 saat melawan Timnas Turki dalam laga kedua Grup D Piala Dunia 2026 di...

SelengkapnyaDetails
lesu

Keluhkan Performa Socceroos, Pelatih Australia: Kami Lesu, AS Lebih Bertenaga

Sabtu, 20 Juni 2026 - 10:42
maroko

Maroko Menang 1-0, Steve Clarke Ngamuk Klaim Penalti Skotlandia Dicuekin Wasit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 09:41
Prabowo Subianto

Prabowo Beri Lampu Hijau Program PSSI Menuju FIFA ASEAN dan Kualifikasi Piala Dunia 2030

Sabtu, 20 Juni 2026 - 08:30
Kejagung Bongkar Peran Glory Harimas Sihombing, Tersangka Baru Korupsi MBG

Alasan Granit Xhaka Ambil Penalti di Injury Time saat Swiss Bekuk Bosnia

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:42
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.