• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Headline

Menko PMK: Pemulihan Pascabencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar Prioritas Nasional, Harus Lebih Baik dan Berkelanjutan

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Kamis, 18 Desember 2025 - 14:19
in Headline
WhatsApp Image 2025-12-18 at 13.20.39

Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Penanganan Pascabencana di Ruang Rapat Lantai 14 Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12/2025)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Pratikno menegaskan bahwa percepatan tanggap darurat, rehabilitasi, dan rekonstruksi pascabencana di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat merupakan prioritas nasional yang dikerjakan secara terpadu lintas kementerian dan lembaga.

Hal tersebut disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi Tingkat Menteri Percepatan Tanggap Darurat, Rehabilitasi, dan Rekonstruksi Penanganan Pascabencana di Ruang Rapat Lantai 14 Kantor Kemenko PMK, Jakarta, Rabu (17/12/2025).

BacaJuga:

Trump Ungkap Reaksi Presiden China Usai Selat Hormuz Kembali Dibuka

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, MUI: Kami Prihatin

Krisis Biji Plastik Mulai Mengancam Distribusi Beras dan Gula Nasional

Menko PMK menyampaikan, arahan Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan pentingnya percepatan penanganan bencana di tiga provinsi terdampak. Pemerintah, menurutnya, terus melakukan pembaruan progres di lapangan sekaligus mengidentifikasi berbagai kendala yang perlu segera diselesaikan secara lintas sektor.

“Pemerintah bekerja keras, mengerahkan seluruh sumber daya nasional. Ini adalah prioritas nasional sebagaimana arahan Bapak Presiden. Seluruh kementerian dan lembaga menempatkan pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat sebagai prioritas, dan Presiden juga memastikan dukungan anggaran yang memadai untuk menyelesaikan penanganan ini dengan sebaik-baiknya,” tegas Menko PMK.

Lebih lanjut, Menko PMK menjelaskan, cakupan wilayah terdampak yang luas serta tingkat kerusakan yang beragam menyebabkan capaian di lapangan juga bervariasi. Namun demikian, Menko PMK menegaskan bahwa progres penanganan menunjukkan perkembangan yang signifikan, termasuk terbukanya sejumlah wilayah yang sebelumnya terisolasi, pemenuhan logistik, dan akses dasar bagi masyarakat.

“Beberapa daerah yang semula terisolir sudah berhasil dibuka. Pemulihan akses jalan, logistik, listrik, BBM, gas LPG, hingga layanan dasar masyarakat terus dilakukan secara bertahap. Ini adalah hasil kerja keras bersama lintas kementerian dan lembaga, TNI-Polri, pemerintah daerah, serta para relawan,” ujarnya.

Dalam rapat tersebut, masing-masing kementerian dan lembaga memaparkan perkembangan penanganan sesuai dengan tugas dan kewenangannya. Untuk kebutuhan logistik secara nasional dalam kondisi tersedia, sebagaimana disampaikan oleh Bulog, dengan distribusi yang terus diupayakan menjangkau seluruh wilayah terdampak. Selain pengiriman bantuan, pemerintah juga mendorong penyerapan hasil pertanian masyarakat lokal sebagai bagian dari pemulihan ekonomi.

Penanganan pengungsi juga terus berjalan dengan dukungan BNPB, Kementerian Sosial, pemerintah daerah, dan relawan. Sementara itu, Kementerian Kesehatan melaporkan bahwa seluruh rumah sakit di wilayah terdampak telah beroperasi, meskipun sebagian masih belum berfungsi secara optimal.

Terkait hunian, Menko PMK menyampaikan bahwa pembangunan hunian sementara (huntara) telah berjalan dan saat ini mulai memasuki tahap persiapan hunian tetap (huntap). Di sisi infrastruktur, meskipun sebagian besar jalur darat telah kembali terkoneksi, pemulihan belum sepenuhnya tuntas. Pengerahan personel TNI-Polri, Kementerian PU, serta alat berat masih terus dilakukan, termasuk penyediaan jembatan Bailey. Untuk wilayah yang belum teraliri listrik secara optimal, pemerintah juga menyiapkan dukungan genset dan fasilitas pendukung lainnya.

Sementara itu, Kementerian Sosial melaporkan sejumlah intervensi pascabencana, antara lain santunan bagi ahli waris korban meninggal dunia, bantuan jaminan hidup, serta dukungan hunian sementara. Progress pemulihan konektivitas komunikasi oleh Kementerian Komunikasi dan Digital, termasuk pemulihan layanan Satelit Satria yang dikombinasikan dengan dukungan Starlink untuk membantu komunikasi warga dan petugas di lapangan.

Menko PMK menekankan bahwa pemerintah akan bekerja keras seoptimal mungkin semaksimal mungkin untuk memulihkan keadaaan. “Kendala-kendala terkait dengan regulasi prosedur birokrasi dan seterusnya harus dipecahkan yang penting adalah pemulihan segera selesai dengan maksimal.”

Ia menegaskan bahwa pemulihan pascabencana tidak hanya bertujuan mengembalikan kondisi seperti semula, tetapi membangun wilayah terdampak menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih aman, dan berkelanjutan.

“Kami pemerintah, atas arahan Bapak Presiden, bekerja keras sekuat tenaga lintas kementerian dan lembaga. Ini prioritas nasional. Target kita bukan hanya pulih, tetapi membangun lebih baik. Terima kasih atas dukungan semua pihak dan kesabaran masyarakat terdampak. Pemerintah bersama sepenuhnya dengan masyarakat,” ujar Menko PMK.

Menko Pratikno berharap sinergi lintas kementerian dan lembaga serta dukungan seluruh pemangku kepentingan terus diperkuat agar proses pemulihan pascabencana di Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat dapat berjalan optimal.

“Bukan hanya untuk pulih, tetapi membangun menjadi lebih baik, lebih kuat, lebih aman lebih berkelanjutan,” pungkasnya. (ney)

Tags: AcehMenko PMKPrioritas Nasionalsumbarsumut

Berita Terkait.

trumpp
Headline

Trump Ungkap Reaksi Presiden China Usai Selat Hormuz Kembali Dibuka

Sabtu, 18 April 2026 - 15:35
ilustrasi kekerasan perempuan
Headline

Kasus Dugaan Kekerasan Seksual 16 Mahasiswa FH UI, MUI: Kami Prihatin

Sabtu, 18 April 2026 - 15:05
biji
Headline

Krisis Biji Plastik Mulai Mengancam Distribusi Beras dan Gula Nasional

Sabtu, 18 April 2026 - 12:02
kspi
Headline

Tolak Peringatan Seremoni May Day di Monas, Ratusan Ribu Buruh Bakal Kepung DPR

Sabtu, 18 April 2026 - 09:20
Abbas-Araghchi
Headline

Iran Resmi Buka Akses Selat Hormuz

Jumat, 17 April 2026 - 23:36
Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen
Headline

Ketua Ombudsman Tersangka Korupsi, MAKI Soroti Kelalaian DPR dalam Proses Rekrutmen

Jumat, 17 April 2026 - 15:50

BERITA POPULER

  • Pegawai-Kementan

    ASN Kementan Sulap Lahan Marginal Perumahan Jadi Sumber Pangan Keluarga

    2527 shares
    Share 1011 Tweet 632
  • Gelar Halalbihalal, Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah Satukan 1.108 Anak Cicit

    907 shares
    Share 363 Tweet 227
  • Persis vs Semen Padang: Duel Membara di Zona Bawah

    797 shares
    Share 319 Tweet 199
  • Bea Cukai Bangun Sinergi Pengawasan Lintas Instansi di Makassar dan Banda Aceh

    848 shares
    Share 339 Tweet 212
  • Hadiri Acara Halalbihalal Keluarga Besar H. Mukhayar dan Hj. Hamidah, Begini Pesan HNW 

    765 shares
    Share 306 Tweet 191
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.