• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Potensi Raksasa Batu Bara Sumsel Tertahan Logistik, Titan Infra Sejahtera Ambil Peran

Laurens Dami Editor Laurens Dami
Minggu, 14 Desember 2025 - 12:32
in Ekonomi
sumsel

Aktivitas bongkar muat batu bara di pelabuhan khusus Sungai Musi, Sumatera Selatan. Infrastruktur terintegrasi jalan khusus dan dermaga yang dikembangkan PT Titan Infra Sejahtera menjadi solusi logistik untuk mengalirkan batu bara dari lumbung produksi menuju laut lepas. Foto: Dok. Titan Infra Sejahtera

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Sumatera Selatan (Sumsel) menyimpan potensi batu bara yang sangat besar, namun selama bertahun-tahun belum termanfaatkan secara optimal.

Di balik ketimpangan antara besarnya sumber daya dan kecilnya volume angkutan keluar daerah, persoalan logistik menjadi faktor kunci. Di sinilah PT Titan Infra Sejahtera hadir mengambil peran strategis sebagai penyedia solusi infrastruktur terintegrasi.

BacaJuga:

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Director External Relation and Compliance PT Titan Infra Sejahtera, Eddy Rizal Umar, mengungkapkan bahwa persepsi publik selama ini terlalu terfokus pada Kalimantan sebagai pusat batu bara nasional.

“Batu bara di Sumatera Selatan itu resources-nya banyak, bukan cuma Kalimantan saja,” ujar Eddy ditemui INDOPOSCO, Selasa (9/12/2025).

Ia menjelaskan, total sumber daya (resources) batu bara di Sumsel mencapai sekitar 9,3 miliar ton, atau setara 28 persen dari total resources nasional.

“Artinya hampir sepertiganya nasional itu ada di Sumatera Selatan. Itu banyak,” katanya.

Namun, yang menjadi ironi yaitu besarnya sumber daya tersebut tidak sebanding dengan volume batu bara yang keluar dari Sumsel setiap tahun.

“Output yang keluar, baik ekspor maupun domestik, itu cuma sekitar 100 juta ton per tahun. Itu kira-kira hanya sepertujuh dari yang keluar dari Kalimantan Selatan dan Kalimantan Timur,” ucap Eddy.

Menurut Eddy, persoalan utama batu bara Sumsel terletak pada letak geografis lumbung produksinya.

“Lumbung batu baranya itu ada di Kabupaten Lahat dan Muara Enim. Lokasinya di tengah pulau, jauh dari laut lepas,” jelasnya.

Wilayah tersebut sejak lama dikenal sebagai basis produksi PT Bukit Asam Tbk (PTBA), holding BUMN pertambangan. Selama puluhan tahun, distribusi batu bara dari kawasan ini sangat bergantung pada jalur kereta api.

“Sejak lama hingga 2024 lalu, angkutan batu bara PTBA itu 100 persen lewat kereta api, dari Sumatera Selatan turun ke Lampung. Ada juga ke Palembang, tapi pelabuhannya kecil,” ungkap Eddy.

Keterbatasan jalur ini membuat kapasitas angkutan menjadi tidak fleksibel, sementara kebutuhan pasar terus meningkat.

Melihat bottleneck logistik tersebut, Titan Infra Sejahtera melakukan investasi besar di sektor infrastruktur khusus batu bara. Peran ini dijalankan melalui pengembangan jalan khusus batu bara dan pelabuhan terintegrasi.

“Titan melakukan investasi berupa jalan khusus batu bara dari Muara Enim–Lahat, melewati dua kabupaten, sampai ke tepi Sungai Musi di Kabupaten PALI (Penukal Abab Lematang Ilir),” kata Eddy.

Jalan khusus ini dikelola melalui anak usaha PT Servo Lintas Raya, sementara di ujung jalur daratnya berdiri pelabuhan batu bara terbesar di Sumsel yang dikelola oleh PT Swarnadwipa Dermaga Jaya (SDJ).

“Di tepi Sungai Musi itu kita punya pelabuhan khusus batu bara. Jadi ini terintegrasi, dari jalan sampai ke pelabuhan,” jelas Eddy.

Dengan skema tersebut, batu bara dari lumbung produksi diangkut menggunakan truk melalui jalan khusus menuju pelabuhan, kemudian dilanjutkan dengan tongkang melalui Sungai Musi menuju laut lepas.

Eddy menyebut, infrastruktur yang dikembangkan Titan memiliki kapasitas angkut yang sangat signifikan.

“Kapasitas kita bisa angkut sampai 50 juta metrik ton per tahun. Itu hampir setengah dari output Sumatera Selatan,” tegasnya.

Meski saat ini utilisasi belum mencapai kapasitas maksimal, Titan terus melakukan peningkatan.

“Jalannya di-upgrade, pelabuhannya di-upgrade terus,” kata Eddy.

Operasional pelabuhan juga dikelola secara profesional, mengingat kompleksitas penanganan batu bara dari berbagai perusahaan dengan spesifikasi berbeda.

“Di pelabuhan itu ada stockpile. Bukan satu atau dua perusahaan, tapi banyak. Produknya juga beda-beda, ada kalori rendah, ada kalori tinggi. Jadi memang ada manajemen stockpile,” jelasnya.

Skala operasional Titan tercermin dari jumlah armada yang melintas setiap hari di jalan khusus tersebut.

“Kalau dihitung, ada sekitar 2.500 truk yang beroperasi sehari-hari,” ungkap Eddy.

Namun demikian, tidak seluruh armada dimiliki oleh Titan. Sistem yang dibangun bersifat terbuka dan kolaboratif.

“Sebagian armada punya kita, sebagian lagi milik transportir. Kalau ada perusahaan punya truk sendiri, silakan pakai. Kalau kurang, bisa minta ke kita,” katanya.

Titan berperan sebagai pengatur lalu lintas logistik, memastikan rute, jadwal, dan kapasitas berjalan efisien demi melayani seluruh pengguna. “Intinya bagaimana supaya servis bisa dirasakan semua pengguna,” tegas Eddy.

Dengan infrastruktur terintegrasi yang dibangun, Titan Infra Sejahtera tidak hanya membuka jalur distribusi baru, tetapi juga mendorong optimalisasi potensi batu bara Sumatera Selatan yang selama ini tertahan oleh persoalan logistik.

Di tengah besarnya cadangan dan meningkatnya kebutuhan energi, kehadiran Titan menjadi penghubung krusial antara lumbung produksi di pedalaman dan pasar global di laut lepas. Dari jalan khusus hingga dermaga di Sungai Musi, Titan membuktikan bahwa solusi infrastruktur adalah kunci untuk mengalirkan potensi besar Sumatera Selatan menjadi kekuatan nyata bagi industri nasional. (her)

Tags: Batu BaralogistikPT Titan Infra SejahterasumselTitan Infra Sejahtera

Berita Terkait.

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

Berkat Laporan BNI, Oknum Colection Agen Nakal Satu per Satu Diringkus di Jember

Jumat, 18 September 2026 - 13:35
NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo
Ekonomi

NHM Berbagi Praktik Tambang Bawah Tanah dalam Temu Akademisi Nasional Forkopindo

Jumat, 18 September 2026 - 13:25
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

KUR BNI Jember Angkat Usaha Sapu Ijuk ‘Ken Dedes’ di Semboro Naik Kelas

Jumat, 18 September 2026 - 12:07
Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Ekonomi

Gran Max dan LCGC Jadi Penopang Penjualan Daihatsu pada Agustus 2026

Jumat, 18 September 2026 - 11:53
Asap dan Titik Panas Meningkat, BNPB Gempur Karhutla di 6 Provinsi
Ekonomi

Bea Cukai Kendari Lepas Ekspor Tepung Terigu dan VCO

Jumat, 18 September 2026 - 11:42
Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah
Ekonomi

Menkop Ferry Tegaskan Koperasi Jadi Tiang Utama Ekonomi Daerah

Jumat, 18 September 2026 - 11:30

OLAHRAGA

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

Kombinasi Lokal-Eropa, Ini Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 18 September 2026 - 21:16

INDOPOSCO.ID - Pelatih Timnas Indonesia John Herdman memanggil 23 pemain Timnas Indonesia untuk menghadapi FIFA ASEAN Cup 2026 yang berlangsung...

SelengkapnyaDetails
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah: Banyak Perkara Besar Kita Ambil, tapi Akhirnya Digergaji

Sumaya Tembus Semifinal, Indonesia Berpeluang Ukir Sejarah di Teqball Asian Games

Jumat, 18 September 2026 - 18:41
Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Jumat, 18 September 2026 - 15:28
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5516 shares
    Share 2206 Tweet 1379
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1241 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.