• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

Pantun, Sejarah dan Generasi Baru: Pesan Akhir Tahun Bamus Suku Betawi 1982

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Sabtu, 13 Desember 2025 - 09:53
in Megapolitan
WhatsApp Image 2025-12-13 at 09.33.37

Para tamu undangan menyaksikan tari tradisional Betawi dalam acara Refleksi Akhir Tahun 2025 yang digelar Bamus Suku Betawi 1982 di Jakarta, Jumat (12/12/2025). Acara ini juga menjadi ajang penganugerahan penghargaan bagi tokoh-tokoh yang dinilai berkontribusi dalam pelestarian budaya Betawi. Foto: Herry Rosadi/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah arus modernisasi yang kian cepat, pantun tetap berdiri sebagai salah satu penanda kuat identitas budaya Betawi.

Hal itu disampaikan Ketua Umum Bamus Suku Betawi 1982 Haji Zainudin, usai menghadiri acara Refleksi Akhir Tahun 2025. Pada kesempatan tersebut, Bamus juga menganugerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai konsisten menjaga dan melestarikan nilai-nilai budaya Betawi.

BacaJuga:

KRL Tanjung Priok Sempat Tertahan Kamis Pagi, Ternyata Ini Penyebabnya

Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku di Balik Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Promosi Miras dengan Ayat Al-Qur’an, FKBI Soroti Dugaan Kesengajaan

“Pantun Betawi itu ada pantun nasehat, pantun agama, ada pantun humor. Pantun menjadi sarana pesan bagi masyarakat untuk menjunjung tinggi kehidupan,” jelas pria yang akrab disapa Oding itu kepada INDOPOSCO di Jakarta, Jumat (12/12/2025).

Selain pantun, sejarah juga menjadi fondasi penting bagi jati diri Betawi. “Ada pepatah, sejarahmu adalah masa depanmu. Betawi punya sejarah, hanya saja masih tercerai-berai. Kita mulai kumpulkan mata rantainya, sedikit demi sedikit kerangkanya terbentuk, dan nantinya akan kita bukukan sebagai bekal generasi Betawi,” katanya.

Ketika ditanya mengenai langkah strategis Bamus dalam membumikan budaya Betawi ke depan, Oding menekankan pentingnya kesiapan menghadapi Jakarta sebagai kota global berbudaya.

“Dasar-dasar adat istiadat, tradisi, sejarah, dan peradaban Betawi harus kita ketuk-tularkan ke generasi Betawi. Dengan begitu, dalam era baru akan muncul kesadaran untuk berkarya dan bersaing, tidak hanya di Jakarta, tapi di tingkat nasional bahkan internasional,” tegasnya.

Acara refleksi akhir tahun turut mengundang sejumlah tokoh Jakarta, termasuk Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno, meski keduanya menugaskan perwakilan.

Refleksi ini juga kembali menegaskan sejarah berdirinya Bamus Suku Betawi 1982. “Kenapa (Bamus Suku Betawi) ada 1982-nya? Karena memang itu proses lahir pertama kali Bamus Suku Betawi 1982,” jelas Oding seraya menjelaskan organisasi itu lahir dari keinginan menyatukan sekitar 60 organisasi Betawi pada saat itu.

“Banyak sesepuh yang menginisiasi, seperti almarhum Pak Edi Nalapraya, almarhum Pak Ependi Yusuf,” kata Oding.

“Termasuk Nachrowi Ramli yang juga merupakan Ketua Majelis Adat Bamus Suku Betawi 1982,” lanjutnya.

Menutup pernyataannya, Oding kembali menegaskan penghargaan ini adalah simbol estafet budaya. “Mereka yang kita beri penghargaan hari ini adalah contoh bagi generasi Betawi ke depan. Budaya ini hendaknya kita pelihara, kita kembangkan, dan kita lestarikan,” tutupnya.

Dengan berbagai upaya pelestarian yang terus dijalankan, Bamus Suku Betawi 1982 berharap perjalanan menjaga identitas Betawi tidak berhenti pada generasi hari ini, melainkan terus mengalir menjadi kekuatan budaya yang mampu menjawab tantangan zaman di masa depan.(her)

Tags: Bamus Suku Betawi 1982betawiPantun BetawiRefleksi Akhir TahunZainudin

Berita Terkait.

Stasiun
Megapolitan

KRL Tanjung Priok Sempat Tertahan Kamis Pagi, Ternyata Ini Penyebabnya

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:12
Oki-Waskito
Megapolitan

Polisi Amankan 2 Terduga Pelaku di Balik Kasus Challenge Hafalan Al-Qur’an Berhadiah Miras

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:52
The-Sounds-Project
Megapolitan

Promosi Miras dengan Ayat Al-Qur’an, FKBI Soroti Dugaan Kesengajaan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 09:41
Cerah
Megapolitan

Prakiraan Cuaca di Jakarta Cenderung Cerah, Suhu Udara Relatif Hangat

Kamis, 13 Agustus 2026 - 08:30
rdf
Megapolitan

Transformasi Sektor Persampahan Nasional: Pemerintah Pastikan Perlindungan Sosial Pekerja Pemilah Sampah

Rabu, 12 Agustus 2026 - 21:11
jambore
Megapolitan

Jambore Media AfiliasiMu #3 Resmi Dibuka, Perkuat Media Muhammadiyah di Era Digital

Rabu, 12 Agustus 2026 - 20:45

BERITA POPULER

  • Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    Dugaan Penyalahgunaan Dapodik Ditelusuri, Kemendikdasmen Siap Tindak Tegas

    2211 shares
    Share 884 Tweet 553
  • Suzuki Ertiga Hybrid Cruise, MPV Nyaman dengan Teknologi Hybrid di GIIAS 2026

    1154 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Perayaan 1 Tahun dengan Berbagai Penghargaan, Mitsubishi Destinator Tampil Mentereng di GIIAS 2026

    999 shares
    Share 400 Tweet 250
  • iCAR V23 dan V27 Hadir di GIIAS 2026, Bawa Pilihan Baru Kendaraan Elektrifikasi

    970 shares
    Share 388 Tweet 243
  • PSSI Ubah Haluan Piala Presiden, Turnamen Kini Diproyeksikan untuk Timnas

    2466 shares
    Share 986 Tweet 617
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.