• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Optimistis Tingkatkan Perekonomian Nasional Lewat Program Kampus Berdampak

Dilianto - Editor Dilianto -
Sabtu, 6 Desember 2025 - 15:15
in Nasional
mukhkamad-najib

Caption: Direktur Kelembagaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof Mukhamad Najib di sela-sela diskusi Journalist Bootcamp Dikti 2025, Sabtu (6/12/2025). Foto: Nasuha/ INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Pemerintah Indonesia menargetkan pendapatan per kapita pada 2045 nanti Rp45 juta per bulan. Sementara target pada 2025 mencapai Rp89,9 juta per tahun atau Rp5-6 juta per bulan. Direktur Kelembagaan, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi (Kemendiktisaintek) Prof Mukhamad Najib menuturkan, untuk mewujudkan negara maju dibutuhkan sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

“Angka Partisipasi Kasar (APK) perguruan tinggi kita masih di 32 persen dan ini di bawah negara-negara Asean seperti: Malaysia, Thailand dan Vietnam,” ujar Najib di sela-sela diskusi Journalist Bootcamp Dikti 2025, Sabtu (6/12/2025).

BacaJuga:

Komisi I DPR Dukung Penerapan PP Tunas untuk Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

DPR Ingatkan Pemerintah Perjelas Informasi Stok BBM agar Tak Picu “Panic Buying’

Pembatasan Akses Medsos pada Anak di Bawah Umur 16 Tahun, Komisi X: Pemerintah Harus Siapkan Juknisnya

Ia menuturkan, untuk meningkatkan APK pemerintah membuka secara luas akses pendidikan tinggi, dari mulai penyediaan beasiswa KIP (Kartu Indonesia Pintar) 200-250 ribu per tahun dan program beasiswa lainnya. Tentu saja formula beasiswa ini masih sangat terbatas, apalagi dibandingkan dengan angka lulusan SMA (sekolah menengah atas) yang mencapai 12 juta per tahun.

“Dari angka lulusan SMA ini, 8 jutanya mereka melanjutkan pendidikan tinggi, dan 4 juta siswa lainnya memilih untuk bekerja,” bebernya.

Sementara untuk kampus, dikatakan dia, tidak hanya menerima mahasiswa saja. Untuk memberikan kesempatan belajar bagi masyarakat, mereka harus membuka akses pendidikan seluas-luasnya. Harapannya, dengan begitu program kampus berdampak dapat meningkatkan kompetensi SDM di Indonesia.

“Syarat untuk menjadi negara maju, Indonesia juga harus memperkuat kapasitas indeks inovasi. Karena di negara-negara maju indeks inovasi tinggi di atas 80, sementara kita masih di bawah 10,” tambahnya.

Sementara, menurut Najib, inovasi hanya dapat dilakukan di kampus. Dan penguatan kapasitas inovasi dapat dilakukan melalui riset atau penelitian.

“Jadi kampus itu sangat penting, bagaimana mereka melahirkan SDM unggul dan juga melahirkan inovasi-inovasi,” katanya.

Sementara, masih ujar Najib, dari 4 ribu lebih perguruan tinggi di Tanah Air, jumlah kampus yang masuk kategori universitas riset (research university) masih sedikit jumlahnya. Kampus ini lebih banyak fokus pada fungsi untuk belajar dan mengajar saja.

“Kami menginginkan kampus bertransformasi, bukan hanya menjadi tempat belajar mengajar, tetapi menjadi pusat inovasi. Sehingga nantinya kampus bisa berkontribusi pada peningkatan ekonomi secara nasional,” ungkapnya.

Lebih jauh ia mengungkapkan, tantangan saat ini banyak kampus yang hanya berorientasi pada jumlah mahasiswa saja, tanpa memperhatikan jumlah inovasinya. Selain itu juga, semangat penelitian para dosen pun masih rendah.

“Jadi dosen hanya bertugas seperti guru, hanya mengajar dan mendidik. Padahal dosen itu juga harus menemukan pengetahuan baru. Caranya bagaimana? Ya dengan melakukan riset,” terangnya.

“Dan kami ingin merubah mindset para Dosen ini,” katanya.

Ia menuturkan, untuk merubah mindset para dosen salah satu strategi Kemendiktisaintek di antaranya menyediakan 60 persen dana riset bagi perguruan tinggi swasta (PTS). Dana tersebut nantinya bisa digunakan bagi para dosen untuk melakukan riset pada program pengabdian kepada masyarakat (PKM).

“Alokasi dana riset ini sangat membantu PTS-PTS kecil yang tidak memiliki atau keterbatasan dana riset,” ucapnya.

Apalagi, diungkapkan dia, persyaratan dosen pada program PKM masih sangat minim. Dan angka ini jauh berbeda dengan syarat untuk pendidikan atau penelitian. “Kami ingin syarat PKM ini dirubah, karena itu bagian penting dari perguruan tinggi,” katanya.

“Sebab dengan PKM, peran dosen sangat besar menangani permasalahan di masyarakat atau di lingkungan kampus,” imbuhnya.

Ia mengungkapkan, salah satu kendala masih minimnya dosen melakukan program PKM, karena belum terjalinnya komunikasi yang baik dengan pemerintah daerah (Pemda).

“Ini akan kami dorong dan fasilitas dengan Pemda. Kalau misalnya di suatu daerah ada masalah stunting dan di situ ada kampus kesehatan tapi tidak bisa menanganinya. Ini artinya tidak konek, padahal pengabdian kepada masyarakat itu bagian dari kampus berdampak,” terangnya. (nas)

Tags: Kampus BerdampakKemendiktisaintek

Berita Terkait.

Komisi I DPR Dukung Penerapan PP Tunas untuk Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital
Nasional

Komisi I DPR Dukung Penerapan PP Tunas untuk Perkuat Perlindungan Anak di Ruang Digital

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:15
DPR Ingatkan Pemerintah Perjelas Informasi Stok BBM agar Tak Picu “Panic Buying’
Nasional

DPR Ingatkan Pemerintah Perjelas Informasi Stok BBM agar Tak Picu “Panic Buying’

Rabu, 11 Maret 2026 - 12:05
Pembatasan Akses Medsos pada Anak di Bawah Umur 16 Tahun, Komisi X: Pemerintah Harus Siapkan Juknisnya
Nasional

Pembatasan Akses Medsos pada Anak di Bawah Umur 16 Tahun, Komisi X: Pemerintah Harus Siapkan Juknisnya

Rabu, 11 Maret 2026 - 10:33
Genjot Legislasi di Bulan Ramadan, Baleg DPR Targetkan Sejumlah RUU Prioritas Rampung
Nasional

Genjot Legislasi di Bulan Ramadan, Baleg DPR Targetkan Sejumlah RUU Prioritas Rampung

Rabu, 11 Maret 2026 - 07:30
klb
Nasional

Waspada KLB Campak, IDAI Serukan Imunisasi dan Tindakan Pencegahan

Rabu, 11 Maret 2026 - 06:06
eddy
Nasional

Pimpinan MPR Sarankan Pemerintah Amankan Pasokan Migas Nasional

Rabu, 11 Maret 2026 - 04:04

BERITA POPULER

  • osn

    Sejak Usia 4 Tahun Kenalin Tata Surya, 5 Kali Raih Juara Olimpiade Sains Nasional

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
  • Polri Mutasi 54 Perwira, Brigjen Totok Suharyanto Jabat Kepala Kortastipidkor

    12485 shares
    Share 4994 Tweet 3121
  • KPK Periksa ASN Bea Cukai dan Dua Pegawai Importir Terkait Kasus Suap Impor Barang KW

    722 shares
    Share 289 Tweet 181
  • Bea Cukai dan Polri Gagalkan Penyelundupan 16 Ton Pasir Timah di Perairan Kepri

    775 shares
    Share 310 Tweet 194
  • BCA Siapkan Rp65,7 Triliun Uang Tunai Jelang Lebaran 2026, Ini Cara Tukar Uang Pecahan Kecil

    4208 shares
    Share 1683 Tweet 1052
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-14.56.53-2.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/Ketua-DKPP-RI-Ucapan-HUT-Indoposco-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/kpu-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.05.54.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.09.02.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.17.07.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.26.21-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.33.51.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.28.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.33.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.34.36.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.12.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.09.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-02-at-23.38.05.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/reelsvideo.io_1770980360242.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980454583.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/ssstik.io_1770980562250-1.mp4
https://indoposco.id/wp-content/uploads/2026/02/WhatsApp-Video-2026-02-15-at-14.35.24.mp4
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.