• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Tekad, Empati, dan Penerimaan: 3 Pilar Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Minggu, 30 November 2025 - 22:27
in Nasional
IMG-20251130-WA0024

(kiri ke kanan): Direktur PKPLK Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen, Fajri Hidayatullah; Tenaga Ahli Mendikdasmen, Rita Pranawati; Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin bersama moderator dan interpreter dalam diskusi jelang peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang jatuh pada 3 Desember 2025 mendatang menjadi momentum penting bagi para pemangku kepentingan di dunia pendidikan untuk kembali menegaskan komitmen terhadap pendidikan inklusif.

Dalam sebuah dialog yang penuh kehangatan, tiga tokoh dari Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menyampaikan seruan kuat tentang tekad, penerimaan, dan empati bagi seluruh penyandang disabilitas di Indonesia.

BacaJuga:

Dompet Dhuafa Buka Peluang Usaha bagi Mahasiswa IP Trisakti

Mukhtarudin Tegaskan Komitmen Selesaikan Masalah PMI di Hong Kong

Cegah Narkotika Cair, Kapolri Larang Seluruh Anggota Gunakan Vape

Direktur Pendidikan Khusus dan Pendidikan Layanan Khusus (PKPLK) Ditjen Pendidikan Vokasi Kemendikdasmen, Fajri Hidayatullah, yang juga merupakan penyandang disabilitas, mengawali dengan pesan motivatif yang menggugah.

“Menjadi disabilitas bukan keinginan kita. Tetapi satu hal, saya bisa mengutip Prof. Jason Arday. Di usia 11 tahun beliau memiliki hambatan autis, namun dengan tekadnya terus belajar, ia membuktikan bahwa dengan ketekunan dan disiplin, akan selalu ada orang yang memberi kesempatan seluas-luasnya,” ujar Fajri dalam diskusi jelang peringatan Hari Disabilitas Internasional 2025 yang digelar di Jakarta, Jumat (28/11/2025).

Fajri juga mengajak para penyandang disabilitas untuk lebih mengenal diri, berdamai dengan keadaan, serta memahami lingkungan agar dapat mengambil peran di masyarakat.

“Kenali diri, berdamailah, lalu kenali lingkungan. Setelah itu, teman-teman pasti bisa mengambil peran,” imbuhnya.

“Menjadi disabilitas bukanlah hambatan, tetapi mampu untuk menjawab tantangan,” tambahnya.

Pada kesempatan yang sama, Tenaga Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Rita Pranawati, menyoroti pentingnya penerimaan sosial dan empati dalam pendidikan inklusif.

“Menjadi disabilitas itu adalah situasi yang tidak bisa kita pilih. Maka kita semua wajib menghargai dan berempati karena mereka memiliki hak yang sama untuk mengenyam pendidikan,” kata Rita.

Ia menekankan bahwa pendidikan bukan hanya milik anak-anak non-disabilitas, tetapi hak semua anak Indonesia. “Penerimaan dari orang tua, masyarakat, dunia usaha, hingga anak-anak kita sendiri sangat menentukan keberhasilan pendidikan inklusi,” jelasnya.

Rita juga menyampaikan bahwa baik pendidikan formal maupun nonformal harus memberi ruang yang setara kepada siapapun, khususnya penyandang disabilitas. “Yang terpenting adalah penerimaan dan komitmen pemerintah untuk terus menghadirkan layanan pendidikan bermutu bagi penyandang disabilitas,” tegasnya.

Sementara itu, Dirjen Pendidikan Vokasi PKPLK Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, menegaskan perlunya kolaborasi lintas sektor dalam memperluas kecakapan masyarakat terhadap isu disabilitas.

“Saya ingin mengajak kita semua, baik dari pemerintah, masyarakat, dan media untuk terus meningkatkan penyadaran tentang respek dan empati kepada disabilitas,” ucap Tatang.

Tatang menilai bahwa kisah inspiratif dari lapangan dapat menjadi dorongan kuat bagi para penyandang disabilitas untuk bangkit.

“Mungkin kita bisa berkolaborasi mengangkat berita-berita yang memberi semangat sekaligus mengingatkan masyarakat untuk terus memberikan perhatian dan empati,” terangnya.

Lebih lanjut, Tatang juga mengajak semua pihak untuk memperkuat gerakan pendidikan inklusif di seluruh Indonesia.

“Mari kita terus bergerak memperjuangkan pendidikan yang lebih inklusif. Dunia pendidikan harus menjadi tempat yang aman, ramah, dan menggembirakan bagi semua peserta didik,” tutupnya.

Dengan berbagai pesan yang menggema hari itu, semangat pendidikan inklusif kembali ditegaskan sebagai komitmen bersama menuju Indonesia yang lebih peduli, setara, dan manusiawi. (her)

Tags: DisabilitasHari Disabilitas InternasionalKemendikdasmenpendidikanPendidikan InklusifPenyandang Disabilitas

Berita Terkait.

dd
Nasional

Dompet Dhuafa Buka Peluang Usaha bagi Mahasiswa IP Trisakti

Senin, 2 November 2026 - 13:33
Mukhtarudin
Nasional

Mukhtarudin Tegaskan Komitmen Selesaikan Masalah PMI di Hong Kong

Senin, 2 November 2026 - 10:20
suyudi
Nasional

Cegah Narkotika Cair, Kapolri Larang Seluruh Anggota Gunakan Vape

Senin, 2 November 2026 - 09:10
sri
Nasional

Gandeng Perhotelan Turki, KP2MI Gelar Seleksi CPMI

Senin, 2 November 2026 - 07:07
soptek
Nasional

Tolak PPN Pembalut, FKBI Dorong Pemerintah Optimalkan Cukai Rokok dan Minuman Manis

Senin, 2 November 2026 - 05:15
santri
Nasional

Penggerebekan Ponpes di Sukoharjo, Kemenag: Pendampingan Para Santriwati Itu Utama

Senin, 2 November 2026 - 00:30

OLAHRAGA

bca
Olahraga

Runvestasi 2026 Dimulai, BCA Ajak Masyarakat Lari Sehat Sekaligus Belajar Investasi

Editor Ali Rachman
Senin, 2 November 2026 - 04:14

INDOPOSCO.ID - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) resmi membuka kompetisi lari dan investasi bertajuk Runvestasi 2026: Wealth Life Balance...

SelengkapnyaDetails
Arisan Elqueen Berujung Buntung, 24 Warga Lebak-Pandeglang Tertipu Rp1,34 Miliar

Hadapi Duel Papan Atas, Stjepan Loncar Pastikan Persija Siap Tempur

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 17:13
Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Jelang Laga Lawan Dewa United, Shin Tae-yong Minta Persija Tetap Waspada

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 14:39
Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

Jumat, 30 Oktober 2026 - 08:13
Wamendagri Tegaskan Kepercayaan Masyarakat Jadi Modal Utama Kepemimpinan Kepala Daerah

Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:57

BERITA POPULER

  • MUI

    Penggerebekan Ponpes Hamalatul Qur’an Berbuntut Panjang, MUI Layangkan 5 Tuntutan ke Polri

    1819 shares
    Share 728 Tweet 455
  • Kurangi Beban Dosen, Mendiktisaintek Bakal Tata Kembali Prodi untuk Efisiensi Kampus

    5161 shares
    Share 2064 Tweet 1290
  • Super League Pekan 8: Persija Diuji Dewa United, Persib-PSS Bawa Misi Penting

    1155 shares
    Share 462 Tweet 289
  • Krisis Tata Kelola Futsal, Pemilik Klub Minta PSSI Turun Tangan

    1009 shares
    Share 404 Tweet 252
  • Resmi Dirilis, Ini Jadwal Lengkap Timnas Indonesia di Piala Asia 2027

    888 shares
    Share 355 Tweet 222
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.