INDOPOSCO.ID – Persib Bandung kembali memasuki pekan yang menguras energi dan pikiran. Di tengah ambisi memperkokoh posisi papan atas, Maung Bandung harus menghadapi ujian berat berikutnya, kunjungan ke markas Madura United di Stadion Gelora Ratu Pamelingan pada laga pekan ke-14 Super League 2025/26, Minggu (30/11/2025) pukul 19.00 WIB. Pertandingan ini bagaikan persimpangan penting bagi perjalanan mereka, sebuah laga yang bisa mengubah arah momentum.
Sebelum menyentuh tanah Madura, Persib baru saja melakoni duel melelahkan di ajang AFC Champions League (ACL) Two melawan Lion City Sailors di Singapura. Kekalahan di Stadion Bishan bukan hanya menorehkan hasil minor, tetapi juga memaksa skuad besutan Bojan Hodak bergulat dengan kelelahan perjalanan lintas negara. Namun, di tengah tekanan itu, rombongan Maung Bandung langsung bergerak ke Surabaya untuk mempersiapkan diri tanpa menoleh ke belakang.
Hodak menegaskan bahwa fokus adalah kunci. Semua kekurangan pada laga sebelumnya harus diperbaiki agar langkah Persib tak melenceng dari jalur persaingan dengan tiga tim teratas, PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, dan Borneo FC yang kini memimpin klasemen.
“Madura United adalah tim yang bagus. Mereka juga mendatangkan pelatih baru. Ini akan menjadi pertandingan yang ketat dan tidak mudah. Sekarang kami harus lebih fokus lagi agar mendapatkan hasil terbaik,” tegas Hodak dalam keterangan resmi klub, Minggu (30/11/2025).
Walaupun terpaut jauh di klasemen, Hodak sadar bahwa laga di Stadion Gelora Ratu Pamelingan tidak akan menjadi perjalanan santai. Madura United dikenal berbahaya bila bermain di depan pendukung sendiri. Terlebih dengan pelatih baru, gairah mereka untuk bangkit semakin membara.
Statistik mungkin memberi angin segar bagi Persib. Dalam lima pertemuan terakhir, Madura United belum sekali pun menaklukkan Pangeran Biru. Bahkan, tanah Madura pernah menjadi tempat lahirnya kenangan manis ketika Persib meraih trofi Liga 1 2023/24. Semua itu kini menjadi bahan bakar tambahan dalam perjalanan mereka merebut tiga poin.
“Kami juga sedang membenahi kekurangan-kekurangan yang ada. Tim siap bertanding dan pemain tampil maksimal untuk mendapatkan hasil terbaik. Tentu kami ingin menjaga dan melanjutkan tren kemenangan ini di Super League,” tambah pelatih berkebangsaan Kroasia tersebut.
Di sisi lain, Madura United datang dengan energi baru. Pelatih asal Brasil, Carlos Parreira, berusaha menghidupkan kembali semangat Laskar Sapeh Kerrab setelah kalah tipis 0-1 dari Borneo FC. Mereka menganggap duel melawan Persib sebagai kesempatan untuk membalikkan keadaan.
“Kami memiliki waktu berlatih dan mempersiapkan tim ini dengan sangat baik. Pengertian sesama pemain sudah terjalin cukup baik juga. Saya yakin tim ini siap 100 persen untuk menghadapi pertandingan nanti,” ujar Parreira penuh keyakinan.
Dengan kedua tim sama-sama bertekad mengubah nasib, duel di Pamelingan dipastikan menjadi panggung pertaruhan mental dan energi. Persib ingin kembali menegaskan diri sebagai pesaing gelar, sementara Madura United berjuang agar rumahnya tidak menjadi tempat berpesta lawan. (her)











