• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

LKC Dompet Dhuafa Tumbuh Sehat Bermanfaat, Kukuhkan Komitmen Layanan Kesehatan Berkelanjutan

Milad Ke-24

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Jumat, 28 November 2025 - 10:58
in Nasional
DD

Kepala LKC Dompet Dhuafa Pusat, drg. Martina Tirta Sari, dalam acara perayaan puncak Milad ke-24 di Sasana Budaya Rumah Kita, Philanthropy Building, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Foto: Dokumen LKC Dompet Dhuafa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSO.ID – Layanan Kesehatan Cuma-Cuma (LKC) Dompet Dhuafa merayakan puncak Milad ke-24 di Sasana Budaya Rumah Kita, Philanthropy Building, Jakarta, Kamis (20/11/2025). Dengan mengusung tema “Tumbuh Sehat Bermanfaat”, momentum ini menjadi pengingat atas jejak panjang LKC Dompet Dhuafa dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi kaum dhuafa di seluruh Indonesia, sekaligus memperkuat komitmen kolaboratif menuju keberlanjutan layanan kesehatan masyarakat.

Ketua Pengurus YRST Dompet Dhuafa, Ismail A. Said, membuka rangkaian sambutan dengan memberikan apresiasi atas dedikasi seluruh insan LKC Dompet Dhuafa.

BacaJuga:

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Ia menyebutkan selama lima tahun terakhir Dompet Dhuafa telah mengalokasikan lebih dari Rp100 miliar dana zakat untuk program-program kesehatan yang dijalankan LKC Dompet Dhuafa dan menjangkau lebih dari 1,6 juta penerima manfaat.

“Semoga LKC terus berkhidmat menyehatkan bangsa, utamanya kaum dhuafa. Angka ini besar, namun kita berharap akan terus meningkat seiring meningkatnya penghimpunan dana umat,” ujar Ismail.

Dia juga menyampaikan kabar baik terkait potensi kebijakan pemerintah mengenai pembebasan tunggakan iuran BPJS yang selama ini banyak dibantu oleh LKC Dompet Dhuafa.

Menurutnya, bila kebijakan ini terealisasi, LKC Dompet Dhuafa dapat mengalihkan dukungan dana tersebut ke program kesehatan lain yang lebih luas dampaknya.

Ismail turut mengapresiasi keberhasilan LKC Dompet Dhuafa meraih posisi terbaik kedua SDGs Action Award 2025 melalui program unggulan Pos Gizi.

Wakil Ketua Pengurus Dompet Dhuafa, Herdiansah, menegaskan kekuatan LKC Dompet Dhuafa terletak pada keberaniannya hadir di wilayah-wilayah dengan akses kesehatan yang minim. Program Bidan untuk Negeri, Pos Gizi, dan Kawasan Sehat menjadi bukti komitmen tersebut, terutama di wilayah Aceh dan Papua yang memiliki tantangan geografis serta keterbatasan infrastruktur.

“Kami mencari celah-celah sempit di mana orang lain tidak bisa datang, namun LKC bisa hadir. Program yang kuat adalah yang berakar pada nilai lokal dan memperkuat komunitas,” ucapnya.

Menurut Herdiansyah, pendekatan pemberdayaan yang memadukan kearifan lokal, pendampingan, dan metode positive deviance menjadi kunci keberhasilan sejumlah program LKC Dompet Dhuafa yang terus berkembang di daerah-daerah terpencil.

Pembina Dompet Dhuafa, Andi Makmur Maka, menyatakan Milad LKC yang bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional menjadi momentum untuk meneguhkan kembali bahwa kesehatan merupakan pondasi utama sebuah bangsa.

Ia menekankan pemberdayaan masyarakat adalah elemen kunci dalam menjawab kompleksitas masalah kesehatan hari ini.

“Pemberdayaan berarti memberi kemampuan, bukan belas kasihan. Kita hadir untuk memulihkan harapan keluarga yang berjuang dalam diam,” ungkap Andi.

Dia juga menyampaikan LKC Dompet Dhuafa berperan penting dalam membantu negara menutup kesenjangan layanan kesehatan, terutama bagi keluarga sederhana, ibu hamil, balita, lansia, dan kelompok difabel.

Kepala LKC Dompet Dhuafa Pusat, drg. Martina Tirta Sari, menyampaikan laporan capaian program sepanjang 2025. Pada tahun ini, LKC Dompet Dhuafa mencatat lebih dari 36 ribu penerima manfaat pada triwulan pertama dengan jangkauan program di 131 kabupaten/kota.

Pendampingan advokasi untuk aktivasi peserta PBI BPJS mencakup 11 ribu pasien dhuafa, sementara program pengobatan, pendampingan ibu hamil, hingga pemulihan gizi balita terus berjalan dengan hasil yang menggembirakan.

Martina menjelaskan kolaborasi layanan ambulans berhasil menjangkau hampir 9 ribu jiwa, dan kerja sama dengan para mitra kolaborator pada 2024–2025 menghasilkan dukungan dana sekitar Rp2,8 miliar. Ia juga menekankan bahwa pengelolaan anggaran menunjukkan peningkatan efisiensi dengan realisasi pemanfaatan dana sebesar 91 persen, atau meningkat 28 persen dari tahun sebelumnya.

“Sebagai kado Milad, program Pos Gizi LKC meraih penghargaan SDGs Action Award 2025 dan hasil pengukuran dampak sosial Program Kawasan Sehat mencapai rasio 3,43. Artinya setiap satu rupiah yang diinvestasikan memberikan manfaat setara lebih dari tiga rupiah bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepala Sekretariat Nasional SDGs Indonesia Bappenas, Pungkas Bahjuri Ali, mengatakan isu stunting dan kualitas pembelajaran menjadi indikator utama pembangunan manusia Indonesia ke depan.

Dia menyampaikan penurunan stunting bukan hanya prioritas jangka pendek, namun merupakan komitmen menuju Indonesia Emas 2045.

“Kontribusi LKC Dompet Dhuafa sangat penting dalam percepatan penurunan stunting. Kualitas manusia Indonesia dimulai dari gizi anak pada 1.000 hari pertama kehidupan,” ungkapnya.

Pungkas mengapresiasi penghargaan SDGs Action Award yang diterima LKC Dompet Dhuafa melalui program Pos Gizi, serta menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memastikan target pembangunan nasional tercapai.

Sebagai bagian dari rangkaian Milad, LKC Dompet Dhuafa juga menyerahkan bantuan gizi bagi anak serta bantuan alat bantu untuk penyandang disabilitas. Bentuk dukungan ini menjadi simbol keberlanjutan program yang dijalankan bersama masyarakat dan pemerintah dalam pilar pelayanan dan pemberdayaan. (adv)

Tags: Dompet DhuafaLayanan Kesehatan BerkelanjutanLKC Dompet Dhuafa

Berita Terkait.

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Kementerian UMKM Optimistis PEWIRA Percepat Terciptanya Wirausaha Berdaya Saing

Senin, 27 Juli 2026 - 23:31
Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 
Nasional

Indonesia Perkuat AI Beretika di Sekolah, Mendikdasmen: Bukan Sekadar Menggunakan 

Senin, 27 Juli 2026 - 23:01
Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 
Nasional

Ikatan Notaris Minta Pemerintah Tunda Pemberlakuan Tarif PNBP Terbaru 

Senin, 27 Juli 2026 - 22:45
Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi
Nasional

Kasus Eks Jampidsus, Ketua PBNU: Jangan Surutkan Semangat Berantas Korupsi

Senin, 27 Juli 2026 - 22:32
Head & Shoulders Gelar Super Cool Run 2026, Padukan Olahraga dan Edukasi Perawatan Kulit Kepala
Nasional

Uni Eropa Dukung 90 Mahasiswa Indonesia Lanjut Studi Magister Lewat Erasmus Mundus

Senin, 27 Juli 2026 - 22:04
Gubernur BI Perry Warjiyo Mundur, Ekonom: Pukulan Telak Sektor Moneter 
Nasional

Gelar Zikir dan Doa Kebangsaan Sambut HUT Ke-81 Kemerdekaan RI 

Senin, 27 Juli 2026 - 21:31

BERITA POPULER

  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1429 shares
    Share 572 Tweet 357
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1151 shares
    Share 460 Tweet 288
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2978 shares
    Share 1191 Tweet 745
  • Citilink dan Aqua Hadirkan Flomiland, Instalasi Seni Interaktif Baru di Terminal 1C

    727 shares
    Share 291 Tweet 182
  • Persija Revisi Agenda Pramusim, Piala Presiden Jadi Ujian Sebelum TC Thailand

    691 shares
    Share 276 Tweet 173
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.