INDOPOSCO.ID – Di balik kerja keras para Awak Mobil Tangki (AMT) yang mendistribusikan energi ke pelosok negeri, terdapat sosok istri yang kini tampil sebagai pilar ekonomi keluarga. Melalui Program TANGKI (Teman Akselerasi Naik Kelas UMKM Petrofin), PT Elnusa Petrofin (EPN) berhasil menggerakkan potensi para istri AMT menjadi pengusaha UMKM yang mandiri di berbagai penjuru Nusantara.
Sejak diluncurkan pada 2023 sebagai bagian dari CSR Petrofin Peduli, program ini telah membina enam UMKM unggulan di Padang, Jambi, Samarinda, Pare-Pare, Gorontalo, hingga Jayapura. Produk yang dihasilkan pun sangat beragam dan berbasis potensi lokal, mulai dari pengolahan kuliner tradisional hingga budidaya perikanan modern.
Manager Corporate Communication & Relations PT Elnusa Petrofin, Putiarsa Bagus Wibowo, menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen jangka panjang perusahaan untuk menciptakan nilai tambah bagi keluarga besar garda terdepan distribusi energi.
“Program tanggung jawab sosial perusahaan ini tidak hanya hadir dalam bentuk kegiatan jangka pendek, tetapi melalui inisiatif berkelanjutan yang memberikan manfaat langsung kepada keluarga yang menjadi bagian penting dari rantai distribusi energi nasional,” ujar Putiarsa dalam keterangannya, Minggu (23/11/2025).
Ekosistem Usaha yang Saling Menguatkan Program TANGKI memberikan pendampingan komprehensif, mulai dari standar kualitas produk, manajemen pembukuan, hingga akses pasar. Uniknya, Elnusa Petrofin menciptakan ekosistem internal market di mana produk-produk UMKM ini diserap sebagai suplai konsumsi perusahaan, seperti snack untuk AMT, katering rapat, hingga hampers.
Beberapa keberhasilan nyata di lapangan antara lain:
Aksena Snack (Jambi): Mengolah tempoyak menjadi camilan autentik dengan omzet mencapai Rp10 juta per bulan.
Budidaya Bioflok (Gorontalo): Menghasilkan panen ikan air tawar hingga 250 kg per dua bulan dengan tambahan pendapatan Rp45 juta per tahun.
Dapur & Catering Petrofin (Padang & Samarinda): Menjadi penyedia konsumsi utama untuk kegiatan internal perusahaan.
Abon Madu Sedap (Pare-Pare) & Cemil Lontar (Jayapura): Mengangkat cita rasa lokal ke pasar yang lebih luas.
Dampak Nyata bagi Keluarga Manfaat pendampingan ini dirasakan langsung oleh para pelaku usaha. Thiur Maita Lubis dari Aksena Snack mengungkapkan bahwa dukungan perusahaan sangat membantu dari tahap produksi hingga pemasaran. “Yang paling membantu, Elnusa Petrofin memberi ruang bagi produk kami sebagai jajanan AMT saat bertugas maupun camilan di kantor,” tuturnya.
Senada dengan hal tersebut, Mutin Kadir, pelaku UMKM bioflok di Gorontalo, merasa usahanya kini jauh lebih stabil.
“Pendampingan ini membuat kami lebih memahami cara mengelola kolam dan proses panen. Dengan pendekatan yang lebih terarah, usaha kami menjadi lebih stabil dan memberi tambahan penghasilan bagi keluarga,” jelas Mutin.
Inisiatif ini sejalan dengan komitmen ESG (Environmental, Social, and Governance) Elnusa Petrofin, khususnya dalam mendukung SDGs Poin 5 tentang Kesetaraan Gender dan Poin 8 mengenai Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi. Ke depannya, Elnusa Petrofin menargetkan lebih banyak wilayah untuk bergabung dalam program pemberdayaan ini. (her)









