• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Atasi Trafik 1,9 Juta Peserta SDUWHV, DPR Akui Imigrasi Lebih Responsif dan Adaptif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Senin, 24 November 2025 - 22:12
in Nasional
willy

Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya saat menyampaikan sejumlah kesimpulan kepada jajaran Ditjen Imigrasi di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta Selatan. Foto: Setjen DPR untuk Indoposco.id

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua Komisi XIII DPR RI, Willy Aditya, menegaskan bahwa pihaknya terus mengawal penuh upaya pembenahan sistem Surat Dukungan Untuk Work and Holiday Visa (SDUWHV) yang tengah dijalankan Direktorat Jenderal Imigrasi.

Ia menjelaskan bahwa langkah-langkah korektif yang dilakukan Imigrasi merupakan bagian dari komitmen pemerintah untuk memperkuat transparansi dan akuntabilitas pelayanan publik.

BacaJuga:

Timwas Haji DPR: Jangan Kambinghitamkan KBIHU dalam Persoalan Haji 2026

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Willy menyampaikan, tahap pertama yang kini ditunggu DPR adalah hasil audit Ombudsman terkait penyelenggaraan SDUWHV tahun 2025.

“Hasil audit tersebut nantinya akan dibahas secara mendalam dalam rapat bersama Komisi XIII, sebagai dasar evaluasi objektif dan menyeluruh,” katanya kepada INDOPOSCO.ID pada Senin (24/11/2025).

Lanjutnya, pada tahap kedua, DPR mendorong Ditjen Imigrasi terus melakukan perbaikan dan modernisasi sistem, mengingat posisi Imigrasi dalam proses ini adalah fasilitator yang memastikan prosedur berjalan sesuai kewenangan masing-masing, termasuk kewenangan utama yang berada di tingkat kedutaan.

“Karena itu, transparansi dan akuntabilitas menjadi prinsip yang diperkuat dalam setiap pengembangan sistem,” ujarnya.

Lebih jauh, kata Willy, Komisi XIII juga meminta agar peserta yang terbukti mengakses dari luar negeri menggunakan VPN dapat ditindak tegas melalui pembatalan kelolosan.

“Hal ini demi menjamin keadilan seluruh peserta dan menjaga integritas sistem,” ucapnya.

Legislator Fraksi NasDem itu juga menekankan bahwa Imigrasi juga didorong untuk mengadopsi metode alternatif lain guna mengatasi lonjakan trafik.

Ia menuturkan, laporan teknis menyebut bahwa lonjakan akses mencapai 1,9 juta peserta, padahal jumlah peserta hanya sekitar 27 ribu.

“Situasi ini terjadi akibat praktik “perang” akses digital, di mana peserta memakai beragam perangkat, dari warnet hingga beberapa PC dan tablet sekaligus, sehingga menimbulkan trafik tidak wajar,” tukasnya

Untuk mendapatkan gambaran seimbang, Komisi XIII akan mengundang peserta yang lolos dalam proses tersebut sehingga keputusan evaluasi dapat dilakukan berdasarkan data dan perspektif yang lengkap.

“Bahkan Google yang mengakui sistem menjadi sangat padat menyebut kondisi ini sebagai crowded environment,” tambahnya.

Selain itu, dalam rapat dengar pendapat tadi, terkait isu dugaan permainan belakang yang sempat disuarakan peserta aksi demonstrasi juga langsung ditanggapi.

“Pak Dirjen tadi secara terbuka memberikan nomor kontak resmi untuk memastikan setiap laporan pelanggaran akan ditindak cepat dan tegas,” ucapnya.

“DPR menilai langkah ini menunjukkan tingkat keterbukaan dan responsibilitas yang baik dari Imigrasi,” tambahnya.

Willy juga mengapresiasi penjelasan Ditjen Imigrasi mengenai alasan penerapan mekanisme war digital.

Menurutnya, pendekatan berbasis IT ini justru merupakan upaya menghadirkan proses yang lebih transparan, setelah sebelumnya metode wawancara manual dianggap terlalu tertutup.

“Namun demikian, DPR tetap mendorong penyederhanaan sistem agar peserta tidak dibebani lampiran-lampiran yang membuat proses semakin kompleks,” kata dia.

Dalam rapat, Imigrasi juga membuka opsi penyerahan proses tertentu kepada kedutaan bila dinilai lebih efektif.

Menurut Willy, keterbukaan pada berbagai opsi ini menunjukkan bahwa Ditjen Imigrasi serius melakukan reformasi pelayanan publik.

Menutup pernyataannya, Willy menegaskan bahwa fenomena lonjakan trafik hingga 1,9 juta peserta merupakan bukti tantangan besar dalam digitalisasi layanan publik.

Dengan berbagai perangkat yang digunakan peserta mulai dari warnet hingga alat khusus lonjakan akses menjadi tak terhindarkan.

Namun demikian, kata Willy, DPR menilai ketegasan Ditjen Imigrasi menjaga integritas sistem digital SDUWHV merupakan cermin kuat dari arah reformasi pelayanan publik yang sedang ditempuh pemerintah.

“Dengan demikian ini akan menjadi fondasi penting agar layanan keimigrasian semakin terpercaya dan adaptif di masa mendatang,” pungkasnya.

Terpisah Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto saat dihubungi menegaskan Kemen Imipas tidak segan-segan untuk memproses secara hukum pada oknum yang diduga ikut bermain dalam proses SDUWHV.

“Silakan dilaporkan ke APH siapapun yang bermain termasuk pegawai Imigrasi, biar tau siapa yang nakal,” tegasnya. (fer)

Tags: DPRImigrasiPeserta SDUWHVTrafik

Berita Terkait.

haji
Nasional

Timwas Haji DPR: Jangan Kambinghitamkan KBIHU dalam Persoalan Haji 2026

Senin, 1 Juni 2026 - 07:07
np
Nasional

Kurban untuk Negeri, PLN Nusantara Power Salurkan 39.863 Paket Daging Kurban ke Masyarakat

Senin, 1 Juni 2026 - 02:02
lalu
Nasional

Prabowo Instruksikan Sekolah Belajar Bahasa Prancis, DPR Panggil Mendikdasmen

Minggu, 31 Mei 2026 - 23:23
ryacudu
Nasional

Kemhan Gelar Upacara Penghormatan dan Pemakaman Militer Ryamizard Ryacudu Senin

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:02
polkam
Nasional

Menko Polkam Ingatkan Calon Birokrat Soal Tantangan Geopolitik hingga Kebocoran Negara

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:11
bowo
Nasional

Dino Patti Djalal Usul Prabowo Andalkan Video Call untuk Kurangi Kunker, Singgung Presiden Meksiko

Minggu, 31 Mei 2026 - 19:18

BERITA POPULER

  • APTISI dan SURGE Bangun Jaringan Digital Nasional untuk Ribuan PTS

    Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3490 shares
    Share 1396 Tweet 873
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2538 shares
    Share 1015 Tweet 635
  • Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5694 shares
    Share 2278 Tweet 1424
  • Hunian Rp500 Jutaan di Tengah Kota, BTN dan KAI Siapkan 5.400 Unit TOD

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Dandhy Laksono Bongkar Sosok “Backing” di Balik Film Sexy Killers hingga Pesta Babi

    939 shares
    Share 376 Tweet 235
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.