• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Misi Indonesia di G20: dari QRIS Mendunia hingga Ketahanan Pangan Global

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Minggu, 23 November 2025 - 16:33
in Ekonomi
wamenkeu

Wakil Menteri Keuangan RI Thomas Djowandono, Menteri Koordinator Perekonomian RI Airlangga Hartarto dan Wakil Menteri Luar Negeri RI Arrmanatha Nasir (kiri ke kanan) dalam konferensi pers virtual Konfersni Tingkat Tinggi (KTT) G20 dari Johannesburg, Minggu (23/11/2025). Foto: Dokumen Kemenko Perekonomian

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Di tengah dinamika perekonomian dunia yang terus berubah, Indonesia kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu motor penggerak negara-negara berkembang dalam merumuskan tata kelola global yang lebih adil. Semangat itu kembali tampak saat Indonesia berpartisipasi aktif pada Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, pada 22-23 November 2025, sebuah momentum bersejarah karena untuk pertama kalinya forum tersebut berlangsung di benua Afrika.

Sebagai negara yang pernah memegang Presidensi G20 pada 2022, Indonesia tetap konsisten mendorong agenda inklusi, ketahanan global, dan penguatan suara Global South. Estafet gagasan besar tersebut kini diteruskan Afrika Selatan melalui kepemimpinannya pada G20 tahun ini.

BacaJuga:

Produk Kecantikan Indonesia Bidik Pasar Global, Potensi Transaksi Tembus Rp39,8 Miliar

Pemerintah Tarik Utang Baru, DPR Khawatir Ruang Fiskal Pembangunan Terganggu

Wamenkop: Indonesia dan ASEAN Perkuat Koperasi Pertanian Guna Wujudkan Swasembada Pangan

Dalam konferensi pers virtual dari Johannesburg, pada Minggu (23/11/2025), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan Wakil Presiden (Wapres) RI Gibran Rakabuming Raka hadir dalam rangkaian hari pertama pertemuan G20 bersama 37 kepala negara dan pemerintahan, pimpinan organisasi internasional seperti Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), International Monetary Fund (IMF), dan World Bank, serta berbagai institusi global lainnya.

Airlangga menegaskan Presidensi Afrika Selatan membawa tema besar Solidarity, Equality, Sustainability.

“Dalam kepemimpinannya, Afrika Selatan mengambil tema Solidarity, Equality, dan Sustainability, dan ini menandai berakhirnya estafet kepemimpinan Global South di G20, yang dimulai dari kepemimpinan Indonesia di tahun 2022, dilanjutkan oleh India, Brasil, dan tahun ini Afrika Selatan,” ungkap Airlangga dalam keterangannya, Minggu (23/11/2025).

Selama pelaksanaan KTT, Wapres Gibran mengikuti dua sesi utama yang membahas ekonomi inklusif dan berkelanjutan, pendanaan pembangunan, serta isu strategis seperti pengurangan risiko bencana, perubahan iklim, transisi energi, hingga ketahanan pangan.

Airlangga menjelaskan dalam pidatonya, Wapres Gibran menekankan pentingnya pertumbuhan global yang tidak hanya kuat, tetapi juga adil dan inklusif.

Ia menyoroti perlunya pembiayaan internasional yang dapat diakses dan diprediksi oleh negara-negara berkembang. Berbagai instrumen seperti penghapusan utang, mekanisme pembiayaan inovatif, blended finance, dan pendanaan transisi berkeadilan disebutkan sebagai langkah yang harus diperkuat.

Indonesia juga mengangkat keberhasilan inovasi digital berbiaya rendah, salah satunya sistem pembayaran QRIS yang kini telah digunakan hingga ke Jepang dan Korea. Inisiatif ini menjadi bukti konkret bagaimana digitalisasi memainkan peran besar dalam inklusi keuangan dan mempererat ekonomi kawasan.

“Bapak Wakil Presiden juga mendorong dimulainya Dialog G20 mengenai ekonomi kecerdasan atau Artificial Intelligence dengan mempertimbangkan teknologi keuangan yang semakin maju. Kedua, menegaskan bahwa ketahanan pangan bukan hanya agenda ekonomi, tetapi juga kebutuhan mendasar dan investasi strategis,” jelasnya.

Dalam sesi terpisah, para pemimpin G20 juga menggarisbawahi fakta bahwa sekitar 720 juta penduduk dunia masih hidup dalam kondisi rawan pangan. Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang tengah dikembangkan Indonesia menjadi contoh bagaimana intervensi sistemik dapat memperkuat ketahanan pangan sekaligus menggerakkan ekonomi lokal melalui pemberdayaan petani, peternak, dan rantai pasok domestik.

Pembahasan lain menyoroti urgensi pengurangan risiko bencana bagi negara rawan seperti Indonesia. Letak geografis di ring of fire menjadikan mitigasi bencana sebagai bagian penting dari strategi pembangunan nasional. Airlangga juga menyinggung bahwa krisis kemanusiaan di berbagai wilayah dunia membutuhkan penanganan yang menempatkan kemanusiaan di pusat tata kelola global.

“Bencana tersebut tidak hanya bersifat alamiah, tetapi sebagian juga merupakan akibat dari ulah manusia. Hal ini tercermin dari berbagai krisis kemanusiaan yang terjadi di Gaza, Ukraina, Sudan, Sahel, dan sejumlah wilayah lainnya. Berbagai peristiwa tersebut menegaskan perlunya penempatan kemanusiaan di pusat tata kelola global, dan mendorong G20 sebagai teladan,” tuturnya.

Afrika Selatan, sebagai tuan rumah, mendapatkan dukungan sejumlah negara untuk memperkuat ruang bagi benua Afrika dalam tata kelola global. Benua tersebut dipandang sebagai kawasan masa depan dengan potensi pertumbuhan ekonomi, industrialisasi, dan peran strategis dalam stabilitas global.

“Di sela-sela G20, Bapak Wapres Gibran juga menghadiri MIKTA (Meksiko, Indonesia, Korea Selatan, Turki, dan Australia) Leaders Gathering bersama pemimpin dari Meksiko, Korea Selatan, Turkiye, dan Australia. Di kesempatan ini juga Indonesia menyampaikan selamat dan terima kasih atas kepemimpinan Korea Selatan di MIKTA tahun ini, dan tahun depan akan dipimpin oleh Australia,” tambahnya.

Dengan rangkaian pembahasan strategis dan kolaborasi yang diperkuat, kehadiran Indonesia di KTT G20 Afrika Selatan 2025 kembali menegaskan komitmennya sebagai jembatan kepentingan negara berkembang sekaligus motor penggerak solusi global. Sebuah langkah konsisten menuju tatanan dunia yang lebih adil, inklusif, dan berkelanjutan. (her)

Tags: Ketahanan Panganktt g20QRIS

Berita Terkait.

Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam
Ekonomi

Produk Kecantikan Indonesia Bidik Pasar Global, Potensi Transaksi Tembus Rp39,8 Miliar

Senin, 12 Oktober 2026 - 22:05
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Ekonomi

Pemerintah Tarik Utang Baru, DPR Khawatir Ruang Fiskal Pembangunan Terganggu

Senin, 12 Oktober 2026 - 21:15
Teken SEB dengan Mentan, Mendagri Minta Daerah Sukseskan Swasembada Pangan
Ekonomi

Wamenkop: Indonesia dan ASEAN Perkuat Koperasi Pertanian Guna Wujudkan Swasembada Pangan

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:05
SBR015 Hadir dengan Dua Pilihan Tenor, Pilihan Investasi Semakin Mudah melalui BRI
Ekonomi

SBR015 Hadir dengan Dua Pilihan Tenor, Pilihan Investasi Semakin Mudah melalui BRI

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:56
BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Diversifikasi Portofolio Nasabah
Ekonomi

BRI Wealth Management Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Diversifikasi Portofolio Nasabah

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:46
BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia, Tembus USD6,9 Miliar Versi Brand Finance 2026
Ekonomi

BRI Pertahankan Gelar Merek Paling Bernilai di Indonesia, Tembus USD6,9 Miliar Versi Brand Finance 2026

Senin, 12 Oktober 2026 - 18:35

OLAHRAGA

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang
Olahraga

Mandalika Mendunia, Pertamina Apresiasi Kolaborasi di Balik Sukses MotoGP 2026

Editor Dilianto
Senin, 12 Oktober 2026 - 20:51

INDOPOSCO.ID - Kesuksesan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, bukan hanya...

SelengkapnyaDetails
Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Anggota DPR Kecam Kekerasan terhadap Tim EPA Persib Bandung di Batang

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:40
Tobat Ekologis, Menag Ajak Umat Bersahabat dengan Alam

5 Emas Asian Games Jadi Alarm Evaluasi, Okto Dorong Pembenahan Sistem Olahraga

Senin, 12 Oktober 2026 - 20:30
Banjir Bandang Padang, Puan Desak Perlindungan Pengungsi hingga Pemulihan Ekonomi Warga Terdampak

Andra Soni Lepas Atlet Disabilitas Banten ke Ajang Nasional: Kalian Inspirasi Kita Semua

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:55
Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Bus Pemain Muda Persib Diserang, Manajemen Pastikan Tempuh Jalur Hukum

Senin, 12 Oktober 2026 - 17:17

BERITA POPULER

  • Sinergi Bea Cukai-Bareskrim Berbuah Manis, 5 Kg Sabu Berhasil Diamankan di Bogor

    Hendra Kurniawan Pimpin Polda Banten, Hengki Lanjut ke Jabar

    1063 shares
    Share 425 Tweet 266
  • Daftar Harga Mobil Elektrifikasi Wuling 2026, dari Aira EV hingga Wuling Darion EV

    928 shares
    Share 371 Tweet 232
  • Darion dan Eksion PHEV Wuling Raih Pengakuan di FCR 2026

    890 shares
    Share 356 Tweet 223
  • Pengusaha Pilihan

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Elnusa Perkuat Produksi Migas, HWU EHR#10 Dukung Pembukaan Kembali Sumur Idle

    667 shares
    Share 267 Tweet 167
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.