• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Pertama di Indonesia, PLN NP Tampilkan Teknologi Bio-CNG untuk Pembangkit di Electricity Connect 2025

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Kamis, 20 November 2025 - 22:48
in Ekonomi
booth

Booth PLN Nusantara Power pada Electricity Connect 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC) Senayan, 19-21 November 2025. Foto: Istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – PLN Nusantara Power (PLN NP) kembali menegaskan perannya sebagai pelopor transisi energi nasional melalui inovasi-inovasi strategis yang ditampilkan pada ajang Electricity Connect 2025 di Jakarta International Convention Center (JICC), 19–21 November 2025.

Salah satu inovasi yang menjadi sorotan adalah pemanfaatan Bio-Compressed Natural Gas (Bio-CNG) sebagai bahan bakar alternatif pembangkit gas, yang jadi terobosan pertama di Indonesia.

BacaJuga:

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Bio-CNG dihasilkan dari pengolahan limbah cair kelapa sawit atau Palm Oil Mill Effluent (POME) yang selama ini berpotensi mencemari lingkungan. Dengan kandungan metana tinggi dan bersifat karbon-netral, Bio-CNG mampu menggantikan sebagian gas alam pada pembangkit sehingga menekan emisi karbon sekaligus mendayagunakan limbah organik sebagai energi bersih.

PLN NP sukses melakukan first operation dan uji coba co-firing 5 persen Bio-CNG pada PLTGU Belawan pada 14 Agustus 2025. Semua parameter operasi tercatat aman, dan inovasi ini membuka peluang besar untuk replikasi di pembangkit gas PLN NP lainnya.

Potensi ini makin kuat dengan penandatanganan nota kesepahaman (memorandum of understanding/MoU) pengembangan Bio-CNG bersama PT KIS Biofuel Indonesia pada 22 September 2025 serta kolaborasi lanjutan dengan PLN EPI dalam penguatan rantai pasok nasional.

Selain memberikan kontribusi terhadap penurunan emisi karbon, pemanfaatan Bio-CNG juga menjadi solusi strategis dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi berbasis fossil. Dengan memanfaatkan limbah POME yang tersedia melimpah di dalam negeri, PLN NP berupaya menciptakan sumber energi alternatif yang lebih stabil, ekonomis, dan berkelanjutan. Langkah ini diharapkan mampu memperkuat ketahanan energi nasional sekaligus membuka peluang pengembangan industri hijau di kawasan sentra kelapa sawit.

Ke depan, PLN NP tengah memetakan sumber-sumber potensial untuk replikasi penggunaan Bio-CNG pada pembangkit gas lainnya. Kolaborasi riset, kerja sama pasokan, serta penguatan value chain tengah dipersiapkan bersama mitra strategis untuk memastikan keberlanjutan produksi dan distribusi Bio-CNG dalam skala luas.

Jika berhasil direplikasi secara nasional, inovasi ini tidak hanya menjadi lompatan besar dalam dekarbonisasi pembangkit, tetapi juga menjadi model ekonomi sirkular yang dapat diadopsi lintas sektor untuk mendorong pertumbuhan ekonomi hijau Indonesia.

Direktur Utama PLN NP, Ruly Firmansyah, menegaskan inovasi ini merupakan tonggak penting dalam perjalanan dekarbonisasi sektor ketenagalistrikan.

“Bio-CNG membuktikan bahwa Indonesia punya kekuatan besar dalam transisi energi berbasis potensi lokal. Dari limbah sawit, kita hasilkan energi bersih yang dapat langsung digunakan di pembangkit. Ini adalah contoh nyata ekonomi sirkular sekaligus langkah konkret menuju Net Zero Emission 2060,” tegasnya dalam keterangannya, Kamis (20/11/2025).

Dalam ajang Electricity Connect 2025 PLN NP juga menampilkan berbagai inovasi lainnya, mulai dari pemanfaatan hidrogen hijau dan dukungan bagi pengembangan ekosistem hidrogen nasional, digitalisasi pembangkit melalui Nusantara Innovision Center (NIC), pemanfaatan FABA sebagai material konstruksi, carbon trading, hingga portofolio layanan Beyond kWh yang mencakup Asset Management, Consultancy Services, Power Plant Digitalization, dan Sustainable Solutions.

Nusantara Innovision Center (NIC) menghadirkan teknologi pemantauan terpusat, analitik performa, digital twin, hingga I-CORE yang meningkatkan ketepatan pengelolaan aset pembangkit. Di sisi lain, pengunjung juga dapat mencoba fitur Carbon Calculator (s.id/NPCarbonOffset) untuk menghitung jejak karbon dan langsung melakukan offset melalui proyek yang dikelola PLN NP.

Sepanjang pameran, PLN NP juga melakukan sejumlah penandatanganan kerja sama strategis dengan berbagai pihak.

Kolaborasi ini memperkuat komitmen PLN NP untuk memperluas akselerasi transisi energi serta memastikan kontribusi nyata menuju sistem energi yang lebih bersih, efisien, dan berkelanjutan. (srv)

Tags: Electricity ConnectEnergi BersihPLN NPPLN Nusantara Power

Berita Terkait.

Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49
Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah
Ekonomi

Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Berpotensi Tekan Kelas Menengah Bawah

Rabu, 10 Juni 2026 - 15:50

BERITA POPULER

  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1170 shares
    Share 468 Tweet 293
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1433 shares
    Share 573 Tweet 358
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    840 shares
    Share 336 Tweet 210
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.