• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Wamen Ekraf dan Utusan Khusus Presiden Bidang Ekraf Bicara soal Kolaborasi Digital Berdampak

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 18 November 2025 - 16:31
in Nasional
WhatsApp Image 2025-11-18 at 15.36.33

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar (dua dari kiri), Yovie Widianto sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ekraf (paling kiri)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Wakil Menteri Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Ekonomi Kreatif (Wamen Ekraf) Irene Umar berbicara tentang dinamika kolaborasi ekonomi kreatif. Saat menjadi panelis dalam Bangkit Fest 2025 di Mangkuluhur Artotel Suites, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025) Irene menilai saat ini ada tren intellectual property (IP) yang bisa dikembangkan di banyak media.

“Kalau kita melihat sekarang sebenarnya tren digital opportunity begitu menarik. Ada satu fenomena yang istilahnya digital assets creations for multiple platforms. Hal-hal seperti ini yang bisa diambil sebagai peluang dan dunia akan melihat ekonomi kreatif adalah the new engine of growth yang membuka kolaborasi bersifat authenticity dan membangun kepercayaan,” ungkap Wamen Ekraf Irene.

BacaJuga:

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Menagih Komitmen Reformasi di Hari Perhubungan Nasional

PERMINAS dan ITB Bangun Kolaborasi untuk Masa Depan Mineral Indonesia

Bangkit Fest yang baru pertama kali diadakan ini bertujuan untuk menciptakan melting pot atau ruang pertemuan dalam menyalakan harapan lewat karya, inovasi, dan kolaborasi. Dalam sesi yang mengangkat topik Creative Economy: Collaboration Where Everyone Win, Wamen Ekraf Irene menekankan bahwa kolaborasi yang sukses membutuhkan komunikasi yang jelas, visi bersama, dan fokus pada manfaat di luar keuntungan transaksional.

“Bangkit Fest menjadi kesempatan untuk mengedukasi diri karena masyarakat Indonesia bisa menguasai teknologi untuk meningkatkan produktivitas. Kolaborasi itu harus berani show up untuk menyampaikan message meski mengandung idealisme yang kita punya supaya tak menjadi ego pribadi. Segala sesuatu harus dilihat dari hati dan akan didengarkan atau ditangkap juga oleh hati. Ketika kita sudah punya niat dan etika do whatever it takes to make it happen sehingga kolaborasi bukan transaksional saja,” ujar Wamen Ekraf Irene.

Mendukung pernyataan Wamen Ekraf Irene, Yovie Widianto sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Ekraf menegaskan bahwa kolaborasi harus dimulai dari hati untuk membangun kepercayaan dan pergaulan, setelah cocok maka harus dicari bentuk kolaborasi yang membawa impact atau dampak secara ekonomi. Yovie Widianto juga menyampaikan pentingnya kolaborasi dalam pengembangan tiap subsektor ekonomi kreatif.

“Indonesia menjadi sebuah negara budaya yang super power dari karya. Sekarang secara ekonomi harus mau kita optimalkan. Sektor digital akan menjadi suatu kekuatan bangsa di masa depan untuk hari ini dan seterusnya karena talenta Indonesia bisa memaksimalkan teknologi yang ada sehingga punya kemanfaatan ekonomi. Kolaborasi juga menjadi penting karena tak semua seniman atau kreator kadang bisa menjual karyanya,” imbuh Yovie Widianto yang berpengalaman sebagai komposer dan telah melakukan banyak kolaborasi dengan penyanyi, musisi, maupun pemilik label rekaman.

Sementara itu, Founder Menantea Group and CEO Mantappu Corp Jehian P. Sijabat menambahkan bahwa kolaborasi digital bisa dimulai saat masing-masing kolaborator memahami peran atau posisinya sehingga mereka bisa beradaptasi dengan tren yang relevan melalui media sosial.

“Seniman-seniman terus bermain atau tampil melalui konten sosial media saat ini. Mereka memajang karya dalam berbagai bentuk platform digital supaya bisa ditonton, didengar, dan dinikmati banyak orang. Sampai akhirnya, kami juga menemukan bahwa menjadi konten kreator itu bisa sebagai pekerjaan full-time dan menuntut yang namanya kolaborasi kreatif setiap hari,” tambah Jehian P. Sijabat. (ney)

Tags: KolaborasipresidenWamen Ekraf

Berita Terkait.

Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data
Nasional

Mendagri: Penghargaan Jadi Pengingat Pemda untuk Beri Layanan Terbaik

Jumat, 18 September 2026 - 11:30
Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani
Nasional

Menagih Komitmen Reformasi di Hari Perhubungan Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 11:09
Konsep Otomatis
Nasional

PERMINAS dan ITB Bangun Kolaborasi untuk Masa Depan Mineral Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 10:05
Konsep Otomatis
Nasional

Kemendagri Dorong Pengelolaan Krisis Komunikasi Pemerintah secara Cepat dan Berbasis Data

Jumat, 18 September 2026 - 09:50
Pramono Bertolak ke New York, Penuhi Undangan Wali Kota Zohran Mamdani
Nasional

Mendagri: Pemerintah Terus Bahas Penataan PPPK Lintas Profesi, Terutama Guru

Jumat, 18 September 2026 - 09:03
Di Depan Komisi VI, Menkop Tegas Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional
Nasional

Di Depan Komisi VI, Menkop Tegas Fokus Perkuat KDKMP dan Tata Kelola Koperasi Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 07:41

OLAHRAGA

bc
Olahraga

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Editor Dilianto
Kamis, 17 September 2026 - 18:08

INDOPOSCO.ID - Bea Cukai Tanjung Priok memberikan dukungan pelayanan kepabeanan terhadap Indonesia Cross Country Rally Team yang mengikuti ajang Asia...

SelengkapnyaDetails
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43
hardiyanto

Cetak Sejarah Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Jakarta Barat Banjir Bonus dari Kenneth

Rabu, 16 September 2026 - 09:30

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5219 shares
    Share 2088 Tweet 1305
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1512 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1238 shares
    Share 495 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.