• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kementerian Ekraf Perkuat Ekosistem Bisnis Syariah Melalui Program ICEFF 2025

Nelly Marinda Situmorang Editor Nelly Marinda Situmorang
Senin, 17 November 2025 - 14:04
in Nasional
cecep

Deputi Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, memberi sambutan pada acara Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2025 di Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Minggu (16/11/2025). istimewaDeputi Pengembangan Strategis Kementerian Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi, memberi sambutan pada acara Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2025 di Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar, Minggu (16/11/2025). istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Ekraf) mendorong akselerasi pembiayaan syariah bagi pelaku ekonomi kreatif melalui penyelenggaraan Islamic Creative Economy Founders Fund (ICEFF) 2025 di Makassar. Program yang menghadirkan bootcamp dan pitching ini merupakan bagian dari strategi memperkuat ekosistem bisnis syariah dan menjembatani para pegiat ekraf dengan akses pendanaan, mencatat realisasi investasi sektor kreatif pada semester I 2025 telah mencapai Rp90,1 triliun.

“Kegiatan ICEFF sangat penting untuk memperkuat pembiayaan ekonomi kreatif berbasis nilai-nilai syariah. Oleh karena itu, Kementerian Ekraf/Badan Ekraf memfasilitasi para pegiat ekraf di Indonesia melalui program ICEFF 2025,” ungkap Menteri Ekraf Teuku Riefky Harsya.

BacaJuga:

Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Timwas Haji DPR Beri Catatan, Kualitas Layanan Harus Bertahan Sampai Akhir

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Program ICEFF kali ini dilakukan dari 12-14 November 2025 di Swiss-Belinn Panakkukang, Makassar. Sebelumnya, sudah 3 kota dijadikan tempat pelaksanaan program, seperti Depok, Bandung, dan Surabaya. Program ini ditujukan sebagai wadah menjembatani para pegiat ekraf dari berbagai subsektor untuk mengembangkan usahanya melalui dukungan pendanaan dan lembaga keuangan syariah.

Dalam sambutannya, Deputi Bidang Pengembangan Strategis Ekonomi Kreatif Cecep Rukendi, menyampaikan bahwa Kementerian Ekraf mencatat tren pertumbuhan positif investasi subsektor ekonomi kreatif. Peningkatan ini menunjukkan optimisme terhadap iklim usaha ekonomi kreatif di Indonesia yang semakin menjanjikan bagi investor.

“Investasi sektor ekraf tahun 2024 telah mencapai Rp138,4 triliun. Pada tahun 2029, kami optimis investasi ekraf bisa mencapai Rp152,3 triliun sampai Rp183,7 triliun. Sementara realisasi pada semester I 2025, investasi sektor ekonomi kreatif telah mencapai Rp90,1 triliun. Ini menunjukkan peran strategis ekonomi kreatif sebagai salah satu pilar pertumbuhan ekonomi nasional,’’ imbuh Deputi Cecep.

Deputi Cecep menambahkan bahwa jumlah investasi sektor ekonomi kreatif terbesar sepanjang 2024 – 2025 mencakup 5 provinsi diantaranya DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, Banten, dan Jawa Timur. Ia juga menyebut 4 subsektor ekraf yang paling banyak menarik minat investor untuk menanamkan modalnya yaitu aplikasi, fesyen, kriya, dan kuliner.

Patut diketahui, kurangnya akses terhadap permodalan menjadi salah satu tantangan yang dihadapi banyak pegiat ekraf saat ini. Oleh sebab itu, Kementerian Ekraf mewujudkan kegiatan ICEFF 2025 dengan kolaborasi bersama Young Entrepreneur Academy (YEA) dan YukBisnis Indonesia maupun lembaga keuangan syariah.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sulawesi Selatan, Muhammad Arafah, menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Ekraf yang telah memilih Makassar sebagai salah satu lokasi penyelenggaraan ICEFF 2025.

“Ini merupakan suatu kebanggaan Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu tuan rumah penyelenggaraan ICEFF 2025. Kami berharap kegiatan ini bisa diperbanyak lagi di kabupaten atau kota yang ada di Provinsi Sulawesi Selatan selain Kota Makassar, karena provinsi ini merupakan gerbang Indonesia Timur yang ada di luar Pulau Jawa. Selain itu, Provinsi Sulsel didukung dengan jumlah penduduk yang sangat besar sekitar 9 juta orang,” ujar Muhammad Arafah.

Selama 3 hari, ICEFF 2025 hadir kembali dengan sejumlah materi yang sangat komprehensif. Para pegiat ekraf Makassar mendapat materi terkait sinergi akses pendanaan dan pembiayaan dengan manajemen mutu dalam penguatan usaha ekonomi kreatif, materi 7 elemen fondasi bisnis, serta materi 5 cara menaikkan profit, integrated marketing, dan ekosistem bisnis syariah. Selain itu, para pegiat ekraf mendapatkan kesempatan untuk mempresentasikan bisnisnya dihadapan lembaga keuangan syariah. (ney)

Tags: Bisnis SyariahKementerian EkrafProgram ICEFF 2025

Berita Terkait.

Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial
Nasional

Kemenag: Kurban Perkuat Semangat Berbagi dan Kepedulian Sosial

Sabtu, 30 Mei 2026 - 21:30
Jemaah-haji
Nasional

Timwas Haji DPR Beri Catatan, Kualitas Layanan Harus Bertahan Sampai Akhir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 18:04
Menuju Jakarta 500 Tahun, IWDF 2026 Hadirkan Kolaborasi Budaya Lintas Negara
Nasional

Dukcapil Larang Fotokopi e-KTP, Komisi II: Langkah Tepat Cegah Penyalahgunaan Data

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:36
Puan
Nasional

MK Putuskan Kuota 30 Persen Perempuan, DPR Minta Parpol Segera Benahi Kaderisasi

Sabtu, 30 Mei 2026 - 16:07
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Nasional

Gangguan Teknis dan Jaringan, Panitia PMB PTKIN Perpanjang Waktu Pembayaran UM-PTKIN 2026

Sabtu, 30 Mei 2026 - 06:31
Prakiraan Cuaca Akhir Pekan, Waspadai Potensi Hujan di Jakarta
Nasional

Resmikan Mako Baru Pussenif, Kasad: Dorong Modernisasi dan Profesionalisme TNI AD

Sabtu, 30 Mei 2026 - 03:28

BERITA POPULER

  • Pemain-Persib

    Ungkapan Kebahagiaan Trio Naturalisasi Usai Bawa Persib Juara Super League

    5692 shares
    Share 2277 Tweet 1423
  • Film “Pesta Babi” dan “Teman Tegar Maira”, DPD RI: Itu Suara Kesadaran tentang Papua

    3472 shares
    Share 1389 Tweet 868
  • Daftar Lengkap Timnas Indonesia: Diwarnai Debutan dan Kembalinya Pemain Lama

    3034 shares
    Share 1214 Tweet 759
  • Segel Trofi Pertama di Persib, Eliano Reijnders Sebut Atmosfer Bandung Lewati Eropa

    2537 shares
    Share 1015 Tweet 634
  • Menteri Trenggono: Hasil Panen BUBK Kebumen Menuju Kebangkitan Udang Indonesia Berkualitas Ekspor

    2323 shares
    Share 929 Tweet 581
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.