• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Menjawab Tantangan UNIB Jadi Titik Awal Agen Perubahan Pembangunan Keluarga

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Sabtu, 15 November 2025 - 18:52
in Nasional
IMG-20251115-WA0020

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji saat berdialog dengan mahasiswa UNIB, Jumat (14/11/2025)/istimewa

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID — Mahasiswa memiliki kekuatan intelektual dan jejaring sosial. Mereka bisa menjadi penggerak utama perubahan perilaku positif, baik di kampus, di keluarga, maupun di masyarakat.

Hal itu ditegaskan Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, S. Ag, M.Pd, saat memberikan kuliah umum bertema “Membangun Generasi Berencana: Mahasiswa sebagai Agen Perubahan Pembangunan Keluarga,” di Bengkulu.

BacaJuga:

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Seketika suasana aula utama Universitas Bengkulu (UNIB) menjadi riuh namun penuh antusiasme dari 1000 lebih mahasiswa ketika Menteri Wihaji mengawali paparannya, Jumat (14/11/2025).

Menteri Wihaji memaparkan bahwa Indonesia saat ini memiliki 196 juta penduduk usia produktif, sebuah kekuatan besar jika dikelola dengan tepat. Namun, dibalik peluang tersebut, juga terdapat tantangan di antaranya kesehatan ibu dan anak, pernikahan dini, stunting, ketimpangan persebaran penduduk, dan kualitas lansia.

Dalam upaya menjawab tantangan tersebut, Menteri menyampaikan solusi dengan program quick wins Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN, yaitu Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), Lansia Berdaya (SIDAYA), hingga AI SuperApps Tentang Keluarga yang siap memperkuat ketahanan keluarga Indonesia.

Tidak hanya Menteri, Gubernur Bengkulu, H. Helmi Hasan, SE. beserta Forkopimda Provinsi Bengkulu dan Rektor Universitas Bengkulu, Dr. Indra Cahyadinata, S.P, M.Si, beserta pejabat kampus turut hadir menyapa langsung ratusan mahasiswa yang telah memenuhi ruangan sejak sore.

Momentum ini menjadi pertemuan penting antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan perguruan tinggi dalam menyiapkan generasi muda menghadapi tantangan pembangunan keluarga dan bonus demografi.

• Mahasiswa Motor Penggerak Perubahan Sosial

Gubernur Bengkulu dalam sambutanya dengan lantang menyampaikan mahasiswa bukan menempuh pendidikan saja tapi bagian dari penggerak dalam perubahan membangun keluarga.

“Mahasiswa bukan hanya insan akademis, tetapi motor penggerak perubahan sosial. Mereka punya potensi besar membangun keluarga yang berkualitas, berdaya, dan berdaya saing,” tegasnya.

Gubernur juga menyampaikan data demografi Bengkulu yang menunjukkan besarnya proporsi penduduk usia muda.
Jumlah penduduk Bengkulu pada tahun 2025 diperkirakan mencapai 2,115 hingga 2,138 juta jiwa, dan sekitar 516.000 di antaranya adalah remaja.

“Artinya, hampir seperempat populasi Bengkulu terdiri dari generasi muda yang merupakan modal sosial dan demografis penting bagi masa depan daerah dan bangsa,” jelasnya.

Sementara Rektor Universitas Bengkulu menyampaikan pandangan penting terkait kuliah umum ini. “Universitas Bengkulu tidak hanya mendidik mahasiswa menjadi lulusan unggul, tetapi juga mempersiapkan mereka menjadi pembangun keluarga masa depan. Generasi muda harus memiliki kesadaran perencanaan keluarga dan literasi kependudukan,” ujar Dr. Indra Cahyadinata.

Ia juga menekankan bahwa kampus siap bersinergi dengan pemerintah dalam memberikan literasi kependudukan modern bagi mahasiswa Bengkulu. “Universitas Bengkulu siap menjadi pusat pembelajaran kependudukan dan keluarga bagi generasi muda,” pungkasnya.

Kuliah umum yang berlangsung sekitar dua jam ini tidak hanya meninggalkan catatan akademis. Ia menjadi ruang refleksi bagi mahasiswa mengenai peran mereka sebagai generasi transisi menuju Indonesia Emas 2045.

Para mahasiswa tampak antusias, mencatat, mendokumentasikan, dan berdiskusi usai sesi berlangsung. Banyak yang menyadari bahwa pembangunan keluarga bukan hanya urusan rumah tangga, melainkan urusan masa depan bangsa.

Kuliah umum ini menjadi pengingat bahwa tantangan bonus demografi tidak bisa disambut dengan sikap pasif. Ia membutuhkan generasi yang siap secara intelektual, emosional, dan moral.

Dan hari itu, di Aula Universitas Bengkulu, benih-benih perubahan itu mulai tumbuh di tangan para mahasiswa yang kelak menjadi agen perubahan keluarga Indonesia. (ney)

Tags: AgenkeluargaTitik Awal

Berita Terkait.

Kapolri
Nasional

Reformasi Polri, Kapolri Siap Tunduk pada Rekomendasi Kompolnas

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:03
Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman
Nasional

Menteri Ekraf: Creative Hub Buka Lapangan Kerja dan Entaskan Kemiskinan di Padang Pariaman

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:51
Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital
Nasional

Kemenko PMK Dorong Kolaborasi Lintas Sektor Perkuat Gerakan SatuJamKu untuk Kembalikan Peran Keluarga di Era Digital

Kamis, 7 Mei 2026 - 12:41
Ekonom Ungkap 4 Kejanggalan di Balik Melesatnya Ekonomi Indonesia Awal 2026
Nasional

Sebut Data BPS Tak Kredibel, Ekonom: Hanya Ingin Menyenangkan Presiden

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:51
Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah
Nasional

Teknologi Mikroba Jadi Andalan, Pertamina dan LanzaTech Garap Energi dari Sampah

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:31
RW Kumuh Jakarta Sisa 211, Pramono Soroti Kompleksitas Wilayah Tambora
Nasional

KKP Gandeng Perbankan Tingkatkan Skala Usaha Perikanan di KNMP

Kamis, 7 Mei 2026 - 11:02

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3694 shares
    Share 1478 Tweet 924
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1297 shares
    Share 519 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1046 shares
    Share 418 Tweet 262
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1600 shares
    Share 640 Tweet 400
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.