• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Kemenekraf Tetapkan DIY Masuk 15 Lokasi Prioritas Ekonomi Kreatif

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 14 November 2025 - 23:13
in Nasional
ekraf

Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu saat ditemui di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Jumat (14/11/2025). ANTARA/Luqman Hakim

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Kementerian Ekonomi Kreatif/Badan Ekonomi Kreatif (Kemenekraf/Bekraf) menetapkan Daerah Istimewa Yogyakarta sebagai salah satu dari 15 lokasi prioritas pengembangan ekonomi kreatif di Indonesia.

“Ada 15 destinasi, atau 15 lokasi untuk pengembangan ekonomi kreatif yang sudah ditetapkan. Yogya juga masuk di dalamnya,” ujar Deputi Bidang Kreativitas Media Kemenekraf Agustini Rahayu di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) Universitas Gadjah Mada (UGM), Sleman, Jumat.

BacaJuga:

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

Ia menyebutkan, lokasi prioritas itu tersebar dari barat hingga timur Indonesia, di antaranya Aceh, Riau, Jawa Tengah, DIY, Jakarta, Jawa Barat, Kalimantan Timur, Maluku, NTT, hingga Papua.

Agustini menyebut sejumlah daerah di Indonesia itu telah lebih dahulu menyadari potensi ekonomi kreatif sebagai sektor masa depan.

Untuk itu, ia menegaskan bahwa 15 lokasi tersebut menjadi fokus garapan Kemenekraf hingga 2029.

“Siapa yang mulai duluan itu bisa mengajak (daerah) yang lain. Sampai 2029, 15 lokasi prioritas itu yang kita garap,” ujar dia.

Upaya pemerataan pengembangan ekraf ini diarahkan agar sektor itu dapat tumbuh sebagai penopang baru pergerakan ekonomi nasional.

“Ini menjadi tumpuan ekonomi baru. Pak Menteri itu selalu bicara bahwa ini sebagai ‘the new engine of growth’ (mesin pertumbuhan baru),” ucap dia.

Agustini menyebut tantangan yang muncul di industri kreatif saat ini justru membuka banyak peluang bagi pelaku ekraf.

Ia menilai semakin banyak ruang iklan yang terbentuk melalui media sosial menjadi salah satu contoh perubahan yang harus dimanfaatkan.

“Semakin banyak ruang iklan yang muncul dengan perkembangan media sosial, itu justru peluang,” katanya.

Secara nasional, ia menambahkan, Kemenekraf memiliki sejumlah target utama dalam pengembangan ekosistem kreatif, antara lain meningkatkan tenaga kerja serta mendongkrak ekspor dan investasi.

“PR (Pekerjaan rumah)-nya itu adalah meningkatkan jumlah tenaga kerja, meningkatkan nilai PDB (produk domestik bruto) nasional, terus meningkatkan nilai ekspor dan investasi,” ujar Agustini. (bro)

Tags: DIYEkonomi KreatifKemenekraf

Berita Terkait.

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing
Nasional

Dari Olahraga dan Seni Bentuk Mental Mahasiswa Unggul dan Berdaya Saing

Senin, 4 Mei 2026 - 23:59
Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk
Nasional

Ibu Rumah Tangga di Tangsel Ditusuk Tetangga, Pelaku Dibekuk

Senin, 4 Mei 2026 - 23:47
Harga Cabai hingga Telur Turun, Inflasi Pangan April Melandai
Nasional

Dorong UMKM dan Ekraf, Pemerintah ‘Gaspol’ Tekan Kemiskinan Ekstrem

Senin, 4 Mei 2026 - 23:11
Kantor-Pertanahan
Nasional

Tak Serumit yang Dibayangkan, Warga Buktikan Urus Sertipikat Tanah Sendiri Lebih Mudah

Senin, 4 Mei 2026 - 18:08
siswa
Nasional

Mutu Belajar Siswa RI Terpuruk, P2G Soroti Rendahnya Literasi dan Numerasi

Senin, 4 Mei 2026 - 12:22
p2g
Nasional

P2G Desak Perombakan Tata Kelola Guru, Soroti Nasib P3K yang Belum Digaji

Senin, 4 Mei 2026 - 09:51

BERITA POPULER

  • Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    Buruh Sebut MBG Tidak Bermanfaat saat May Day, Prabowo Auto Respons Begini

    3670 shares
    Share 1468 Tweet 918
  • PSIM vs Persita: Ambisi Revans Laskar Mataram Digoyang Kendala Internal

    1597 shares
    Share 639 Tweet 399
  • Buruh dan Petani Pilih Aksi di DPR Ketimbang Monas demi Suarakan Kesejahteraan

    1295 shares
    Share 518 Tweet 324
  • 22 Tahun UU PPRT Baru Disahkan, DPR RI: Ini Kemenangan Pekerja Perempuan

    1043 shares
    Share 417 Tweet 261
  • DPR Desak Kemenhub Revisi Aturan Ojol Usai Komitmen Presiden Pangkas Tarif di Bawah 10 Persen

    884 shares
    Share 354 Tweet 221
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.