• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Megapolitan

FBR Ungkap Arah Baru Jakarta: Modern Global, Tapi Tetap Berakar pada Budaya Betawi

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 14 November 2025 - 10:31
in Megapolitan
Pramono-Rano

Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung-Rano Karno. Foto: Feris Pakpahan/INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Menjelang satu tahun kepemimpinan Gubernur-Wakil Gubernur Jakarta Pramono Anung dan Rano Karno, Ketua Umum Forum Betawi Rempug (FBR) Kiai Haji (KH) Lutfi Hakim buka suara soal arah baru pembangunan Jakarta sebagai kota global berbudaya.

Lutfi menegaskan, langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta di bawah duet Pramono-Rano bukan sekadar pencitraan, tetapi strategi visioner untuk menjawab tantangan pasca Jakarta tidak lagi menjadi ibu kota negara.

BacaJuga:

Pramono Ajak Legislatif Bergerak Bersama, Jakarta Siapkan Lompatan Menuju Kota Global

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Indekos Grogol Petamburan

Pramono Siapkan Jakarta Jadi Episentrum Pendidikan dan Inovasi Kelas Dunia

“Jakarta boleh modern, tapi tidak boleh tercerabut dari akar budayanya,” kata Lutfi dalam keterangan resminya di Jakarta, Jumat (14/11/2025).

Menurutnya, gagasan Jakarta Kota Global Berbudaya yang dicanangkan pada hari ulang tahun (HUT) ke-498 bukan hanya tema seremonial, tetapi tonggak moral menjelang lima abad perjalanan Jakarta.

Lutfi menyebut tema tersebut sejalan dengan kegelisahan dunia terhadap modernisasi yang mengikis identitas budaya.

Dia juga menyinggung dinamika global yang tengah dibahas dalam Konferensi Iklim PBB COP30 di Brasil.

Dalam forum itu, dunia menegaskan pentingnya pelestarian budaya sebagai bagian dari aksi iklim global.

“Jakarta sudah bicara soal ini sejak awal. Saat dunia baru menimbang, kita sudah melangkah,” ujar Lutfi.

Transformasi Jakarta sebagai kota global berbudaya, lanjutnya, memiliki landasan hukum kuat melalui Undnag-Undang (UU) Nomor 2 Tahun 2024 tentang Daerah Khusus Jakarta (DKJ).

Regulasi tersebut mengarah pada tiga agenda besar yakni kota global, pusat ekonomi nasional, dan kota berkelanjutan yang seluruhnya tetap mewajibkan pelestarian budaya lokal.

Ia mengungkapkan, FBR menjadi organisasi kemasyarakatan (ormas) Betawi pertama yang membaca arah perubahan tersebut.

Bahkan jauh sebelum gagasan kota global berbudaya menjadi tema resmi pemerintah, FBR sudah mendorong pembentukan lembaga adat sebagai amanat UU DKJ.

Lutfi bercerita bagaimana para pemikir FBR melakukan roadshow ke fraksi-fraksi DPR RI melalui Kaukus Muda Betawi untuk memastikan frasa lembaga adat masuk dalam UU DKJ.

Perjuangan itu akhirnya menghasilkan Lembaga Adat Masyarakat Betawi (LAM Betawi) sebagai penjaga moral, budaya, dan identitas Betawi di tengah arus modernisasi.

Menurutnya, menjadi kota global membutuhkan daya saing tinggi, namun tanpa budaya, pembangunan akan kehilangan arah.

Karena itu, Lutfi mengapresiasi langkah Pramono-Rano yang menandatangani fakta integritas bersama masyarakat Betawi sebagai komitmen menjaga nilai-nilai lokal.

“Jakarta kini memasuki miqot baru, titik balik sejarah menuju kota global yang tetap berpijak pada kearifan lokal,” ucapnya.

Lutfi menegaskan, masa depan Jakarta bukan hanya tugas pemerintah, tetapi tanggung jawab seluruh masyarakat Betawi. Ia berharap visi kota global berbudaya tetap dilanjutkan oleh pemimpin-pemimpin berikutnya.

“Kita harus menjadi global tanpa kehilangan akar,” pungkasnya.(fer)

Tags: budaya betawifbrlembaga adat betawiLutfi hakimPramono-Rano

Berita Terkait.

pram
Megapolitan

Pramono Ajak Legislatif Bergerak Bersama, Jakarta Siapkan Lompatan Menuju Kota Global

Kamis, 30 Juli 2026 - 19:09
grogol
Megapolitan

Polisi Tangkap Pelaku Pembunuhan Perempuan di Indekos Grogol Petamburan

Kamis, 30 Juli 2026 - 18:08
Pramono
Megapolitan

Pramono Siapkan Jakarta Jadi Episentrum Pendidikan dan Inovasi Kelas Dunia

Kamis, 30 Juli 2026 - 10:42
Hujan
Megapolitan

Waspadai Potensi Hujan di Sebagian Wilayah Jakarta Hari Ini

Kamis, 30 Juli 2026 - 07:39
Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Suhu Udara Rata-rata Berkisar 27-34 Derajat Celcius
Megapolitan

Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Suhu Udara Rata-rata Berkisar 27-34 Derajat Celcius

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:57
TKP
Megapolitan

Kuasa Hukum Mantan Jampidsus Febrie Adriansyah Enggan Bicarakan Kematian Sumitro

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:24

BERITA POPULER

  • SAWIT

    Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    1798 shares
    Share 719 Tweet 450
  • Kasus Pembunuhan Satpam Waduk Jatiluhur, DPR Tekankan Keadilan dan Perlindungan Keluarga Korban

    981 shares
    Share 392 Tweet 245
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    3093 shares
    Share 1237 Tweet 773
  • Sertifikasi Mutu KKP Dorong Belut Kalimantan Tembus Pasar Global

    817 shares
    Share 327 Tweet 204
  • Blak-blakan Soal Keputusannya Gabung Persib, Mariano Peralta Tegaskan Hal Ini

    808 shares
    Share 323 Tweet 202
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.