• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Desak Kratom jadi Komoditas Nasional, Baleg DPR Sebut Warisan Alam Sebelum Republik Berdiri

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 13 November 2025 - 13:04
in Nasional
DPR3

Anggota Komisi III DPR RI Benny K Harman. Foto: Dokumen DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Anggota Badan Legislasi (Baleg) DPR RI Benny Kabur Harman menegaskan bahwa pembahasan soal tanaman kratom (Mitragyna speciosa) tidak bisa hanya dilihat dari sisi ekonomi semata. Menurutnya, kratom memiliki dimensi sejarah, ekologi, dan sosial yang kuat, bahkan telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat jauh sebelum Indonesia merdeka.

“Sebelum republik ini berdiri tahun 1945, tanaman ini sudah tumbuh di hutan-hutan seluruh nusantara. Atas kuasa apa tiba-tiba kita mengatakan tanaman ini tidak boleh?” ujar Benny di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (12/11/2025).

BacaJuga:

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Politisi Fraksi Partai Demokrat ini mendorong negara untuk memberi perhatian serius terhadap kratom sebagai komoditas strategis nasional yang memiliki nilai ekonomi besar sekaligus potensi meningkatkan kesejahteraan masyarakat daerah.
“Fungsi hukum itu bukan menihilkan realitas yang sudah ada, tapi memberi legitimasi dan perlindungan terhadapnya,” tegasnya.

Benny menilai, RUU Komoditas Strategis harus mampu memberi legalitas, perlindungan, dan nilai tambah bagi tanaman lokal seperti kratom, yang dinilai menyimpan potensi devisa besar bagi negara.

“Undang-undang harus menjaga dan merawat ciptaan Tuhan yang sudah ada sejak republik ini berdiri. Kratom bukan hanya tanaman, tapi anugerah dengan nilai ekonomi yang luar biasa,” lanjutnya.

Lebih jauh, Benny mempertanyakan apakah terdapat regulasi yang justru menghambat budidaya dan pengolahan kratom di Indonesia. Ia meminta agar pemerintah dan lembaga seperti BNN lebih fokus pada aspek pengawasan, bukan pelarangan.

“Kalau ada lembaga seperti BNN yang membatasi, ya yang perlu kita jaga itu penyalahgunaannya, bukan tanamannya,” ujar anggota Komisi III DPR RI itu.

Benny juga menilai kratom dapat menjadi komoditas unggulan baru setelah nikel dan sawit, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi wilayah-wilayah tertinggal seperti Nusa Tenggara Timur (NTT).

“Daerah saya termasuk empat provinsi termiskin di republik ini. Mungkin Tuhan kasih solusi lewat kratom. Kalau uang bisa dikorupsi, tapi kalau tanaman ini bisa langsung menolong rakyat,” ujarnya dengan semangat.

Sebagai bentuk komitmen, Benny bahkan meminta akses bibit kratom untuk ditanam di daerah pemilihannya.

“Saya ingin buktikan langsung. Jangan hanya berhenti di wacana. Saya ingin kasih jalan bagi masyarakat saya keluar dari terowongan kemiskinan,” pungkasnya.

Diketahui, Kratom merupakan tanaman khas Kalimantan Barat. Tanaman ini disebut memiliki nilai ekonomi tinggi karena menjadi komoditas ekspor ke berbagai negara. Daunnya digunakan sebagai bahan herbal dan suplemen di luar negeri. Meski demikian, status hukumnya di Indonesia masih belum jelas. (dil)

Tags: BalegDPR RIKratom

Berita Terkait.

Riset
Nasional

Penutupan Prodi Bayangi Hardiknas 2026, Pengamat Ingatkan Risiko “Genosida” Intelektual

Senin, 27 April 2026 - 10:30
Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat
Nasional

Ketua Fraksi PKS DPR RI Dorong Kepala Daerah Fokus Perkuat Ketahanan Pangan dan Ekonomi Rakyat

Senin, 27 April 2026 - 05:45
PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    684 shares
    Share 274 Tweet 171
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Potensi Hujan Ringan Diperkirakan di Jaktim dan Jaksel

    664 shares
    Share 266 Tweet 166
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.