• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

Logo Ekonomi Syariah Jadi Simbol Pemersatu Ekosistem Halal Indonesia

Folber Siallagan Editor Folber Siallagan
Jumat, 7 November 2025 - 19:48
in Ekonomi
IMG-20251107-WA0020

Ilustrasi logo ekonomi syariah. Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) mendorong seluruh pelaku industri halal di Indonesia menggunakan logo ekonomi syariah sebagai simbol pemersatu ekosistem halal dan keuangan syariah nasional.

Menurut Direktur Infrastruktur Ekonomi Syariah KNEKS, Sutan Emir Hidayat, langkah ini penting agar masyarakat dan pelaku usaha memiliki identitas bersama yang merepresentasikan semangat ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

BacaJuga:

Tekanan Rupiah Jadi Sorotan, PKS Dorong Penguatan Fundamental Ekonomi Nasional

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

“Selama ini kita belum punya logo yang benar-benar bisa menyatukan para pegiat ekonomi syariah. Ada yang bergerak di perbankan, ada di industri halal, tapi masih parsial,” ujar Emir dalam diskusi di Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya, Rabu (5/11/2025).

Emir menjelaskan, cakupan logo ekonomi syariah jauh lebih luas dibandingkan logo halal. Jika logo halal fokus pada kehalalan produk makanan dan minuman, maka logo ekonomi syariah mencakup seluruh sektor berbasis prinsip syariah, mulai dari kewirausahaan, sosial, keuangan, hingga industri kreatif.

“Dengan adanya logo ini, publik bisa langsung mengenali bahwa suatu usaha adalah bagian dari ekosistem ekonomi dan keuangan syariah,” jelasnya.

KNEKS juga mengajak berbagai pelaku industri halal, dari kuliner, fashion, kosmetik, pariwisata hingga lembaga keuangan syariah, untuk menempelkan logo ekonomi syariah di berbagai kegiatan dan produk mereka.

Survei KNEKS tahun lalu menunjukkan literasi masyarakat terhadap logo ekonomi syariah telah mencapai 52 persen. Lembaga seperti Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan beberapa kementerian anggota KNEKS disebut sebagai pihak yang paling konsisten menggunakan logo ini dalam kegiatan mereka.

Meski begitu, Emir menegaskan KNEKS tidak mewajibkan penggunaan logo ekonomi syariah. “Kami tidak ingin menimbulkan polemik baru. Logo halal saja yang sudah diatur undang-undang masih ada perdebatan, apalagi kalau kita buat wajib (penggunaan logo ekonomi syariah),” tegasnya.

Namun, bagi industri yang ingin menempelkan logo tersebut, KNEKS memastikan tidak perlu perizinan khusus.

“Kalau ternyata ada yang pakai tapi bukan bagian dari ekosistem ekonomi syariah, kami akan pantau dan sampaikan secara baik-baik,” tutur Emir.

Dengan hadirnya logo ekonomi syariah, KNEKS berharap gerakan ekonomi Islam di Indonesia makin solid dan dikenal luas. (her)

Tags: Ekonomi SyariahEkosistemhalallogoSimbol

Berita Terkait.

Mulyanto
Ekonomi

Tekanan Rupiah Jadi Sorotan, PKS Dorong Penguatan Fundamental Ekonomi Nasional

Kamis, 11 Juni 2026 - 05:14
Jakarta-Great-Sale-2026
Ekonomi

Rupiah Loyo, APPBI Optimistis Daya Beli di Pusat Belanja Tetap Terjaga

Rabu, 10 Juni 2026 - 22:07
Rakernas
Ekonomi

APDESI Merah Putih Dorong Desa Jadi Motor Ekonomi dan Ketahanan Pangan

Rabu, 10 Juni 2026 - 21:06
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi

Rabu, 10 Juni 2026 - 19:09
Hanura Bantah Kelola Yayasan MBG, Sebut Tuduhan Afiliasi Dapur SPPG sebagai Hoaks
Ekonomi

Kementerian UMKM Bangun Ekosistem Bisnis Terintegrasi Lewat Bursa Wirausaha Unggulan

Rabu, 10 Juni 2026 - 18:59
Menkop: Kemitraan Strategis Swasta dan Koperasi Dukung Pertumbuhan Ekonomi
Ekonomi

Harga Pertamax Naik Drastis, Ekonom: Sinyal APBN Kian Terjepit

Rabu, 10 Juni 2026 - 17:49

BERITA POPULER

  • AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    AFF U-19: Indonesia Cukur Timor Leste, Persaingan Puncak Klasemen Makin Panas

    1175 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Beraksi Puluhan Kali, Pelaku Curanmor di Tambora Diringkus Polisi

    1174 shares
    Share 470 Tweet 294
  • Piala AFF U-19: Pastikan Rotasi Kontra Timor Leste, Nova Minta Garuda Muda Nikmati Laga

    2227 shares
    Share 891 Tweet 557
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    1435 shares
    Share 574 Tweet 359
  • Diduga Rombongan Caketum HIPMI, 10 Penumpang dari Bangkok Positif Narkoba

    843 shares
    Share 337 Tweet 211
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.