• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Nasional

Buka Simulasi Sidang Parlemen Remaja 2025, Puan Ungkap Dinamika Politik di DPR

Dilianto - Editor Dilianto -
Kamis, 6 November 2025 - 16:05
in Nasional
PUAN3

Ketua DPR RI Puan Maharani dalam sambutannya di acara Parlemen Remaja 2025. Foto: DPR RI

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Ketua DPR RI Puan Maharani membuka kegiatan Simulasi Persidangan Parlemen Remaja 2025 di Gedung DPR. Puan berharap kegiatan tahunan DPR bagi pelajar itu bisa menumbuhkan semangat kepemimpinan, dan mengasah kepekaan sosial-politik bagi para pemuda generasi penerus bangsa.

Kegiatan simulasi persidangan Parlemen Remaja digelar di Gedung Nusantara, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (6/11/2025). Pembukaan diawali dengan pemutaran video teaser soal Parlemen Remaja (Parja) 2025.

BacaJuga:

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Usai kegiatan seremoni, Puan lalu memberikan sambutan dan pembekalan kepada peserta Parlemen Remaja yang mewakili 84 daerah pemilihan (Dapil).

Puan pun mengucapkan selamat datang kepada para peserta Parlemen Remaja, yang nantinya akan berperan sebagai wakil rakyat.

“Sebagai Ketua DPR RI, saya ucapkan selamat datang kepada kalian para peserta Parlemen Remaja di Gedung DPR-RI, rumah rakyat Indonesia, yang berarti rumah kalian juga,” kata Puan mengawali sambutannya sebagaimana dilansir dari laman DPR RI.

Untuk diketahui, DPR RI tahun ini kembali menggelar kegiatan Parlemen Remaja bagi pelajar tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA/SMK) ataupun sederajat. Parlemen Remaja merupakan kegiatan pendidikan politik dan keparlemenan kepada generasi muda.

Dalam kegiatan tersebut peserta akan merasakan simulasi menjadi Anggota DPR RI selama 6 hari mulai dari tanggal 3 hingga 7 November 2025. Parlemen Remaja tahun ini mengangkat tema ‘Generasi Pembaru Energi, Untuk Indonesia Bebas Emisi’.

Peserta melalui tahap yang panjang dan ketat, dengan penilaian berdasarkan CV, Esai sesuai tema dan Video Kampanye ‘Jika aku menjadi Anggota DPR’. Dengan total 8.345 pendaftar yang berasal dari 3.635 sekolah, sebanyak 140 orang lolos seleksi sebagai peserta Parja 2025.

Jumlah Perwakilan Perempuan pada program ini ada 68 orang atau sebanyak 48,5 persen, dan laki-laki berjumlah 72 orang atau sebanyak 51,5 persen. Jumlah tersebut menegaskan semangat inklusivitas dan representasi yang menjadi jiwa kegiatan ini, termasuk mengenai keterwakilan perempuan dalam parlemen.

Adapun sebelumnya, peserta Parlemen Remaja dari perwakilan 84 dapil telah hadir dalam Rapat Paripurna pembukaan Masa Persidangan II di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (4/11/2025).

Selain menyimak Rapat Paripurna, peserta Parja 2025 juga sudah melihat ruang-ruang di DPR, mengamati rapat kerja di komisi, dan seperti anggota dewan sebenarnya, mereka turut melakukan kunjungan kerja mitra DPR. Peserta Parja 2025 telah mengunjungi kantor pusat PLN dan Kementerian ESDM.

Kepada peserta Parlemen Remaja, Puan menanyakan apa saja yang sudah dilakukan selama beberapa hari mengikuti agenda Parja 2025. Para peserta menjawab mereka telah mengamati kerja-kerja yang dilakukan anggota DPR. Mereka mengaku cukup kaget mengetahui banyaknya pekerjaan yang harus dilakukan dewan.

“Semoga pengalaman-pengalaman ini bisa kalian share atau sampaikan ke temen-temen kalian di daerah kalian,” ungkap Politisi Fraksi PDI-Perjuangan ini.

“Tolong sampaikan kebenarannya, faktanya. Bukan harus yang positif saja, tapi sampaikan kebenaram fakta yang kalian lihat. Bagaimana anggota DPR bekerja,” sambung perempuan pertama yang menjabat sebagai Ketua DPR RI itu.

Agar para peserta Parlemen Remaja lebih mudah mengingat tentang kinerja anggota DPR RI, Puan pun meringkas dengan istilah 3M, yakni mendengar, menyuarakan dan memperjuangkan.

“Anggota DPR harus mendengar apa yang disuarakan oleh rakyat. Jadi yang pertama kalian perlu latih adalah kemampuan mendengar, karena orang biasanya lebih gampang berbicara, tetapi kadang susah untuk mau mendengar,” papar Puan.

Kemudian soal menyuarakan, kata Puan, hal itu bermakna anggota DPR harus menyuarakan aspirasi masyarakat yang didengarnya dalam berbagai rapat, seperti rapat kerja atau rapat paripurna. Lalu memperjuangkan aspirasi rakyat setelah mendengar dan menyuarakannya, agar dijalankan oleh pemerintah.

“Karena ingat, bahwa yang menjalankan semua program itu adanya di Pemerintah, bukan di DPR RI,” sebut Puan.

Sebagai lembaga legislatif, Puan menjelaskan, DPR RI memiliki tiga fungsi yaitu, fungsi legislasi (membuat UU bersama Pemerintah), fungsi pengawasan (mengawasi segala sesuatu yang dijalankan Pemerintah), dan fungsi anggaran (menyusun serta membahas anggaran negara bersama Pemerintah).
Sedangkan tugas Pemerintah sebagai lembaga eksekutif yang menjalankan atau melaksanakan semua masukan dan program-program yang ada.

Lebih lanjut, Puan menyinggung soal salah satu isu yang menjadi perhatian generasi muda saat ini yakni pelaksanaan program energi baru dan terbarukan untuk mencapai Indonesia bebas emisi, yang sekaligus menjadi tema Parlemen Remaja tahun 2025. Menurut Puan, tema tersebut penting untuk dibicarakan para peserta Parlemen Remaja sebagai generasi muda, karena hal ini menyangkut masa depan bangsa.

“Anak-anakku peserta Parlemen Remaja, energi baru dan terbarukan untuk Indonesia bebas emisi intinya adalah bagaimana memastikan tanah air Indonesia, bumi Nusantara yang menjadi tempat kalian hidup dan berkembang akan terus terjaga kelestariannya di tengah berbagai kemajuan yang sedang dan akan berjalan,” jelasnya.

“Indonesia bebas emisi artinya bagaimana kalian generasi muda akan bisa terus menghirup udara segar, bisa terus menikmati air bersih, bisa terus menikmati hasil-hasil panen bumi Indonesia yang berkualitas. Jadi karena Indonesia bebas emisi sangat erat kaitannya dengan masa depan kalian, maka kalian sebagai generasi muda harus bersuara,” lanjut Puan.

Dalam diskusi tentang Indonesia bebas emisi, Puan mengingatkan para peserta Parlemen Remaja sebagai generasi muda tidak boleh menjadi objek yang pasif melainkan harus menjadi subjek yang aktif dalam diskusi berbagai forum pembahasan, baik di acara seperti Parlemen Remaja ataupun melalui media sosial.

“DPR RI melalui program Parlemen Remaja ingin mendengar suara kalian generasi muda Indonesia, untuk nanti kami suarakan dan perjuangkan,” ungkap Puan.

Di sela-sela acara, Puan menjawab pertanyaan dari sejumlah peserta Parja 2025. Tanya jawab dipandu oleh Wakil Ketua DPR RI koordinator bidang kesejahteraan rakyat, Cucun Ahmad Syamsurijal yang hadir di kegiatan ini.

Seperti yang disampaikan Muhammad Raka dari Dapil Gorontalo yang mewakili Fraksi Sriwijaya pada Parja 2025. Raka menanyakan soal tantangan bagi Puan saat memimpin persidangan. Ada juga yang bertanya kepada Puan tentang bagaimana sebagai pimpinan mengakomodir semua fraksi yang ada di DPR.

Menjawab pertanyaan-pertanyaan tersebut, Puan mengakui di DPR memang memiliki dinamika politik yang sangat tinggi.

“Kami punya mekanisme Rapat Pimpinan untuk membicarakan agenda dan masalah. Kami bicara untuk menyelaraskan agenda. Tidak semua lancar karena dinamika ada, semua harus ada toleransi,” pungkasnya. (dil)

Tags: DPRParlemen RemajaPuan Maharani

Berita Terkait.

PP-Tunas
Nasional

Ancaman Ruang Digital Mengintai Anak, Komdigi Gaungkan “Seni Menunda Layar” dan PP Tunas

Minggu, 26 April 2026 - 19:27
riset
Nasional

Mendiktisaintek: Generasi Muda Harus Perkuat Inovasi Berbasis Riset dan Teknologi

Minggu, 26 April 2026 - 18:08
jamaah
Nasional

28.274 Jemaah Haji Telah Berangkat ke Tanah Suci, 125 Ribu Nikmati Fast Track

Minggu, 26 April 2026 - 17:07
phi
Nasional

PHI Gulirkan APEKA 2026, Perkuat Peran Media dalam Industri Hulu Migas

Minggu, 26 April 2026 - 16:06
sanung
Nasional

Gaung Kartini di IDSurvey, Maheswari Sisterhood Day 2026 Perkuat Kolaborasi Perempuan

Minggu, 26 April 2026 - 12:22
irene
Nasional

Kementerian Apresiasi Kolaborasi Kreatif Aniwayang Live di Museum Nasional

Minggu, 26 April 2026 - 12:12

BERITA POPULER

  • kartinian

    Ragam Busana Adat Daerah Warnai Kemeriahan Peringatan Hari Kartini 2026 di Permatahati

    906 shares
    Share 362 Tweet 227
  • Semen Padang vs Persijap: Krisis Pemain, Kedalaman Skuad Kabau Sirah Diuji

    1354 shares
    Share 542 Tweet 339
  • Unggah Foto Wajah Burung, Instagram Lee Jong Suk Picu Spekulasi Hubungan dengan IU

    681 shares
    Share 272 Tweet 170
  • Isu Lengser hingga Gibran Diseret, Pengamat Buka Peta Ancaman Prabowo

    911 shares
    Share 364 Tweet 228
  • Tunggu Restu Dewan Keamanan, Keikutsertaan Timnas Iran di Piala Dunia Masih Tanda Tanya

    658 shares
    Share 263 Tweet 165
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.