• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Ekonomi

51 Juta Warga Belum Punya Rekening, LPS Fokus Perluas Inklusi Keuangan

Dilianto Editor Dilianto
Selasa, 4 November 2025 - 12:32
in Ekonomi
lps

lustrasi Foto Nasabah melintas di bank peserta penjaminan LPS di Jakarta. Foto: ANTARA

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) kembali menegaskan komitmennya menjaga ketahanan sektor keuangan nasional di tengah dinamika ekonomi global yang terus bergerak cepat.

Dalam konferensi pers hasil Rapat Berkala KSSK IV Tahun 2025 di Jakarta, Senin (3/11/2025), Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Anggito Abimanyu mengungkapkan langkah konkret lembaganya dalam mendukung stabilitas sistem keuangan sekaligus memperluas inklusi keuangan nasional.

BacaJuga:

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

“LPS terus mendorong efektivitas penanganan bank dan persiapan program penjaminan polis asuransi,” ujar Anggito.

Ia menegaskan bahwa mandat baru tersebut menjadi babak penting dalam memperkuat perlindungan konsumen dan stabilitas sistem keuangan Indonesia.

Sepanjang 2024–2025, LPS menangani 26 Bank Perkreditan Rakyat/Bank Pembiayaan Rakyat Syariah (BPR/BPRS). Rinciannya, 23 BPR/BPRS dilikuidasi, 1 BPR diselamatkan melalui skema bail-in, dan 2 BPR/BPRS masih dalam proses penanganan. Langkah itu menjadi bagian dari strategi penguatan ketahanan sektor perbankan skala kecil yang memiliki peran besar dalam perekonomian daerah.

Selain penanganan perbankan, LPS juga tengah mengintensifkan persiapan pelaksanaan program penjaminan polis asuransi. Program ini ditargetkan aktif sebelum tahun 2028 sesuai amanat Undang-Undang Pengembangan dan Penguatan Sektor Keuangan (UU P2SK).

“Kami memastikan kebijakan penjaminan simpanan berjalan efektif dalam menjaga kepercayaan masyarakat sekaligus mendukung stabilitas sistem keuangan (SSK),” tegas Anggito.

Tak hanya fokus pada stabilitas bank, LPS juga aktif memperluas basis masyarakat menabung. Berdasarkan data lembaga tersebut, sekitar 51 juta penduduk Indonesia atau 19,9 persen populasi usia 5–74 tahun masih belum memiliki rekening simpanan.

“LPS bersama anggota KSSK terus berperan aktif memperluas basis masyarakat menabung melalui peningkatan literasi dan inklusi keuangan,” kata Anggito.

Upaya ini dilakukan sejalan dengan strategi pemerintah dalam memperluas akses layanan keuangan formal dan meningkatkan budaya menabung, terutama bagi kelompok masyarakat di daerah dan sektor informal.

KSSK memastikan sinergi Pemerintah, Bank Indonesia (BI), Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan LPS untuk mengantisipasi potensi risiko akibat kondisi ekonomi global dan dinamika geopolitik. Koordinasi kebijakan (coordinated policy response) terus diperkuat untuk memitigasi risiko terhadap perekonomian domestik.

KSSK juga menyatakan komitmennya mendukung sektor riil serta program prioritas pemerintah guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Pemerintah, BI, OJK, dan LPS berkomitmen menyelesaikan seluruh peraturan pelaksanaan amanat UU P2SK secara kredibel dan inklusif, melibatkan pelaku industri keuangan dan masyarakat,” tambahnya. (her)

Tags: BIKSSKLPS

Berita Terkait.

jualan
Ekonomi

Jualan Online Tanpa NIB Siap-Siap Ditolak Marketplace, Ini Kata Mendag

Kamis, 18 Juni 2026 - 04:44
pc
Ekonomi

Lapangan Bukit Panjang Masuki Tahap Fabrikasi, Tambah Produksi Migas Nasional hingga 50 MMSCFD

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:53
kur
Ekonomi

Legalitas hingga Akses KUR Terintegrasi, Superapps Sapa UMKM Jadi Solusi Baru

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:43
phkt
Ekonomi

PHKT Tambah Produksi Hampir 1.900 BOPD dari Lapangan Sejadi, Perkuat Ketahanan Energi Nasional

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:13
rosan
Ekonomi

Danantara Raih USD1,5 Miliar dari Pasar Internasional, Akademisi Sebut Indonesia Makin Dilirik Investor

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:35
umkm
Ekonomi

Dari Warung ke Naik Kelas, Festival UMKM Siapkan Jurus Legalitas hingga KUR

Rabu, 17 Juni 2026 - 22:12

BERITA POPULER

  • Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    Hasil Piala Dunia: Qatar Buyarkan Kemenangan Swiss, Brasil Gagal Tumbangkan Maroko

    7126 shares
    Share 2850 Tweet 1782
  • Hantavirus Ramai Dibahas, Benarkah Bisa Jadi Pandemi Baru

    1775 shares
    Share 710 Tweet 444
  • Purbaya Siapkan APBN Hadapi Tantangan Global, Prioritas Nasional Tetap Jalan

    1042 shares
    Share 417 Tweet 261
  • Peringatan Dini BMKG, Jakarta Diguyur Hujan Merata Hari Ini

    993 shares
    Share 397 Tweet 248
  • Jadi Tulang Punggung Mobilitas Warga, Penyesuaian Tarif TransJakarta Dinilai Rasional

    1106 shares
    Share 442 Tweet 277
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.