• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

ROSA Knee: Era Baru Operasi Lutut dengan Robot Canggih yang Super Presisi

Sumber Ginting Editor Sumber Ginting
Sabtu, 1 November 2025 - 19:08
in Gaya Hidup
kesehatan

(kiri ke kanan): Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, dr. Karina Besinga, SpOT (K); Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologie Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, Dr. dr. Franky Hartono, SpOT(K); dan Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, dr. Daniel Petrus Marpaung, SpOT (K) memperkenalkan teknologi bedah robotik ROSA di Jakarta, Sabtu (1/11/2025). Foto: Herry Rosadi / INDOPOSCO

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Nyeri lutut sering kali menjadi hambatan besar dalam beraktivitas, mulai dari berjalan, menaiki tangga, hingga sekadar berolahraga ringan. Bagi pasien dengan kerusakan sendi berat, prosedur Total Knee Replacement atau operasi penggantian sendi lutut menjadi salah satu solusi efektif.

Kini, teknologi kedokteran menghadirkan inovasi lebih maju melalui ROSA Knee, sistem robotik canggih besutan Zimmer Biomet yang dirancang untuk meningkatkan akurasi dan hasil operasi.

BacaJuga:

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

Apa Itu ROSA?

ROSA (Robotic Surgical Assistant) bukan robot yang bekerja secara otomatis, melainkan asisten cerdas yang mendampingi dokter di ruang operasi. Dengan sensor digital serta panduan 3D real-time, ROSA membantu memastikan pemotongan tulang dan penempatan implan dilakukan sepresisi mungkin.

Dengan sensor digital dan panduan 3D, ROSA dapat melakukan tiga hal mulai dari memotong tulang dengan akurasi hingga milimeter, membantu dokter menempatkan implan pada posisi paling sesuai dengan anatomi pasien, dan meminimalkan kerusakan jaringan sehingga pemulihan menjadi lebih cepat.

Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologie Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, Dr.dr. Franky Hartono, SpOT(K) menjelaskan bahwa keunggulan ROSA terletak pada perencanaan dan akurasi data pra-operasi.

“Kalau operasi konvensional itu menggunakan alat klasik. Kita melihat dengan mata, mengukur, dan memotret secara manual,” jelas dr. Franky ditemui INDOPOSCO, Sabtu (1/11/2025).

“Dengan robotik ROSA, data sudah disiapkan sebelum operasi dimulai, mulai dari titik potong hingga analisis struktur tulang dan kelenturan otot. Di ruang operasi, kita mencocokkan data itu dengan kondisi pasien. ROSA memberikan arahan titik potong dan kita mengeksekusi. Jadi ketepatan, akurasi, presisi, dan efisiensi bisa maksimal,” sambungnya.

Adapun terkait perbandingan ROSA dengan robot bedah lain, Dr. Franky menekankan bahwa kualitas implan menjadi salah satu keunggulan utama.

“Masing-masing robot punya kelebihan. Tapi dalam hal ini, implan yang digunakan adalah yang terbaik, dari Zimmer Biomet. Bahkan sebelum pakai ROSA, secara konvensional pun kita sudah memakai implan terbaik,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, dr. Daniel Petrus Marpaung, SpOT (K) menjelaskan bahwa penggunaan teknologi ini tidak hanya terbatas pada pasien dengan kondisi fisik ideal. Bahkan, individu dengan osteoporosis maupun obesitas tetap dapat menjalani operasi dengan bantuan ROSA.

“Pasien dengan kondisi tertentu seperti osteoporosis atau obesitas tetap bisa menjalani operasi dengan teknologi ROSA. Obesitas memang merupakan faktor risiko terjadinya osteoartritis, namun tidak memengaruhi apakah pasien dapat menggunakan ROSA atau tidak. Karena sistem ini sangat presisi dan akurat, tujuannya memberikan hasil yang lebih optimal,” jelas dr. Daniel.

Untuk menentukan kandidat yang tepat, dokter tetap melakukan evaluasi menyeluruh terlebih dahulu. ROSA umumnya diberikan kepada pasien dengan tingkat pengapuran lanjut yang tidak lagi mendapatkan manfaat dari terapi nonoperatif.

“Indikasi penggunaan robotik ROSA adalah pada pasien dengan pengapuran derajat lanjut yang sudah tidak merespons terapi konservatif, baik berupa obat-obatan, fisioterapi, maupun injeksi,” tambahnya.

Sementara itu, Dokter Spesialis Orthopaedi dan Traumatologi Konsultan Hip & Knee di RS Siloam Kebon Jeruk, dr. Karina Besinga, SpOT (K), mengungkapkan bahwa pasien dengan penyakit penyerta juga masih memiliki kesempatan yang sama, selama kondisi medis mereka terkendali dan terpantau baik.

“Untuk pasien dengan penyakit penyerta seperti diabetes atau osteoporosis, kami tetap melakukan skrining sebelum operasi. Selama kadar gula terkontrol dan dilakukan persiapan optimal bersama dokter penyakit dalam, prosedur total knee replacement dengan robotik ROSA tetap aman dilakukan,” ujar dr. Karina.

Tak hanya berhenti pada lutut, teknologi ROSA juga tengah disiapkan untuk perluasan indikasi pada sendi lain.
“Teknologi robotik ROSA juga sudah dikembangkan untuk sendi lainnya, seperti pinggul. Ke depannya, kami merencanakan peluncuran ROSA untuk total hip replacement serta partial knee replacement. Ini inovasi yang akan hadir dalam beberapa tahun mendatang,” tutupnya.

Hadirnya teknologi robot seperti ROSA membuka babak baru dalam dunia bedah ortopedi. Dengan perpaduan kecanggihan teknologi dan keahlian dokter, pasien kini berpeluang mendapatkan hasil operasi lebih optimal, rasa nyeri lebih minimal, serta pemulihan lebih cepat. (her)

Tags: operasi lututRobot CanggihROSARS Siloam Kebun Jeruksiloam hospitals

Berita Terkait.

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan
Gaya Hidup

Sengketa dengan Mantan Agensi, Aset Dua Anggota THE BOYS Dibekukan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 21:04
Seltros
Gaya Hidup

Kia Perkuat Kedekatan dengan Generasi Muda Lewat Kolaborasi Bersama Hearts2Hearts

Sabtu, 25 Juli 2026 - 15:07
kim
Gaya Hidup

New Recruit 4 Rilis Poster dan Teaser Perdana, Kim Min Ho Kembali Jalani Kehidupan Militer yang Penuh Kekacauan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 04:40
martin
Gaya Hidup

CORTIS Tuai Kritik Usai Siaran Langsung, Komentar Martin Soal Fan Chant Picu Perdebatan

Sabtu, 25 Juli 2026 - 02:20
shin
Gaya Hidup

Unggahan Sutradara Video Musik NewJeans Soal Comeback Tuai Pro-Kontra, Warganet Berdebat

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30
Cahaya-Hati
Gaya Hidup

Raisa dan Eross Candra Kolaborasi di Lagu “Cahaya Hati”, iForte Angkat Pesan Ketangguhan dan Harapan

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:08

BERITA POPULER

  • epi

    Desa Berdaya Energi Berbuah Hasil, Populasi Kambing Perah dan Pendapatan Peternak Meningkat

    3197 shares
    Share 1279 Tweet 799
  • Tokoh Banten Mulyadi Jayabaya Sesalkan Ada Oknum Pejabat Dikaitkan Aksi Penculikan Aktivis

    1420 shares
    Share 568 Tweet 355
  • Industri Sawit Nasional Miliki Fondasi Kuat dalam Keselamatan dan Kesehatan Kerja

    997 shares
    Share 399 Tweet 249
  • Koran Indoposco Edisi 10 November 2023

    2898 shares
    Share 1159 Tweet 725
  • Awal Pekan Ini Cuaca di Jakarta Didominasi Berawan, Waspadai Potensi Hujan di Jaksel dan Jaktim

    769 shares
    Share 308 Tweet 192
Champions
Olahraga

Pimpin Revolusi Spanyol Rebut Piala Dunia Kedua, Rodri: Kami Mampu Kendalikan Semua Laga

Editor Nelly Marinda Situmorang
Selasa, 21 Juli 2026 - 12:24

INDOPOSCO.ID - Spanyol tidak hanya mengangkat Trofi Piala Dunia 2026. La Roja juga mengirim pesan tegas kepada dunia bahwa dominasi...

SelengkapnyaDetails
Messi

Messi Usai Final Piala Dunia 2026: Butuh Waktu Sembuhkan Luka Ini

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:13
Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Tak Hanya Juara, 3 Penghargaan Individu Piala Dunia 2026 Turut Diborong Spanyol

Senin, 20 Juli 2026 - 11:39
Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Scaloni Legawa Argentina Tumbang di Final: Kami Kalah dengan Kepala Tegak

Senin, 20 Juli 2026 - 11:00
Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Scaloni Isyaratkan Mundur Usai Argentina Gagal Pertahankan Gelar Piala Dunia

Senin, 20 Juli 2026 - 09:32
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Nusantara
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
    • Fotografi
    • Video
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.