• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Gaya Hidup

Edukasi Jelang Hari Jantung Sedunia, PERKI dan Daewoong Soroti Bahaya Angin Duduk

Ali Rachman Editor Ali Rachman
Rabu, 10 Juni 2026 - 08:50
in Gaya Hidup
Febtusia-Puspitasari
Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Angin duduk yang kerap dianggap sebagai masuk angin biasa ternyata dapat menjadi tanda awal penyakit jantung serius. Karena itu, masyarakat diminta tidak mengabaikan gejala nyeri dada dan segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan yang tepat.

Pesan tersebut mengemuka dalam sesi edukasi media yang digelar Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) bersama Daewoong Pharmaceutical Indonesia menjelang Hari Jantung Sedunia (World Heart Day).

BacaJuga:

‘Smart’ LE SSERAFIM Tembus 200 Juta Views, Jadi B-side Pertama yang Capai Rekor

Shin Min Ah hingga Lee Se Young Terlibat Cinta dan Kekuasaan di The Remarried Empress

Video Viral Tuduh Popularitas Mark Lee Menurun, Picu Perdebatan

Dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Febtusia Puspitasari, Sp.JP, FIHA, FAsCC, mengatakan angin duduk merupakan gejala khas angina pektoris, yaitu kondisi ketika otot jantung tidak mendapatkan pasokan darah dan oksigen yang cukup akibat penyempitan atau penyumbatan pembuluh darah.

“Angin duduk yang sering dianggap ringan dan coba diatasi dengan kerokan sebenarnya merupakan gejala khas angina pektoris,” ujar dr. Febtusia.

Ia menjelaskan, masyarakat perlu waspada apabila nyeri terasa seperti ditekan di bagian tengah dada, menjalar ke rahang atau lengan, serta muncul saat beristirahat. Kondisi tersebut dapat menjadi tanda angina tidak stabil maupun infark miokard akut atau serangan jantung.

Menurut dr. Febtusia, salah satu kesalahan yang masih sering terjadi di masyarakat adalah menganggap keluhan tersebut sebagai masuk angin lalu mengatasinya dengan kerokan.

Secara medis, kata dia, kerokan memang dapat memberikan rasa nyaman karena membantu melemaskan otot dan melebarkan pembuluh darah di permukaan kulit. Namun, cara tersebut tidak mengatasi penyumbatan pembuluh darah yang menjadi penyebab utama gangguan jantung.

“Kerokan mungkin membuat tubuh terasa lebih nyaman, tetapi tidak membuka sumbatan yang sebenarnya ada pada pembuluh darah jantung. Karena itu, gejala nyeri dada tetap harus dievaluasi secara medis,” jelasnya.

Berdasarkan studi One ACS Registry yang melibatkan 14 rumah sakit di Indonesia pada periode Juli 2018 hingga Juni 2019, sebanyak 34,8 persen pasien infark miokard akut tidak mendapatkan terapi reperfusi untuk membuka kembali pembuluh darah jantung yang tersumbat. Sementara itu, hanya 21,8 persen pasien yang memperoleh penanganan dalam waktu tiga jam sejak gejala muncul.

Data tersebut menunjukkan masih banyak pasien yang terlambat mencari pertolongan karena tidak mengenali nyeri dada sebagai tanda bahaya penyakit jantung. Akibatnya, kesempatan mendapatkan penanganan dini yang dapat menyelamatkan nyawa sering kali terlewatkan.

Dalam sesi tanya jawab, dr. Febtusia juga menjelaskan bahwa detak jantung yang cepat tidak selalu menandakan penyakit jantung. Kondisi tersebut bisa dipicu oleh berbagai faktor, seperti demam, dehidrasi, kelelahan, hingga stres atau kecemasan.

Meski demikian, pemeriksaan tetap diperlukan apabila keluhan berlangsung terus-menerus atau disertai gejala lain. Selain pemeriksaan fisik dan pengecekan denyut nadi, dokter dapat melakukan elektrokardiogram (EKG) untuk menilai irama dan aktivitas listrik jantung secara lebih akurat.

Selain faktor usia dan gaya hidup, perempuan yang telah memasuki masa menopause juga perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit jantung. Menurut dr. Febtusia, berkurangnya hormon yang berperan melindungi pembuluh darah membuat risiko penyakit jantung pada perempuan pascamenopause meningkat dan mendekati risiko pada laki-laki.

“Karena itu penting melakukan medical check-up secara berkala dan mengendalikan faktor risiko sejak dini,” katanya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menerapkan pola hidup sehat melalui aktivitas fisik yang dilakukan secara rutin dan bertahap sesuai kemampuan masing-masing individu. Olahraga minimal tiga kali dalam seminggu dengan durasi sekitar 30 menit dapat menjadi langkah sederhana untuk menjaga kesehatan jantung.

Sementara itu, Head of Brand & Marketing Daewoong Pharmaceutical Indonesia, dr. Wicak Prasetiadi, menekankan pentingnya pengendalian kadar kolesterol jahat atau LDL-C sebagai salah satu langkah utama dalam mencegah penyakit kardiovaskular.

Menurutnya, pasien berisiko tinggi dianjurkan menjaga kadar LDL-C di bawah 55 mg/dL. Bagi pasien yang sulit mencapai target tersebut dengan terapi statin tunggal, kombinasi statin dan ezetimibe dapat menjadi salah satu pilihan terapi karena bekerja menghambat produksi kolesterol di hati sekaligus mengurangi penyerapannya di usus.

“Pendekatan jalur ganda berbasis kombinasi statin dan ezetimibe bekerja dengan menghambat sintesis kolesterol di hati sekaligus mengurangi penyerapan kolesterol di usus,” jelas dr. Wicak.

Ia juga menyoroti pentingnya kepatuhan pasien dalam menjalani terapi jangka panjang. Sejumlah penelitian menunjukkan semakin banyak obat yang harus dikonsumsi setiap hari, semakin rendah tingkat kepatuhan pasien terhadap pengobatan.

Sementara itu, Head of Indonesia Business Division Daewoong Pharmaceutical, Baik In Hyun, menegaskan komitmen perusahaan untuk terus mendukung peningkatan literasi kesehatan masyarakat melalui kolaborasi dengan tenaga medis dan organisasi profesi.

“Selama lebih dari 20 tahun, Daewoong telah tumbuh bersama Indonesia dan berupaya berkontribusi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan di negara ini. Melalui kolaborasi dengan PERKI, kami akan terus bekerja sama dengan para tenaga medis untuk menyebarkan informasi kesehatan yang akurat, berbasis sains, dan bermanfaat bagi kehidupan masyarakat Indonesia,” ujar Baik In Hyun.

Menurutnya, peningkatan kesadaran masyarakat terhadap gejala penyakit kardiovaskular menjadi langkah penting dalam mendorong deteksi dini dan penanganan yang lebih cepat sehingga risiko komplikasi serius akibat penyakit jantung dapat ditekan.

Melalui kegiatan edukasi ini, PERKI dan Daewoong berharap masyarakat semakin memahami bahwa gejala angin duduk tidak boleh dianggap sepele. Deteksi dini, pemeriksaan medis yang tepat, serta pengendalian faktor risiko seperti kolesterol tinggi menjadi kunci untuk mencegah komplikasi hingga kematian akibat penyakit jantung dan pembuluh darah.(ibs)

Tags: DaewoongHari Jantung SeduniakesehatanPERKI

Berita Terkait.

zoom
Gaya Hidup

‘Smart’ LE SSERAFIM Tembus 200 Juta Views, Jadi B-side Pertama yang Capai Rekor

Jumat, 18 September 2026 - 05:05
shin
Gaya Hidup

Shin Min Ah hingga Lee Se Young Terlibat Cinta dan Kekuasaan di The Remarried Empress

Jumat, 18 September 2026 - 02:20
lee
Gaya Hidup

Video Viral Tuduh Popularitas Mark Lee Menurun, Picu Perdebatan

Jumat, 18 September 2026 - 01:11
Shopee
Gaya Hidup

ShopeePay Dorong Pemanfaatan QRIS, Makin Dekat dengan Keseharian Pengguna dan UMKM

Kamis, 17 September 2026 - 14:06
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Gaya Hidup

Kang Kyun Sung dan Yoo Ha Jin Ungkap Foto Pernikahan Jelang Hari Bahagia

Kamis, 17 September 2026 - 04:32
LRT Kelapa Gading–Manggarai Diresmikan Prabowo, Pramono Berlakukan Tarif Rp8
Gaya Hidup

Kim Hyun Joo dan Bae Hyun Sung Hadiri Pemutaran Perdana ‘Paradise Lost’ di TIFF

Kamis, 17 September 2026 - 02:26

OLAHRAGA

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026
Olahraga

Jay Idzes Absen Perkuat Skuad Garuda di FIFA ASEAN Cup 2026

Editor Dilianto
Jumat, 18 September 2026 - 15:28

INDOPOSCO.ID - Bek Timnas Indonesia Jay Idzes dipastikan absen membela skuad Garuda dalam ajang FIFA ASEAN Cup pada 24 September...

SelengkapnyaDetails
bc

Bea Cukai Priok Dukung Kiprah Tim Reli Indonesia di Kancah Internasional

Kamis, 17 September 2026 - 18:08
Pemain-Persib

Persib Bekuk FC Seoul Lewat Laga Sulit, Tolic: Seperti Inilah Caranya

Kamis, 17 September 2026 - 08:20
Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Belajar dari Kekalahan 17 Gol, Ketapang Junior Bangkit dan Juara Liga AAFI U13

Rabu, 16 September 2026 - 19:17
FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

FC Seoul vs Persib: Kabar Rotasi Jadi Angin Segar Buat Maung Bandung

Rabu, 16 September 2026 - 15:43

BERITA POPULER

  • sudaryono

    Tuding Guru dan Media ‘Goreng’ Isu Keracunan MBG, Kepala BGN Didesak Mundur

    5380 shares
    Share 2152 Tweet 1345
  • Minus Uilliam Barros, Persib Dipastikan Siap Tempur di Kandang FC Seoul

    1666 shares
    Share 666 Tweet 417
  • Persib Kalah 1-2, Igor Tolic Sindir Persija Serasa Juara Liga Champions

    1513 shares
    Share 605 Tweet 378
  • Dilema Revitalisasi Sekolah di Lebak: Terima Bantuan, Kepala Sekolah Malah Tertekan

    1239 shares
    Share 496 Tweet 310
  • Ekonom Sebut Pencopotan Purbaya Hanya Berdampak Sesaat terhadap Rupiah

    1162 shares
    Share 465 Tweet 291
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.