INDOPOSCO.ID – Wakapolri Komjen Pol Dedi Prasetyo menyatakan, investasi pendidikan adalah kunci kemajuan bangsa. Ia mencontohkan, Jepang dan Singapura mampu melakukan lompatan pembangunan berkat keseriusan menanamkan investasi jangka panjang pada sektor pendidikan.
“Tidak ada negara yang hebat tanpa investasi SDM (sumber daya manusia) yang unggul. Indonesia mampu mengejar ketertinggalan negara maju dengan kerja sama, kolaborasi, dan komitmen kita semua,” kata Dedi Prasetyo usai meluncurkan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) SMA Kemala Taruna Bhayangkara (KTB) tahun ajaran 2026/2027 di Jakarta, Selasa (28/10/2025).
Ia menegaskan, SMA KTB merupakan salah satu wujud nyata peran Polri dalam mendukung program pembangunan SDM unggul yang menjadi fokus Asta Cita Presiden Prabowo Subianto.
“Ini merupakan komitmen dari Polri, dari pimpinan Polri, bahwa kami akan selalu hadir dalam rangka mendukung program Asta Cita Bapak Presiden,” ucap Dedi.
SMA KTB hadir di kawasan Gunung Sindur, Jawa Barat, sebagai sekolah berasrama dengan kurikulum International Baccalaureate (IB). Konsep pendidikannya tidak hanya menekankan aspek akademis, melainkan mengembangkan potensi siswa secara holistik, baik intelektual, sosial, maupun emosional, dengan penanaman 12 karakter kebhayangkaraan.
Sejak tahun ajaran 2025, sebanyak 11.765 calon siswa dari 38 provinsi mendaftar secara daring melalui sistem blind admission yang menjamin kesempatan setara bagi setiap anak berprestasi.
Polri juga terus memperkuat sistem seleksi siswa dengan menambahkan sejumlah instrumen baru pada penerimaan tahun ini, seperti Tes Potensi Akademik (TPA), International English Language Testing System (IELTS), Forum Group Discussion (FGD), psikotes, tes kesehatan, dan tes jasmani. (dan)










