INDOPOSCO.ID – PSM Makassar datang ke Kediri dengan kepala tegak dan tekad membara. Setelah menelan kekalahan dari Arema FC di pekan sebelumnya, Pasukan Ramang kini berambisi bangkit saat menantang tuan rumah Persik Kediri pada lanjutan Super League 2025/26 di Stadion Brawijaya, pada Sabtu (25/10/2025) sore.
Caretaker pelatih PSM, Ahmad Amiruddin, menegaskan bahwa duel kontra Macan Putih tidak akan berjalan mudah. Ia paham betul bagaimana Persik selalu tampil garang di kandang sendiri, apalagi dengan suntikan semangat dari ribuan pendukung fanatiknya.
“Pertandingan nanti pastinya akan menjadi laga yang sulit buat kami. Karena kita sama-sama tahu Persik Kediri tim yang bagus. Dan setiap kali bermain di Stadion Brawijaya, suporter mereka sangat antusias,” ujar Amiruddin dalam situs resmi ileague, Sabtu (25/10/2025).
Namun, mantan striker PSM itu tak ingin skuadnya gentar. Ia menekankan kepada skuat Juku Eja akan pentingnya tampil dengan motivasi tinggi dan membawa filosofi khas Sulawesi Selatan: siri na pacce, yakni rasa malu bila menyerah, dan empati untuk berjuang bersama.
“Dan kita tahu terkadang pertandingan di Kediri lawan PSM pasti banyak terjadi drama. Tapi terlepas dari semua, saya sudah ingatkan kepada pemain bahwa setiap kali kita mengenakan jersey PSM mulai kickoff sampai selesai pertandingan, ada spirit yang harus kita tampilkan,” tegasnya.
“Spirit apa itu? Yaitu spirit siri na pacce. Itu yang jadi optimisme kami pada pertandingan nanti. Hanya dengan kerja keras kita bisa berharap hasil maksimal juga,” tutupnya.
Dengan semangat yang tak pernah padam dan tekad untuk menebus hasil pekan lalu, PSM datang bukan sekadar menantang, mereka datang untuk membuktikan bahwa siri na pacce bukan hanya semboyan, tapi napas perjuangan dari Timur. (her)










