• Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers
indoposco.id
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks
No Result
Lihat Semua
indoposco.id
No Result
Lihat Semua
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
  • Gaya Hidup
  • Multimedia
  • Koran
Home Disway

Jembatan Putranto

Juni Armanto Editor Juni Armanto
Jumat, 24 Oktober 2025 - 08:00
in Disway
disway-kamis

disway

Share on FacebookShare on Twitter

INDOPOSCO.ID – Lengser dari jabatan kepala staf presiden, tidak membuat Letjen Purn A.M. Putranto kekurangan pengabdian. Ia masih jadi ketua dewan pembina Vertical Rescue Indonesia.

Targetnya: membangun 1000 jembatan gantung di seluruh Indonesia.

BacaJuga:

Moral Pusbatara

Tekstil Danantara

Komunikasi Xi

Jembatan yang ke-221 ia resmikan Rabu kemarin. Di kota Malang. Saya ikut menyaksikannya.

Kota Malang perlu jembatan gantung?

Begitulah. Ada sungai Bangau yang melintas pinggiran kota Malang. Curam sekali. Siswa SMP di sisi timur harus memutar empat kilometer. Gedung SMP-nya di barat sungai.

Lokasi ini indah dan teduh. Di kanan kiri sungai tumbuh berbagai jenis bambu yang rindang: petung, apus dan bambu ori. Jembatan gantung itu sendiri dibangun di sela-sela rumpun bambu.

Yang membangun jembatan ini adalah Vertical Rescue Indonesia (VRI). Aslinya VRI adalah paguyuban panjat tebing. Komandannya pemuda dari Bandung. Alumnus Unpad: Tedi Ixdiana. Itu tidak salah tulis. Ia sendiri tidak tahu kenapa orang Sunda pakai nama Ixdiana.

Ide membangun jembatan gantung itu dari kegiatan panjat tebingnya di pegunungan Cartenz, Puncak Jaya, Papua. Gunung tertinggi di Indonesia. Di ketinggian 4.000 meter terdapat jurang yang dalam. Banyak kecelakaan di situ. Maka VRI membangun jembatan gantung di situ.

Tedi memang seorang pemanjat tebing sejati. Sejak SD. Teknik-teknik panjat tebing ia kuasai. Teknik pembuatan jembatan gantung itu pun sepenuhnya menggunakan teknik panjat tebing. Tidak pakai alat berat. Tidak pakai tangga atau pun scaffolding. Tidak pakai semen.

Misalnya yang di Malang itu. Kekuatan bentangnya ada pada batu dan baja sling. Diperlukan delapan batu yang besarnya masing-masing seberat satu ton. Empat ditanam di sisi kanan sungai. Empat di sisi kiri.

Batu itu diambil dari sungai itu sendiri. Menaikkannya pun tidak pakai alat berat. Pakai teknik panjat tebing.

Batu itu lantas dilubangi untuk ikatan baja sling.

Maka tali baja sling itu terikat kuat di batu di sisi sini dan di sisi sana. Lalu dikencangkanlah tali slingnya. Dikencangkan dengan alat pengencang yang biasa dipakai pemanjat tebing. Tiap jembatan diperlukan delapan tali baja sling. Empat di bawah jembatan, dua di atasnya.

Dari 221 jembatan yang sudah dibangun –dalam 10 tahun– tidak satu pun yang menggunakan anggaran negara. Semuanya biaya swadaya.

Yang di Malang itu misalnya, sepenuhnya sumbangan pengurus pusat Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI). Karena itu Putranto dan Tedi didampingi Wilianto Tanta dan Teguh Kinarto dari PSMTI pusat. Wili adalah ketua umumnya. Teguh adalah ketua dewan penasihat.

Masih ada satu jembatan lagi di Malang yang sepenuhnya pakai dana Teguh Kinarto –yang memang asli Malang.

VRI sendiri punya anggota 30.000 orang. Mereka sekaligus menjadi relawan. Relawan itulah yang sepenuhnya mengerjakan jembatan itu –dibantu rakyat setempat.

Saya begitu ingin memberikan gelar insinyur kepada Tedi yang S1-nya Sospol Unpad.

Putranto, yang kini mendapat tugas sebagai Komisaris Utama PT Pegadaian, bertekad untuk mengawal target 1.000 jembatan gantung.

Putranto rajin menghubungi Kodim-Kodim, minta bantuan, agar kalau ada desa yang perlu jembatan gantung segera diinfokan kepadanya. Yang di Malang ini adalah berkat informasi dari Kodim Malang.

PSMTI sendiri tadi malam punya gawe: Rakernas. Di Batu. Hampir 1.000 pengusaha Tionghoa kumpul di Batu. Selama tiga hari. Karena itu sebagian bisa ikut di acara peresmian jembatan.

Tidak hanya jembatan gantung. Putranto, kelahiran Jember, ternyata juga ketua pembina ikatan pemulung Indonesia.

Putranto tampak masih gesit. Apalagi kemarin itu ia mengenakan seragam VRI –seperti siap terjun ke wilayah bencana. Saya tidak menyangka itu Jenderal Putranto.

Ia juga sangat supel. Ia menyapa seluruh penduduk desa dekat jembatan itu. Terlihat akrab dengan rakyat. Tidak heran kalau Putranto bisa memenangkan Capres Prabowo di Jawa Tengah yang mestinya sangat sulit. Menundukkan kandang banteng itulah jasanya pada Prabowo ketika Putranto menjadi ketua tim pemenagan Prabowo di Jateng.

Putranto tidak sampai setahun di Istana. Jabatan KSP harus ia lepaskan. Tapi seorang pengabdi tidak akan pernah kehilangan lapangan pengabdian. (Dahlan Iskan)

Tags: disway

Berita Terkait.

disway
Disway

Moral Pusbatara

Kamis, 1 Oktober 2026 - 08:00
Disway

Tekstil Danantara

Rabu, 30 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Komunikasi Xi

Selasa, 29 September 2026 - 08:00
Kanan Dalam
Disway

Kikin

Senin, 28 September 2026 - 08:00
disway
Disway

Durian Jonathan

Minggu, 27 September 2026 - 08:00
Debat Muktamar
Disway

Debat Muktamar

Sabtu, 26 September 2026 - 07:43

OLAHRAGA

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!
Olahraga

Menang Dramatis Usai ‘Diteror’ Malaysia, Garuda Segel Tiket Final FIFA ASEAN Cup!

Editor Nelly Marinda Situmorang
Jumat, 2 Oktober 2026 - 08:36

INDOPOSCO.ID – Perjalanan Timnas Indonesia menuju final FIFA ASEAN Cup 2026 berlangsung jauh lebih dramatis dari yang terlihat di papan...

SelengkapnyaDetails
Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Libas Bangladesh 9-2, Indonesia Ungguli Malaysia dan Lolos ke Final FIFA ASEAN Cup

Jumat, 2 Oktober 2026 - 07:07
Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Susunan Pemain Indonesia vs Bangladesh: Rizky Ridho Starter, Maarten Paes Cadangan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 19:58
Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Indonesia vs Bangladesh: John Herdman Ajak Skuad Garuda Kenang Tragedi Kanjuruhan

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:12
Hotspot Nasional Tembus 559 Titik, Kemenhut Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalimantan Tengah

Optimistis Tatap Laga Penentu, John Herdman: Takdir Ada di Tangan Kita Sendiri

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:17

BERITA POPULER

  • puan

    Kembali Raih Emas Asian Games 2026, Ketua DPR Dorong Penghargaan Bagi Atlet Secara Utuh

    3893 shares
    Share 1557 Tweet 973
  • Transformasi Pelayanan BPN Banten Dimulai, Urus Balik Nama Tanah Tak Lagi Berbulan-bulan

    3921 shares
    Share 1568 Tweet 980
  • Lolos Seleksi Barca Academy, Pesepak Bola Muda Bekasi Terbang ke Spanyol

    1133 shares
    Share 453 Tweet 283
  • Kanwil BPN Banten Serahkan Sertifikat BMN dan BMD Senilai Rp 1,4 Triliun di Momentum Hantaru 2026

    832 shares
    Share 333 Tweet 208
  • Dorong Ekonomi dan Pariwisata, Pengusaha Muda Boyolali Dirikan PO Sa’roni Trans

    800 shares
    Share 320 Tweet 200
    Go to the Customizer > JNews : Social, Like & View > Instagram Feed Setting, to connect your Instagram account.

Verifikasi Dewan Pers

Status Verifikasi Dewan Pers : Administratif dan faktual dengan nomor sertifikat 1132/DP-Verifikasi/K/X/2023
  • Redaksi
  • Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Standar Perlindungan Wartawan
  • Sertifikat Dewan Pers

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.

No Result
Lihat Semua
  • Home
  • Nasional
  • Megapolitan
  • Daerah
  • Internasional
  • Ekonomi
  • Olahraga
    • Piala Dunia 2026
  • Gaya Hidup
  • Disway
  • Koran
  • Indeks

© - & DESIGN BY INDOPOSCO.ID.